Lampiran II, bagian 2 dari 2
berkas 3, hlm. 221 OCRSaSaran Indikator Satuan
Koordinator/
05 -
persen - (indikator
baru)
ao 90 024 -
63 75 024 - Kementerian
26 20 024 -
Kesehatan
50 70 024 -
Kesehatan
Kependudukan dan
Nasional
06 - Cakupan on enatol
core (ANC)
(12r)
baru)
07 -
pada ibu hamil
08 -
09 -
hidup per
19,7
SK No 122235 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan Bdselie2o24Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
lO - Cakupan KF lengkap
sesuai standar
persen 26,8 (2023) 35 85 024 - Kementerian
Kesehatan
persen 49,1 (2023) 57 75 068 - Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
I I -Persentase NB Pasca
Persalinan
12 - Angka kematian
neonatal
per1.000
kelahiran
hidup
9,30 (2020) 9,2 7,2 024 - Kementerian
Kesehatan
13 - AngkaKematian
Bayi
pcr 1.000
kelahiran
hidup
16,85 (2020) 12,62 9,96 024 - Kementerian
Kesehatan
14 - Cakupankunjungan
neonatal (KN) lengkap
sesuai standar
persen ,77 (2023) 91 95 024 - Kementerian
Kesehatan
15 - Cakupanimunisasi
bayi lengkap
SK No122236 C
persen 75 12023) 80 95 024 - Kementerian
Kesehatan
berkas 3, hlm. 223 OCRProyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan Bdselie2o24
Koordinator/
lO - Cakupan KF lengkap
Kependudukan dan
Keluarga/Badan
Keluarga Berencana
Nasional
I I -
per
kelahiran
hidup
13 - Angka
pcr 1.000
kelahiran
hidup
14 - Cakupan
neonatal (KN) lengkap
15 - Cakupan
bayi lengkap
SK No
Program
Kegiatan Prioritas/
Sasaran
Pengampu
04.r r.01.o1
PRO-P:
PRO-P: Penguatan Pelayanan Promotif &
04.r r.o1.o3
PRO-P
04.1 l.o2
KP:
Penurunan
Ol -
024 -
01 - Prevalensi
(gizi kurang dan gizi
buruk) pada balita
02 -
03 -
kurang energi
persen -
baru)
SK No 122237 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Basehnc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 -Persentase bayi usia
kurang dari 6 bulan
mendapat ASIeksklusif
pcrc€il 64,6 (20231 73 85 024 -Kementerian
Kesehatan
61 73 024 - Kementerian
Kesehatan
73 85 024 - Kementerian
Kesehatan
50 70 024 -Kementerian
Kesehatan
74,2 75 95 068 -Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
05 -Persentase bayi usia
6 bulanmendapatkan
ASI Eksklusif
persen ss,s (2023)
06 -Persentase anak usia
6-23 bulanmendapatkan
MPASI
persen 60,9 lm23l
07 - Persentase balita
dipantaupertumbuhan
danperkembangan
paf,rcn 242023
08 -Persentase keluarga
sasaran yang mendapat
pendampingan 1000 hari
pertama kehidupan (HPK)
persen
SK No122238 C
berkas 3, hlm. 225 OCRProgram Prioritas/
Proyek Prioritas
Koordinator/
04 -
mendapat ASI
pcrc€il 64,6 (20231 73 85 024 -
Kesehatan
73 85 024 - Kementerian
50 70 024 -
74,2 75 95 068 -
Keluarga/Badan
Keluarga Berencana
Nasional
05 -
6 bulan
ASI Eksklusif
06 -
6-23 bulan
MPASI
07 - Persentase balita
dipantau
dan
paf,rcn 24
08 -
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseljf4e2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.l l.o2.o1
PRO-RPenguatan Intervensi Spesifik Stunting
04.11.02.02
PRO-P: Penguatan Intervensi SensitifStunting
()4.11.03
KP: Peningkatan
Pelayanan Kesehatan
dan Gizi bagi Usia
Sekolah, Usia
Produktif, dan Lansia
serta KB dan Kespro
Ol -Meningkatnya
pelayanan kesehatan
dan gizi bagi usia
sekolah
Ol - Persentase remaja
putri yangmengonsumsi
TTD
persen 61,3 (2023) 65 80 01 - Transformasi
Sosial
024 -Kementerian
Kesehatan
02 -Meningkatnya
pelayanan kesehatan
dan gizi bagi usia
produktif
Ol -Persentase tempat
kerja formal
melaksanakan kesehatan
kerja
persen - (indikator
baru)
25 70 024 - Kementerian
Kesehatan
02 -Jumlah Pos upaya
kesehatan kerja (Pos
UKK) yang terbentuk di
tempat kerjainformal
pos10.200 (2023) 15.OOO 60.ooo 024 - Kementerian
Kesehatan
03 -Persentase fasyankes
melaksanakan pelayanan
kesehatan penyakit
akibat kerja
-(indikator
baru)
SK No122239 C
p€rsaIr lo 50 024 -Kementerian
Kesehatan
berkas 3, hlm. 226 OCRProgram
Kegiatan
Proyek Prioritas
04.l l.o2.o1
PRO-R
PRO-P: Penguatan Intervensi Sensitif
()4.11.03
KP: Peningkatan
dan Gizi bagi Usia
Sekolah, Usia
Ol -
dan gizi bagi usia
Ol - Persentase remaja
putri yang
TTD
persen 61,3 (2023) 65 80 01 - Transformasi
Sosial
024 -
02 -
dan gizi bagi usia
Ol -
kerja formal
25 70 024 - Kementerian
02 -
tempat kerja
pos
03 -
akibat kerja
-
baru)
SK No
p€rsaIr lo 50 024 -
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Agenda
03 -
dsn gizi bagi lansia
0l -
02 -
geriatri terpadu
04 - Persentase lanjut
usia def,Uan
mendapatkan
jangka Panjang
baru)
10 50 024 -
04 -
pelayanan KB dan
0f - Angka prevalensi
mod'efiilmodedt
rate (mCPR)
Pembangunan
Keluarga/ Badan
Kependudukan dan
Keluarga
SK No
Program Prioritas/
Agenda
Transformasi
02 - Parsarrtmc
tidak terpenuhi
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga
03 -
KB aktif metode
pcf,scn 25,5 25,7 26,7 068 -
Pembangunan
Keluarga/ Badan
Keluarga
Nasional
04 -
persen - (indikator
baru)
30 50
04.l l.o3.ol
PRO-P Peningkatan Pelayaran
PRO-P Peningkatan Pel,ayanan Kesehate[ dan Gizi bagi Usia Produktif
04.11.03.03
PRO-PI
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.l l.o3.o4
PRO-PPeningkatan Pelayanan KB & kespro
04.11.04
KFPenyelenggaraan
Pemeriksaan
Kesehatan Gratis
01 -Meningkatnya
masyarakat kelompok
usia bayi, balita,
remaja, dewasa, dan
lansiayang menerima
pemeriksaan
kesehatan gratis
sebagai upaya deteksi
dini,pencegahan
penyakit, dan
pengurangan potensi
beba! anggaran
pengendalian
penyaldt
Ol -Persentase kab/kota
dengan cakupan
pemeriksaan kesehatan
gratis >8O%
persen - (indikator
baru)
40 90 Ol -Transformasi
Sosial
024 -Kementerian
Kesehatan
02 - Persentase
penduduk penerima
pemeriksaan kesehatan
gratis kelompok usia bayi
baru lahir
persen - (indikator
baru)
65 80 024 -Kementerian
Kesehatan
03 - Persentase
penduduk penerima
pemeriksaan kesehatan
gratis kelompok usia
balita dan anak usia
prasekolah
persen - (indikator
baru)
50 70 024 - Kementerian
Kesehatan
20 70 024 - Kementerian
Kesehatan
04 - Persentase
penduduk penerima
pemeriksaan kesehatan
gratiskelompok usia
sekolah dan remaja
persen - (indikator
baru)
SK No 122243 C
berkas 3, hlm. 229 OCRProgram
Kegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
Transformasi
Koordinator/
04.l l.o3.o4
PRO-P
04.11.04
KF
Pemeriksaan
01 -
usia bayi, balita,
lansia
pemeriksaan
dini,
penyakit, dan
pengurangan potensi
beba! anggaran
penyaldt
Ol -
gratis >8O%
40 90 Ol -
024 -
02 - Persentase
baru lahir
baru)
65 80 024 -
03 - Persentase
balita dan anak usia
50 70 024 - Kementerian
20 70 024 - Kementerian
Kesehatan
04 - Persentase
gratis
baru)
SK No 122243 C
Program Prioritas/
Kegiatan
Koordinator /
05 -
gratis
dewasa
pcf,8ctrr -
35 70 024 -
Kesehatan
50 70
06 -
usia
barul
04.l l.o4.ol
PRO-P:
04.l l.o4.o2
PRO-R
M.12
PP:
Gratis untuk
Ol -
anak balita, ibu
hamil, ibu
dsn anak
dengan status gizi normal
berdasarkan BB/PB atau
BB/TB
Nasional
02 -
gizi
IMT/U
Nasional
SK No
Program Prioritas/
Proyek
Sasaran Indikator Satuan
03 - Tingkat kehadiran
siswa dan santri yang
bergizi gratis
baru)
Nasional
Nasional
04 -
baru)
KP:
Santri, Ibu Hamil, Ibu
Me[rJ rsui, dan Balita
bergizi bagi siswa,
santri, ibu
untuk
pemenuhan gizi
Ol -
yang mendapatkan
baru)
lo
Sosial
128 - Badan Gizi
Nasional
02 -
menyusui yang
persen - (indikator
baru)
11 100 128 - Badan
Nasional
03 -
balita yang
bantuan makanan b€f,gizi
p€f,aen - (indikator
baru)
04 -
(TK/ RA/ BA/ s€dcr4at)
yang
bantuan makanan bergizi
- (indikator
baru)
SK No
p€f,s€n 24
Nasional
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 -Persentase siswa
SD/ MI /sederajat yang
mendapatkan bantuan
malananbergizi
persen - (indikator
baru)
24 100 128 - Badan Gizi
Nasional
-(indikator
baru)
24 100 128 - Badan Gizi
Nasional
- (indikator
baru)
24 100 128 - Badan Gizi
Nasional
-(indikator
baru)
24 100 128 - Badan Gizi
Nasional
-(indikator
baru)
2 100 128 - Badan Gizi
Nasional
-(indikator
baru)
50 90 128 - Badan Gizi
Nasional
06 -Persentase siswa
SMP/ I\rTs/ scdcf,ajat yang
mendapatkan bantuan
makananbergizi
persen
07 -Persentase sis! ,a
SMA/MA/SMK/sederajat
yangmendapatkan
bantuan makananbergizi
persen
08 -Persentase siswa
SLB yangmendapatkan
bantuan makanan bef,giri
persen
09 - Pcf,sqrtasc santri
yangmendapatkan
bantuan Dakaltan bergizi
persen
lO -Persentase ibu
hamil, ibumenyusui,, dan
pengasuh balitadengan
skorliterasi gizi baik
persen
1 I -Persentase siswa dan
santridengan skor
literasi gizi baik
- (indikator
baru)
SK No122246 C
persen 50 90 128 - Badan Gizi
Nasional
berkas 3, hlm. 232 OCRTransformasi
Pengampu
05 -
SD/ MI /
malanan
baru)
24 100 128 - Badan Gizi
Nasional
-
baru)
24 100 128 - Badan Gizi
Nasional
- (indikator
baru)
24 100 128 - Badan Gizi
Nasional
-
baru)
24 100 128 - Badan Gizi
Nasional
-
baru)
2 100 128 - Badan Gizi
Nasional
-
baru)
50 90 128 - Badan Gizi
Nasional
06 -
SMP/ I\rTs/ scdcf,ajat yang
makanan
07 -
SMA/MA/SMK/sederajat
yang
bantuan makanan
08 -
SLB yang
persen
09 - Pcf,sqrtasc santri
yang
bantuan Dakaltan bergizi
lO -
hamil, ibu
pengasuh balita
skor
1 I -
santri
literasi gizi baik
- (indikator
SK No
Nasional
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Tetrgct 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.12.01.01
PRO-P:Penyediaan Makanan Bergizi bagi lbu hamil, Ibu menyusui, dan Balita
04.12.01.02
PRO-P: PenyediaanMakanan Bergizi Gratis bagi Siswa dan Santri
04.12.01.03
PRO-P:Promosi dan Edukasi Gizi dan Pangan
04.12.02
KP:Penguatan
Ekosistem Pendukung
Pemberian Makan
Bergizi
Ol -Terlaksananya
penguatan ekosistem
pendukung
pemberian makan
bergizi untuk
mendukung
percepatan
pemenuhan gizi
Ol - Sistem data dan
informasi terpadu untuk
pemenuhan gizi nasional
sistem - (indikator
baru)
1 I 01 - Transformasi
Sosial
128 - Badan Gizi
Nasional
02 -Jumlah satuan
pel,ayananpemenuhan
giziyang sesuai standar
unit - (indikator
baru)
5.OOO 26.508 128 - BadanGizi
Nasional
03 -Persentase petugas
penjamah makanan yang
mendapatkan pelatihan
persen - (indikator
baru)
1m 100 128 - Badar Gizi
Nasional
04.12.02.01
PRO-P:Pengembangan Sistem dan Tata Kelola Pelayanan Makanan Bergizi
04.12.02.02
PRO-P:Pengembangan Sarana dan Prasarana Pelayanan Makanan Bergizi
04.12.02.03
PRO-P: Penguatan Intervensi PendukungPemberian Makan Bergizi
SK No 122247 C
berkas 3, hlm. 233 OCRKegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan
PRO-P:
PRO-P: Penyediaan
PRO-P:
KP:
Ol -
Ol - Sistem data dan
baru)
1 I 01 - Transformasi
Sosial
128 - Badan Gizi
Nasional
02 -
pel,ayanan
gizi
baru)
5.OOO 26.508 128 - Badan
Nasional
03 -
baru)
1m 100 128 - Badar Gizi
Nasional
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P: Penguatan Intervensi Pendukung
SK No 122247 C
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
()4.13
PP:Pengendalian
Penyakit dan
Pembudayaan Hidup
Sehat
Ol - Mcnin8katnya
pengendalian
penyakit melalui
upayapencegahan,
penemuan kasus, dan
penuntasan
pengobatan
01 -Insidensi
tuberkulosis (per 100.000
Penduduk)
pcr 100.000
penduduk
387 lm23l 329 190 024 -Kementerian
Kesehatan
02 - Kab/kota dengan
eliminasi kusta
kab/kota 6 11 42 024 -Kementerian
Kesehatan
03 - Desaendemis
schistosomiasis yang
mencapai eliminasi
desa 162023 18 28 024 - Kementerian
Kesehatan
04 - Insidensi HIV per100.000
penduduk
0,10 (2023) 0,09 o,06 024 - Kementerian
Kesehatan
05 -Kabupaten/kota
denganeliminasi malaria
kab/kota 389 (2023) 425500 024 - Kementerian
Kesehatan
06 -Persentase Diabetes
dalamPengendalian
persen - (indikator
baru)
15 25 024 - Kementerian
Kesehatan
07 -Persentase
Hipertensi dalam
Pengendalian
persen 18,9 20 40 024 - Kementerian
Kesehatan
08 - Kab/kota yanA
mencapai target pra-
eliminasi LaDk€f, leher
rahim
kab/kota -(indikator
baru)
30 125 024 -Kementerian
Kesehatan
SK No122248 C
berkas 3, hlm. 234 OCRProgram
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Koordinator /
()4.13
PP:
Sehat
Ol - Mcnin8katnya
pengendalian
penyakit melalui
upaya
penuntasan
pengobatan
01 -
Penduduk)
pcr 100.000
387 lm23l 329 190 024 -
02 - Kab/kota dengan
eliminasi kusta
kab/kota 6 11 42 024 -
03 - Desa
desa 16
04 - Insidensi HIV per
penduduk
05 -
dengan
kab/kota 389 (2023) 425
Kesehatan
06 -
dalam
baru)
07 -
08 - Kab/kota yanA
kab/kota -
baru)
30 125 024 -
SK No
Kegiatan
Sasaran
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
09 -
50 250 024 -
234 23,4 024 -
12,4 8,4 024 -
10 - Kabupateo/ Kota
yang
kualitas
lingkungan
kab/kota - (indikator
baru)
02 -
kesadaran dan
partisipasi
hidup
0l -
> 18 tahun
02 - Pcf,s€ntarc
pada
tahun
persen
(N.13.01
I(P:
Ol - Tercapainya
upaya
TBC, intensifikasi
pengobatan TBC
01 -
kasus TBC (Notifikasi
Kasus TBC)
persen 74
Kesehatan
02 - Angka keberhasilan
pengobatan TBC
persen 87
03 - Cakupan Pemberian
Terapi Pencegahan pada
Orang
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bqselhen24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 -Persentase Pasien
TBC yangmemulai
Pengobatan (E^rpllr[ezt
TBC)
persen (2022!- 95 95 024 -Kementerian
Kesehatan
04- 13.O1-O1
PRO-P:Peningkatan Upaya Pencegahan TBC
04.13.01.02
PRO-P:Intensifikasi Penemuan Kasus
04.13.01.03
PRO-P:Pengobatan TBC
04.13.02
KP: Eliminasi
Penyakit Kusta &
Schistosomiasis
Ol -Meningkatnya
pengendalian
penyakit Kusta &
Schistosomiasis
0l - Proporsi kasus kusta
barutanpa disabilitas
p€f,3€n 84,36 86 89 Ol - Transformasi
Sosial
024 - Itu Kementerian
Kesehatan
02 -Persentase penderita
kustamenyelesaikan
pengobatan kusta tepat
waktu
p€f,s€n 44,97(2023) 90 90 024 - Kementerian
Kesehatan
03 - Proporsi kasus kusta
anak di antara kasus
baru
persen 9,60 <5 <5 024 - Kementerian
Kesehatan
04 - Cakupanpemberian
obat pencegahan masal
(POPM) untuk
schistosomiasis
SK No122250 C
persen 83,6 (2023) 87,2 100 024 - Kementerian
Kesehatan
berkas 3, hlm. 236 OCRTransformasi
04 -
TBC yang
Pengobatan (E^rpllr[ezt
TBC)
persen (2022!- 95 95 024 -
04- 13.O1-O1
PRO-P:
04.13.01.02
PRO-P:
PRO-P:
04.13.02
KP: Eliminasi
Penyakit Kusta &
Ol -
0l - Proporsi kasus kusta
baru
p€f,3€n 84,36 86 89 Ol - Transformasi
02 -
kusta
waktu
p€f,s€n 44,97
03 - Proporsi kasus kusta
anak di antara kasus
baru
Kesehatan
04 - Cakupan
obat pencegahan masal
(POPM) untuk
SK No
Kesehatan
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran IndikatorSatuan Baselinen24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.13.02.01
PRO-P:Pengendalian Penyakit Kusta
04.13.02.02
PRO-P:Pengendalian Penyakit Schistosomiasis
04.13.03
KPPengendalian
Penyakit Menular
Lainnya
0f -Meningkatnya
pengendalian
penyakit menular
lainnya
Ol -ODHIV baru yanA
ditemukan yang
mendapat pengobatan
ART
persen 70 (20231 90 90 01 - Transformasi
Sosial
024 - Iftrncotcf,ian
Kesehatan
02 -Jumlah keb/kota
yangmencapai positivity
/ate (PR)malaria <5%
kab/kota 333 (2023) 405 500 024 -Kementerian
Kesehatan
04.13.03.01
PRO-Pi Pengendalian Penyakit HIV/AIDS
04.13.03.02
PRO-P:Pengendalian Penyakit Malaria
04.13.04
KP:Pengendalian
Penyakit Tidak
Menular dan
PeningkatanUpaya
Kesehatan Jiwa
Ol - Meningkatnya
pengendalian
penyakit tidak
menular
Ol -Jumlah kab/kota
yang melakukan skrining
DM > 60%
kab/kota 32 52 175 Ol - TransforEasi
Sosial
024 -Kementerian
Kesehatan
02 -Persentase penderita
hipertensi mendapatkan
pelayanan kesehatan
sesuaistandar
5
SK No122251 C
persen (indikator
baru)
38 024 -Kementerian
Kesehatan
berkas 3, hlm. 237 OCRKegiatan Prioritas/
SaBaran Indikator
PRO-P:
PRO-P:
KP
0f -
lainnya
Ol -
ART
024 - Iftrncotcf,ian
Kesehatan
02 -
yang
/ate (PR)
kab/kota 333 (2023) 405 500 024 -
04.13.03.01
PRO-Pi Pengendalian Penyakit HIV/AIDS
04.13.03.02
PRO-P:
04.13.04
KP:
Peningkatan
Kesehatan Jiwa
Ol - Meningkatnya
penyakit tidak
menular
Ol -
DM > 60%
Sosial
024 -
Kesehatan
02 -
hipertensi mendapatkan
sesuai
5
SK No
baru)
38 024 -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek hiditas
Sasa.ran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Tstrgc12O29
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 -Persentase
perempuan dengan DNA
HPV positif yang
dilakukan tindak lanjut
dengan
WA/KolposLopi/PAPg
sesuai protokol
persen - (indikator
baru)
30 90 024 -Kementerian
Kesehatan
20 70 024 -Kementerian
Kesehatan
90 90024 - Kementerian
Kesehatan
10 30 024 - Kementerian
Kesehatan
04 - Pcf,sc6tare
perempuan dengan lesi
prakanker leher rahim
yangmendapatkan
pengobatan sesuai
dengan protokol
perSen - (indikator
baru)
05 - Cakupan imunisasi
HPV
persen 6
02 -Meningkatnya
pengendalian
gangguan jiwa
01 - Cakupan Skrining
Kesehatan Jiwa
persen 6 2023
04.13.04.01
PRO-P:Pencegahan dan Tata Laksana Kasus PTM
04.13.04.03
PRO-P:Peningkatan Upaya Kesehatan Jiwa
SK No122252 C
berkas 3, hlm. 238 OCRKegiatan Prioritas/
Proyek hiditas
Sasa.ran Indikator Satuan
03 -
perempuan dengan DNA
HPV positif yang
dilakukan tindak lanjut
dengan
WA/KolposLopi/PAPg
sesuai protokol
baru)
30 90 024 -
20 70 024 -
Kesehatan
90 90
04 - Pcf,sc6tare
pra
yang
perSen - (indikator
baru)
05 - Cakupan imunisasi
HPV
02 -
pengendalian
04.13.04.01
PRO-P:
04.13.04.03
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaSaran Indikator Satuan EaseltEn24Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator
Pengampu
04.13.05
KP:Pembudayaan
Hidup Sehat dan
Pengendalian Faktor
Risiko PTM
Ol -Meningkatnya
upayapemberdayaan
masyarakat dalam
pembudayaan hidup
sehat dan
pengendalian faktor
risiko PTM
01 - Proporsi penduduk
denganaktivitas fisik
cukup
persen 62,6(2023) 65 80 Ol - Transformasi
Sosial
024 -Kementerian
Kesehatan
02 - Persentase
penduduk dengan literasi
kesehatan
persen 36,3 (2023) 38,3 46,3024 - Kementerian
Kesehatan
03 -Persentase
pendudukyang
menerapkan perilaku
hidup sehat
persen ls 2023 15 25 024 - Kementerian
Kesehatan
04 -Jumlah kab/kota
yangmenerapkan KTR
kab/kota 367 397 514 024 -Kementerian
Kesehatan
05 -Jumlah Kab/Kota
yang melakukan
pelayananUBM
kab/kota 224 (2023t. 276 472 024 -Kementerian
Kesehatan
06 -Persentase
puskesmas yang
memberikan layanan
farmakoterapi untuk
UBM
persen (indikator
baru)
315 024 - Kementerian
Kesehatan
07 -Persentase label
produk tembakau
dan/atau rokok
elektronik yang
memenuhi ketentuan
- (indikator
baru)
SK No122253 C
persen 75 83 063 - Badan Pengawas
Obat Dan Makanan
berkas 3, hlm. 239 OCRProgram
SaSaran Indikator Satuan EaseltEn24
04.13.05
KP:
Hidup Sehat dan
Ol -
upaya
sehat dan
01 - Proporsi penduduk
dengan
cukup
persen 62,6
Sosial
024 -
02 - Persentase
penduduk dengan literasi
persen 36,3 (2023) 38,3 46,3
03 -
penduduk
hidup sehat
04 -
yang
kab/kota 367 397 514 024 -
05 -
yang melakukan
pelayanan
kab/kota 224 (2023t. 276 472 024 -
Kesehatan
06 -
UBM
baru)
3
07 -
produk tembakau
dan/atau rokok
- (indikator
baru)
SK No
Obat Dan Makanan
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselnt€2024 Target 2025Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.13.05.01
PRO-P: Tata KelolaGerakan Masyarakat Hidup Sehat
04.13.05.02
PRO-P:Pengendalian Konsumsi Rokok
04.13.05.03
PRO-P AktivitasFisik
04.13.05.04
PRO-P: PanganSehat
04.13-06
KP:Penyehatan
Lingkungan
Ol -Meningkatnya
upayapenyehatan
lingkungan
01 - Kab/Kota dengan
kualitas air minum yang
memenuhi syarat
kab/kota 65 (2023) 100 300 Ol - Transformasi
Sosial
024 -Kementerian
Kesehatan
02 -Kab/Kota dengan
kualitas udara dalam
mang yangmemenuhi
syarat(Kab/Kota)
03 -Kab/Kota Sanitasi
TotalBerbasis
Masyarakat
kab/kota -(indikator
baru)
kab/kota
50
30
250
zin
024 -Kementerian
Kesehatan
4 lm23l 024 -Kementerian
Kesehatan
04 -Kab/Kota sehat
SK No122254 C
kab/kota 136 142 330 024 -Kementerian
Kesehatan
04.13.06.01
PRO-P:Penguatan Kapasitas Sistem dElsE Penyehatan
berkas 3, hlm. 240 OCRKegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan Baselnt€2024 Target 2025
PRO-P: Tata Kelola
04.13.05.02
PRO-P:
04.13.05.03
PRO-P Aktivitas
04.13.05.04
PRO-P: Pangan
04.13-06
KP:
Ol -
upaya
01 - Kab/Kota dengan
kualitas air minum yang
024 -
02 -
kualitas udara dalam
mang yang
syarat
03 -
Total
Masyarakat
kab/kota -
baru)
50
30
250
zin
024 -
4 lm23l 024 -
04 -
SK No
kab/kota 136 142 330 024 -
PRO-P:
Prioritas Nasional/
Progra.m Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.13.06.02
PRO-P: Perubahan PerilakuHygiene dan Sanitasi
04.13.06.03
PRO-P: Penyediaan Akses AirBersih & Sanitasi
04.13.06.04
PRO-P:Peningkatan Kualitas Lingkungan
04.14
PP:Penguatan
Kapasitas Ketahanan
Kesehatan
01 -Meningkatnya
kapasitas ketahanan
kesehatan untuk
melindungi penduduk
dariancaman
kedaruratan
kesehatan, termasuk
penyakit emerging
dan re-emerging,
dengan meningkatkan
kemampuan dal,ara
mencegah,
mendeteksi, dan
merespons secara
efektif dan cepat
01 - Persentase kab/kota
dengan pengendalian
kejadian luar biasa
(KLB)/wabah
persen 37,16 2023 40 70 024 - Kementerian
Kesehatan
02 -Persentase faktor
risikopenyakit di pintu
masuk negara yang
dikendalikan
persen 90 2023 94 loo 024 - Kco€f,rtef,iar
Kesehatan
03 - Jumlah KLB
keracunan pangan
kejadian 291 250 50 024 -Kementerian
Kesehatan
04 - Jumlah kab/kota
eliminasi rabies
kab/kota 418 430 514 024 - Kementerian
Kesehatan
OS - Persentase
Puskesmas dengan
ketersediaan obat
esensial dan vaksin IRL
(Imunisasi Rutin
Lengkap)
p€f,scf,i 62 65 90 024 -Kementerian
Kesehatan
SK No122255 C
berkas 3, hlm. 241 OCRProgra.m Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Agenda
PRO-P: Perubahan Perilaku
04.13.06.03
PRO-P: Penyediaan Akses Air
04.13.06.04
PRO-P:
04.14
PP:
Kesehatan
01 -
dari
kedaruratan
(KLB)/wabah
02 -
risiko
Kesehatan
03 - Jumlah KLB
keracunan pangan
kejadian 291 250 50 024 -
Kesehatan
04 - Jumlah kab/kota
kab/kota 418 430 514 024 - Kementerian
Kesehatan
OS - Persentase
(Imunisasi Rutin
p€f,scf,i 62 65 90 024 -
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
SaBaran Indikator Satuan &selj,a.e2024 Target 2025Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06 -Persentase Sediaan
farmasi aman dsrr
bermutu
persen - (indikator
baru)
72,5 74,4 063 - Badan Pengawas
Obat Dan Makanan
lo 60024 - Kementerian
Kesehatan
07 -Persentase RS
Pemerintah yang patuh
memberikan antibiotik
sistemik empirik sesuai
standar
persen (indikator
baru)
04.14.01
KP: Penguatan
surveilans,
Pengendalian
KlB/u,abah dan
Penanganan Bencana
01 -Meningkatnya
pengendalian KLB/
wabahdan
penanganan bencana
dengan fokus pada
penguatan sistem
surveilans,
laboratorium, & pos
pintu masuk negara
01 - Kab/kota yang
merespons sinyal SKDR
<24 jam minimal 80%
kab/kota 452 (2023) 462 514 024 - Kementerian
Kesehatan
02 -Persentase
laboratorium kesmas
tingkat 2-5 yang
dikembangkan sesuai
standar berdasarkan
stratanya
laboratorium (indikator
baru)
30 100 024 - fGB€nt€riqn
Kesehatan
03 -Persentase pintu
masuk yang
melaksanakan deteksi
penyakit danfaktor risiko
kesehatan berpotensi
KL,B/Wabah
persen 70 2023 73 85 024 - Kementerian
Kesehatan
SK No 122256 C
berkas 3, hlm. 242 OCRProgram
Proyek
SaBaran Indikator Satuan &selj,a.e2024 Target 2025
06 -
baru)
72,5 74,4 063 - Badan Pengawas
Obat Dan Makanan
lo 60
07 -
standar
baru)
04.14.01
KP: Penguatan
surveilans,
KlB/u,abah dan
01 -
wabah
dengan fokus pada
pintu masuk negara
01 - Kab/kota yang
<24 jam minimal 80%
02 -
standar berdasarkan
stratanya
laboratorium (indikator
baru)
30 100 024 - fGB€nt€riqn
03 -
masuk yang
penyakit dan
KL,B/Wabah
SK No 122256 C
Prioritas Nasional/
hoEraEPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 -Persentase pintu
masuk yangmemiliki
kapasitasdalam
penanggulangan penyakit
dan/ ataufaktor risiko
kesehatan berpotensi
KLB/Wabah
persen 402023 47 75 024 - Kementerian
Kesehatan
110321 024 - Kementerian
Kesehatan
loo 514 018 -Kementerian
Pertanian
05 -Jumlah kab/kota
endemis yang
melaksanakan upaya
preuen ifpromotif rabies
kab/kota (indikator
baru)
06 - Jumlah kab/kota
yang mampu E€nd<afl
kasus positif rabies pada
hewan
kab/t ota (indikator
baru)
04.14.01.01
PRO-P:Penguatan Surveilans & Pengendalian KLB/Wabah/ Penanganan Bencana
04.14.01.02
PRO-P: PenguatanLaboratorium
04.14.01.03
PRO-P: Penguatan PosPintu Masuk Negara
04.14.01.04
PRO-P:Pengendalian Penyakit Rabies
SK No 122257 C
berkas 3, hlm. 243 OCRhoEraE
Proyek Prioritas
04 -
masuk yang
kapasitas
dan/ atau
persen 40
110
loo 514 018 -
05 -
preuen if
baru)
06 - Jumlah kab/kota
kab/t ota (indikator
PRO-P:
PRO-P: Penguatan
PRO-P: Penguatan Pos
PRO-P:
SK No 122257 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.14.02
KP:Pemenuhan
Sediaan Farmasi dar
Pengendalian
Resistensi
Antimikroba
01 -Meningkatnya
kapasitas sistem
ketahanankesehatan
melaluipemenuhan
sediaan farmasi dan
pengendalian
resistensi antimikroba
Ol -Persentase Lab/kota
dengan pemenuhan obat
dan vaksintepat waktu
dan tepatjumlah
pcf,scn 61,96 65 90 01 -Transformasi
Sosial
024 -Kementerian
Kesehatan
02 -Persentase
penurunan kekosongan
(stock out) obat dan
vaksin di fasyankes
p€f,s€n - (indikator
baru)
lo 30 024 - Kementerian
Kesehatan
03 -Persentase fasyankes
yangmelaksanakan
pelayanan kefarmasian
sesuai standar
persen - (indikator
baru)
91 98 024 - Kementerian
Kesehatan
04 -Persentase RS yang
mengimplementasikan
ProgramPengendalian
Resistensi Antimikroba
(PPRA)
persen - (indikator
baru)
30 80 024 -Kementerian
Kesehatan
05 - Pcf,s€ntarc FKTP
yang
mengimplementasikan
penggunaan antibiotik
rasional
persen - (indikator
baru)
30 80 024 - Kementerian
Kesehatan
SK No 122258 C
berkas 3, hlm. 244 OCRKegiatan
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
Transformasi
Koordinator/
KP:
Resistensi
01 -
ketahanan
melalui
Ol -
dan vaksin
dan tepat
pcf,scn 61,96 65 90 01 -
Sosial
024 -
02 -
vaksin di fasyankes
p€f,s€n - (indikator
lo 30 024 - Kementerian
03 -
yang
pelayanan kefarmasian
sesuai standar
04 -
Program
(PPRA)
persen - (indikator
30 80 024 -
Kesehatan
05 - Pcf,s€ntarc FKTP
yang
baru)
SK No 122258 C
Pengampu
PRO-P: Tata Kelola dan
PRO-P:
PRO-P:
04.14.03
KP:
Pengawasan Pangan
dan
01 - Meningkatnya
farmasi
01 -
memenuhi syarat
- (indikator
baru)
kab/kota 50 360 024 -
024 -
02 - kab/kota
olahan siap saji
E
kab/kota - (indikator
baru)
50 360
03 -
Obat
063 - Badan
Obat Dan Makanan
(N -
77,A
SK No
p€facn
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan E aseune&24 T€EEet2o,2STarget 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 -Persentase pangan
industrirumah tangga
aman dan bermutu
persen 73,3 (2023) 75 79 063 - Badan Pengawas
Obat DanMakanan
90 94 063 - Badan Pengawas
Obat DanMakanan
65 73 063 - Badan Pengawas
Obat DanMakanan
68 76 063 - Badal Pengawas
Obat DanMakanan
62 66 063 - BadanPengawas
Obat Dan Makanan
94 98 024 -Kementerian
Kesehatan
06 -Persentase obat yang
aman daa bermutu
persen (indikator
baru)
07 -Persentase obat
bahar alam yang aman
danbermutu
persen (indikator
baru)
08 -Persentase suplemen
kesehatan yang aman
danbermutu
persen (indikator
baru)
09 -Persentase kosmetik
yang aman dan bermutu
persen - (indikator
baru)
10 - Persentase a.lat
kesehatan yang
Deo€rtuhi syarat
pengujian dan
penandaan
persen - (indikator
baru)
04.14.03.01
PRO-P:Penguatan Sistem Pengawasan Pangan
SK No122260 C
berkas 3, hlm. 246 OCRKegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan E aseune&24 T€EEet2o,2S
Transformasi
Koordinator/
05 -
industri
Obat Dan
90 94 063 - Badan Pengawas
Obat Dan
65 73 063 - Badan Pengawas
Obat Dan
68 76 063 - Badal Pengawas
Obat Dan
62 66 063 - Badan
Obat Dan Makanan
94 98 024 -
Kesehatan
06 -
baru)
07 -
bahar alam yang aman
dan
08 -
dan
persen (indikator
baru)
09 -
baru)
Deo€rtuhi syarat
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.14.03.02
PRO-P:Penguatan Sistem Pengawasan Sediaan Farmasi & Alat Kesehatan
04.15
PP:Penguatan
Pelayanan Kesehatan
dan Tata Kelol,a
Ol -Meningkatnya
pemerataan akses
dan kualitas
pelayanankesehatan
yang il dusif di
hingga tingkatdesa,
pendekatan khusus
pelayanan bagi
daerah sulitakses,
pemberdayaan
masyarakat daE
swasta, serta
meningkatkan
kualitas pendanaan
kesehatan
0f -Persentase kab/kota
yangmemiliki Unit
Pelayanan Kesehatan
Tingkat Desa/ Kelurahan
sesuai st ndsr
persen 1,17 (2023 vn 75 024 - Kementerian
Kesehatan
02 -Persentase
puskesmas terakreditasi
paripurna
perSen 2a 28 70 024 - Kementerian
Kas€hetsn
024 -Kementerian
Kesehatan
03 -Persentase rumah
sakit pemerintah
terakreditasi paripurna
persen 37 3A 85
04 -Persentase
puskesmas dengan SDM
Kesehatan sesuai standar
persen12 17 50 024 - Kementerian
Kesehatan
05 -Persentase RS
pemerintah dengan
dokterspesialis sesuai
standar
persen 63 67 Lrd 024 - Kementerian
Kesehata.n
SK No 122261 C
berkas 3, hlm. 247 OCRProyek
Pengampu
04.14.03.02
PRO-P:
04.15
PP:
Pelayanan Kesehatan
dan Tata Kelol,a
Ol -
dan kualitas
pelayanan
yang il dusif di
hingga tingkat
pendekatan khusus
pelayanan bagi
daerah sulit
kualitas pendanaan
kesehatan
0f -
yang
Tingkat Desa/ Kelurahan
02 -
perSen 2a 28 70 024 - Kementerian
Kas€hetsn
024 -
03 -
04 -
persen
05 -
dokter
standar
Kesehata.n
SK No 122261 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan kselinc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06 - Cakupan
kepesertaan jaminan
kesehatan nasional
persen 94,42 98,6 99 024 - Kementerian
Kesehatan
3,98 3,47 024 -Kementerian
Kesehatan
2,2 3 024 -Kementerian
Kesehatan
20 75024 - Kementerian
Kesehatan
07 -Persentase belanja
kesehatan qi ofl$ckd
masyarakat
berpengeluaran 4096
terbawah
persen 4,O (2023)
08 - Pengeluaran
kesehatan total per
kapita
juta 2,t(2023)
09 -Persentase provinsi
dan kab/kota yang
menyelaraskan
perencanaan
pembangunan dan
mencapai target tahunan
pembangunan
p€raetr - (indikator
baru)
10 -Persentase fasilitas
kesehatan yang
terintegrasi dalamsistem
informasi kesehatan
nasional
SK No122262 C
persen 46,72 50 70 024 - Kementerian
Kesehatan
berkas 3, hlm. 248 OCRProgram Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran
Agenda
Koordinator/
06 - Cakupan
3,98 3,47 024 -
2,2 3 024 -
20 75
07 -
masyarakat
berpengeluaran 4096
terbawah
08 - Pengeluaran
kesehatan total per
kapita
juta 2,t
09 -
p€raetr - (indikator
baru)
10 -
terintegrasi dalam
informasi kesehatan
nasional
SK No
Kesehatan
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.15.01
KP: Investasi
Pelayanan Kesehatan
Primer
Ol -Meningkatnya
kualitas pelayanan
kesehatan primer
hingga tingkat desa
danmenguatnya
pemberdayaan dan
partisipasi
masyarakat
Ol -Persentase unit
pelayanankesehatan
tingkatdesa/kelurahan
dengan ketersediaan
tenagakesehatan dan
kaderkesehatan sesuai
standar
persen <30 30 80 024 - Kementerian
Kesehatan
02 -Persentase kab/kota
dengan minimal 75%
Posyandu siklus hidup
yang aktif
persen 18 23 ao 024 - Kementerian
Kesehatan
03 -Persentase
puskesmas yang
mencapai target INM
(Indikator Nasional Mutu)
persen - (indikator
baru)
lo 50 024 -Kementerian
Kesehatan
04 -Persentase
puskesmas memiliki SPA
sesuai standar
persen 18,5 40 90 024 - Kementerian
Kesehatan
05 -Persentase
puskesmas yang mampu
melaksanakan
tatalaksanakekerasan
terhadap perempuan dan
anak
persen 30 50 90 024 - Kementerian
Kesehatan
SK No122263 C
berkas 3, hlm. 249 OCRKegiatan Prioritas/
Proyek
Agenda
KP: Investasi
Ol -
kualitas pelayanan
hingga tingkat desa
dan
Ol -
pelayanan
tingkat
tenaga
kader
Kesehatan
02 -
dengan minimal 75%
Posyandu siklus hidup
03 -
mencapai target INM
baru)
lo 50 024 -
Kesehatan
04 -
05 -
melaksanakan
tatalaksana
anak
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
koyd<Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseliE2o24 Targd-202sTarget 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06 -Persentase
puskesmas yang ramah
penyandang disabilitas
perSen 30 35 75 024 -Kementerian
Kesehatan
04.15.Ol.Ol
PRO-P:Peningkatan Kapasitas den Peran Puskesmas
04.15.01.02
PRO-P:Pengembangan Unit Pelayanan Kesehatan di Tingkat Desa/Kelurahan dan Peningkatan Peran Kader Kesehatan
04.15.01.03
PRO-P:Pengembangan layanan Kesehatan Primer yang Inklusif
04.15.02
KP:Pembangunan RS
lengkap berkualitas di
Kab/Kota dan
Pengembangan
Pelayanan Kesehatan
Bergerak dan Daerah
Sulit Akses
01 - Meningkatnya
kualitas dan
kapasitaspelayanan
RS di seluruh
Indonesia dan
berkembangnya
pendekatan khusus
pelayanankesehatan
di daeroh yang
memilikiakses sulit
termasuklayanan
kesehatan bergerak
01 -Persentase provinsi
dengan RS yang
memenuhi kapasitas
pelayanan kesehatan ibu-
anak,kanker, jantung,
stroke,ginjal sesuai
standar
persen 31,5 40 90 024 - Kementerian
Kesehatan
02 - P€G€ntas€ Kab/Kota
dengan RS yang
memenuhi kapasitas
pelayananKesehatan
Ibu-Anak, Kanker,
Jantung, Stroke,Ginjal
sesuai standar
persen 7,4 20 80 024 - Kementerian
Kesehatan
SK No122264 C
berkas 3, hlm. 250 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
koyd<
Sasaran Indikator Satuan tuseliE2o24 Targd-202s
06 -
penyandang disabilitas
perSen 30 35 75 024 -
04.15.Ol.Ol
PRO-P:
04.15.01.02
PRO-P:
04.15.01.03
PRO-P:
04.15.02
KP:
Sulit Akses
kualitas dan
kapasitas
RS di seluruh
pelayanan
di daeroh yang
memiliki
termasuk
kesehatan bergerak
01 -
dengan RS yang
anak,
stroke,
02 - P€G€ntas€ Kab/Kota
dengan RS yang
pelayanan
Ibu-Anak, Kanker,
Jantung, Stroke,
sesuai standar
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 T9trgpt2025 Tellget2o2g Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengarapu
03 -Persentase RS yang
mencapai target INM
(Indikator Nasional Mutu)
persen (indikator
baru)
8 40 024 -Kementerian
Kesehatan
27 40 024 -Kementerian
Kesehatan
65 75 150 024 - Kementerian
Kesehatan
40 45 80 024 -Kementerian
Kesehatan
04 -Kab/kota dengan
wilayah berciri kepulauan
yang dilayani RS kapal
sesuai standar
kab/kota 262023
05 - Jumlahkab/kota
dengan akses sulit yang
menerapkan
skema/pendekatan
khusus dalam
pemenuhan pelayanan
kesehatan berkualitas
kab/kota
06 -Persentase RS
pemerintah daerah yang
memenuhi ketersediaan
sarana, prasarana, dan
alatkesehatan (SPA)
sesuai standar
persen
07 - Kab/Kotadengan
RSUD tipe D yang
ditingkatkan menjadi tipe
c
- (indikator
baru)
SK No 122265 C
kab/kota 22 66 024 -Kementerian
Kesehatan
berkas 3, hlm. 251 OCRKegiatan Prioritas/
Pengarapu
03 -
persen (indikator
baru)
8 40 024 -
27 40 024 -
40 45 80 024 -
Kesehatan
04 -
wilayah berciri kepulauan
yang dilayani RS kapal
sesuai standar
kab/kota 26
05 - Jumlah
kab/kota
06 -
sarana, prasarana, dan
alat
07 - Kab/Kota
RSUD tipe D yang
c
- (indikator
baru)
SK No 122265 C
kab/kota 22 66 024 -
Kegiatan
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
Transformasi
Koordinator/
08 - Jur ah RS
pemerintah yang
maturitas
RS 3 5 30 024 -
Kesehatan
PRO-P:
PRO-P: Plrrgamtq4pqliqyq4qulagulqn
PRO-P:
KP: Mukri dan
Kesehatan
Ol -
pemenuhan dan
pendayagunaan SDM
peningkatan,
produksi,
dari SDM
responsif
kondisi wilayah
Ol -
standar
kab/kota 6 19 175 024 - Kementerian
024 - Kementerian
Kesehatan
024 -
024 -
139 - Kementerian
Pendidikan
dan
02 -
d€ruqn
spesialis pada RS sesuai
kab/kota 250 270 345
03 - Rasio dokter
spesialis
per l.ooo
penduduk
0,18 o,19 o,24
04 -
yang
pelatihan bidang
persen
05 -
program
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Ta.gct2o2s Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.15.03.01
PRO-P:Peningkatan Produki SDM Kesehatan
04.15.03.02
PRO-P:Peningkatan Pendayagunaan SDM Kesehatan
04.15.03.03
PRO-RPeningkatan Kapasitas SDM Kesehatan
04.15.04
KPPenguatan JKN
dan Pendanaan
Kesehatan
0l - Memperkuat
kapasitas JKN dar
pendanaan kesehatan
dalam mendukung
pembangunan
kesehatan
Ol - Cakupan
kepesertaanaktif JKN
persen 76,s (2023) |.rrl 83,5 Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial
Kesehatan
027 - Kementerian Sosial
BadanPenyelenggara
Jaminan Sosial
Kesehatan
BadanPenyelenggara
Jaminan Sosial
Kesehatan
02 -Jumlah kepesertaan
segmen PtsI
juta jiwa 96,7 (2023) 96,8 96,8
03 - Tingkatkepuasan
publik atas layanan
jaminan kesehatan
nasional
persen - (indikator
baru)
85
(N - Kesehatankeuangan
aset dana jaminan sosial
kesehatan
angka 2,92
(prognosis)
1,5-6 1,5-6
05 -Persentase
pertumbuhan belanja
kesehatan dari sektor
publik
5
SK No 122267 C
JKN
persen 11,9 (2023) 5 024 -Kementerian
Kesehatan
04.15.04.01
PRO-P:Penguatan Kepesertaan
berkas 3, hlm. 253 OCRProyek Prioritas
Agenda
PRO-P:
PRO-P:
PRO-R
04.15.04
KP
dan Pendanaan
0l - Memperkuat
kapasitas JKN dar
pembangunan
Ol - Cakupan
kepesertaan
Jaminan Sosial
Badan
Kesehatan
Badan
Jaminan Sosial
02 -
juta jiwa 96,7 (2023) 96,8 96,8
03 - Tingkat
publik atas layanan
persen - (indikator
baru)
85
(N - Kesehatan
aset dana jaminan sosial
angka 2,92
(prognosis)
1,5-6 1,5-6
05 -
publik
5
SK No 122267 C
JKN
persen 11,9 (2023) 5 024 -
PRO-P:
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan kseline2o24
Transformasi
Koordinator/
04.15.04.02
PRO-P:
PRO-P: Fetrind€tor Kualitas
04.15.05
KP: Penguatan Tata
Teknologi
Ol -
kelola, data,
dan
kesehatan
Ol -
dan kab/kota yang sudah
indikator prioritas
nasional
dalan
70 90
Kesehatan
10 50 024 -
20
Kesehatan
Kesehatan
02 -
data rutin yang baik
untuk indikator
baru)
03 -
yang telah terintegrasi
dalam
baru)
04 -
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator
Pengampu
05 - Jumlah layanan
berbasis kedokteran
presisi
persen 2 4 15 024 - Kementerian
Kesehatan
04.15.05.01
PRO-PPenguatan Tata Kelola Kesehatan
04.15.05.02
PRO-P:Penguatan Data dan Informasi
04.15.05.03
PRO-P:Peningkatan Pemanfaatan dan Inovasi Teknologi Kesehatan
04.16
PP:Peningkatan
Ketangguhan
Keluarga
Ol -Menguatnya
ketangguhan keluarga
da.lammenjamin
terpenuhinya hak-hak
individu dalam
keluarga dan
mendorong
terbentuknya modal
sosial
Ol - Indeks
Pembangunan Keluarga
(iBangga)
62,4 64,1 70,9 068 - Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
02 - Median usiakawin
pertama(MUKP)
tahun 22,3 22,4 22,4 068 - Iftment f,iafl
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
KeluargaBerencana
Nasional
SK No122269 C
berkas 3, hlm. 255 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan
05 - Jumlah layanan
04.15.05.01
PRO-P
PRO-P:
PRO-P:
04.16
PP:
Ol -
da.lam
individu dalam
keluarga dan
sosial
Ol - Indeks
(iBangga)
Pembangunan
Kependudukan dan
Nasional
02 - Median usia
pertama
Kependudukan dan
Keluarga
Nasional
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran lndikator Satuan Baseline 2024Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.16.01
KP: Penguatan
Institusi Keluarga
untuk ktanglnalt
Nilai-Nilai, Moral,
Integritas Karakter,
dan Pengembangan
Psikososial Anak
01 -Menguatnya
kemampuan keluarga
dalampenanaman
nilai moral, etika,
integritas,karakter
danpengembangan
psikososial anak
01 -Indeks Pengasuhan
Anak Usia Did
lrcfscn ,3r(2023) 57,43 OS - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
068 - Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
55,66
02 -Persentase ayah
yang memiliki
pengetahuan tentang
pengasuhan anak dan
pendampinganremaja
persen 39,7 (2023) 45 70 068 - Ket!€,ltedafl
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
KeluargaBerencana
Nasional
03 -Persentase calon
pengantin yang
mendapatkan edukasi
pra nikah
persen 39,7(2022) 45 70 068 - Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/ Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
SK No122270 C
berkas 3, hlm. 256 OCRSasaran lndikator Satuan Baseline 2024
Agenda
KP: Penguatan
Institusi Keluarga
Nilai-Nilai, Moral,
Psikososial Anak
01 -
kemampuan keluarga
dalam
nilai moral, etika,
integritas,
dan
psikososial anak
01 -
Anak Usia Did
lrcfscn ,3r
Sosial Budaya dan
Ekologi
068 - Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
55,66
02 -
pengetahuan tentang
pendampingan
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga
Nasional
03 -
pengantin yang
mendapatkan edukasi
pra nikah
persen 39,7
Keluarga/ Badan
Kependudukan dan
SK No
Kegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan
04 -
keluarga yang
remaja
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badar
Kependudukan dan
Keluarga
Nasional
05 -
perempuan korban
tangga
bulan
Perempuan dan
06 -
13-17
bulan terakhir
persen
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator Satuan &.selb92o24 Targd202'Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
04.16.01.02
PRO-P:Penguatan Kualitas Pengasuhan dalam Keluarga
04.16.01.03
PRO-P: PeningkatanPemahaman dan Kapasitas Keluarga dalem Menjalankan Fungsinya
04.16.02
KP:Penyediaan
Fasilitas Pendukung
Keluargadalam
Melaksanakan Fungsi
Utama Keluarga
Ol - MeEingkatnya
fasilitas pendukung
dalam upaya
mengoptimalkan
pelaksanaan fungsi
keluarga
02 -Persentase pusat
pelayanan keluarga
sejahtera yang terjangkau
persen65,97 (2023)
05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
068 - Kementerian
Kependudukan dEr
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
70 90
03 -Persentase tempat
penitipan anak (TPA)
yangmenerima
pendampingan
pengasuhan
persen - (indikator
baru)
10 50 068 -Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
04.16.02.01
PRO-P: Penyediaan Fasilitas danLingkungan Pendukung Keluarga
SK No122272 C
berkas 3, hlm. 258 OCRProgram Prioritas/
Proyek
Sasaran Indikator Satuan &.selb92o24 Targd202'
Koordinator /
04.16.01.02
PRO-P:
PRO-P: Peningkatan
KP:
Keluarga
Utama Keluarga
Ol - MeEingkatnya
dalam upaya
02 -
persen
05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
068 - Kementerian
Pembangunan
Nasional
70 90
03 -
yang
baru)
10 50 068 -
Kependudukan dan
Pembangunan
PRO-P: Penyediaan Fasilitas dan
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseli\e2o24Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.16.02.02
PRO-P: Pusat Layanan Konsultasidan Konseling Keluarga
04.16.03
I(P:Pemenuhan Hak
Sipil danHukum,
serta Afirmasi bagi
Keluarga Rentan
01 - TerjaEi lya
aspeklegalitas,
hukum dan ekonomi
bagikeluarga rentan
01 - Indeks Kemandirian
Ekonomi Keluarga
54,41 (2023) 55,41 59,41 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
068 -Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
02 - IndeksKerentanan
Keluarga
8,83 (2023) 8,6 7,4 068 -Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
Keluarga Berencana
Nasional
04.16.03.01
PRO-P:Pemenuhan Hak Sipil dan hukum bagi keluarga
04.16.03.02
PRO-P: PenguatanKeluarga Rentan dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga
SK No 122273 C
berkas 3, hlm. 259 OCRProgram Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseli\e2o24
PRO-P: Pusat Layanan Konsultasi
04.16.03
I(P:
Sipil dan
01 - TerjaEi lya
aspek
bagi
Ekonomi Keluarga
Sosial Budaya dan
Ekologi
068 -
Keluarga/Badan
Nasional
02 - Indeks
Keluarga
8,83 (2023) 8,6 7,4 068 -
Nasional
PRO-P:
PRO-P: Penguatan
SK No 122273 C
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
04.17
PP: Peningkatan
KualitasPerlindungan
Anak
Ol -Terpenuhinya
hak darperlindungan
anak
01 - IndeksPemenuhan
HakAnak
65,58 (2023)67,57 72,91 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dar
Ekologi
047 -Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
010 - Kementerian Dalan
Negeri
047 -Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
02 - IndeksPerlindungan
Khusus Anak
79,912023 a[A4 86,44
03 -Persentase anak
berusia 0-4 tahun yang
memiliki akta kelahiran
persen94,03 96 99,8
04 -Persentase anak
berusia 13-17 tahun yang
mengalami salah satu
bentuk kekerasanfisik,
emosional atau seksual
dalam 12 bulan terakhir
persen Laki-laki :
3l,l I
Perempuan:
36,31
Laki-laki :
25,37
Frf,qnpusr:
31,6
Laki-laki :
22,42
Perempuan:
29,73
05 - Proporsi anak usia
13-17 tahun yang
mengalami kekerasan
danmemperoleh layanan
persen 2,37 2,41 2,70
SK No122274 C
berkas 3, hlm. 260 OCRProgram
Sasaran
Koordinator /
PP: Peningkatan
Kualitas
Anak
Ol -
hak dar
anak
01 - Indeks
Hak
65,58 (2023)
Ekologi
047 -
Perempuan dan
047 -
02 - Indeks
79,91
03 -
persen
04 -
bentuk kekerasan
emosional atau seksual
3l,l I
Perempuan:
36,31
25,37
Frf,qnpusr:
31,6
22,42
29,73
05 - Proporsi anak usia
13-17 tahun yang
dan
persen 2,37 2,41 2,70
SK No
Kegiatan Prioritas/
Sasaran
Agenda
KP:
Anak
Universal dan
Penguatan
Anak
kapasitas dan
kelola
hak anak
Ol - Cakupan
usia 0-17 tahun
76,0 05 - Ketahanan
Ekologi
024 - Kementerian
Kesehatan
persen 70 72,5
02 - Ju-u ah kab/kota
dengan peringkat
kab/kota
(l(I,A)
kab/kota KLA: O;
Utama: 19;
Nindya: 76;
Madya: 130;
KUU O;
Madya:132;
Pratama: 140
Nindya: 88;
Madya: 140;
Pemberdayaan
Perlindungan Anak
03 - Fef,s€rrtas€ anak usia
13-17 tahun yong
mendapatkan dukungan
keluarga
04 -
13-17 tahun yang
hari
persen 7,24 7,06 6,16 047 -
05 - Jumlah kab/kota
yang sudah melibatkan
anak
pembangunan
kab/kota 2W QA23l 325 429 047 -
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseliv2o24Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.17.01.01
PRO-P:Peningkatan Lingkungan Ramah turak dan Penguatan Resiliensi untuk Pemenuhan Hak Anak Secara Universal
04.17.01.02
PRO-P: Penguatan Data, Koordinasi dan KapasitasKelembagaan terkait Pemenuhan Hak Anak Secara Universal
04.17.02
KP: Perlindungan
Anakdari Tindak
Kekerasan,
Eksploitasi,
Penelantaran,
Perkawinan Anak dan
Perlakuan Salah
Lainnya
Ol - Meningkatnya
pencegahan dan
penanganan serta
menguatnya
kelembagaan dan tata
kelola tindak
kekerasan,
eksploitasi,
penelantaran,
perkawinan dan
perlakuan salah
lainnya terhadap
anak
Ol -Proporsi perempuan
umur 20-24 tahun yang
menikah sebelum 18
tahun
5,03 05 -Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
persen 6,922023 6,45
02 - Angka pekerja anak
usia 5-17tahun
persen 1,722023 1,67 1,61 026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
03 -Persentase anak
korban kekerasan yang
mendapatkan layanan
komprehensif
persen 56,4 2023 85 85 047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
04 -Prevalensi anak usia
I 3- I 7 tahun yang
mengalami kekerasan
seksual non-kontak
da.lam 12 bulan terakhir
persen Laki-laki: 2,18;
Perempuan:
2,17
Laki-laki: r,56;
Perempuan:
2,09
Laki-laki: 1,28;
Perempuan:
1,88
047 -Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
SK No122276 C
berkas 3, hlm. 262 OCRProyek
Sasaran Indikator Satuan tuseliv2o24
Koordinator/
Pengampu
04.17.01.01
PRO-P:
PRO-P: Penguatan Data, Koordinasi dan Kapasitas
KP: Perlindungan
Anak
Kekerasan,
Perkawinan Anak dan
Ol - Meningkatnya
penanganan serta
kelola tindak
kekerasan,
penelantaran,
lainnya terhadap
anak
Ol -
tahun
5,03 05 -
Ekologi
Pemberdayaan
Perlindungan Anak
persen 6,92
02 - Angka pekerja anak
usia 5-17
persen 1,72
03 -
korban kekerasan yang
04 -
I 3- I 7 tahun yang
da.lam 12 bulan terakhir
2,17
Laki-laki: r,56;
1,88
047 -
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
SK No
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan Bo.seliv2o24
Transformasi
Koordinator/
05 -
13-17 tahun yang
pef8€O
2,67
I€ki-laki:1,42;
2,23
l,aki-laki: I , 13;
Perempuan:
1,46
Perempuan dan
06 -
13-17 tahun yang
bulan terakhir
33,07
24,52
laki-laki:
20,05;
26,70
047 -
Perempuan
07 -
13-17 tahun yang
tidak Layak dari orang tua
dan
Pemberdayaan
Perempuan dan
PRO-P: Pencegahan Tindak
PRO-P:
SK No 122277 C
Program Prioritas/
Agenda
Koordinator/
PRO-P: Penguatan Data, Koordinasi daD Kapasitas
04.18
PP:
f -
Kualitas
Partisipasi
0l -
yang
tinggi
74,28 OS - Ketahanan
Sosial
Ekologi
092 -
02 - Angka
P€f,Sefi 6,24 lm23l 5,99 5,76 092 -
03 -
18 tahun yang
P€f,scn 12,63 l2023l 11,63 9,63 092 -
04 -
muda (16-30 Tahun) yang
sedang tidak
pelatihan
05 - Persentase pemuda
sosial
dalam tiga bulan
70,49
SK No
Program Prioritas/
04.18.01
KP
Kualitas Pcrruda
dalam P€ndidiLan,
Pencegahan
Ol -
kualitas
ditunjukkan
penguatan
don tercegahnya
p.rilaku b.risiko pada
Ol -
pcfg€n 15,42
sosial Budaya dan
Ekologi
092 -
02 - Proporsi
dengan
03 -
yang
04 - Persentase
PRO-P:
M.ta.ol.2
PRO-P:
PRO-E
04.18.02
KP: Peningkatan
Parttuipasi At<tif
PEruuda dalam
KstcoaSakqrj6an
0l -
partisipasi
ekonomi
partisipasi
Sosial Budaya dan
092 -
31 28,68
02 -
Keqrirausahaan
Pemuda dan Olahraga
03 -
yang
SK No
Pemuda dsn Olahraga
-los-
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusehne2o24Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Rasio TPAtr(pemuda
perempuan terhadap
laki-laki
persen 66,08 (2023) 66,3 67,44 092 - Kementerian
Pemuda danOlahraga
04.18.02.1
PRO-P: Peningkatan PartisipasiKetenagakerjaan Layak Pemuda
04.18.02.2
PRO-P: PeningkatanKewirausahaan Pemuda
04.18.03
KP: Peningkatan
PartisipasiAktif dan
Kepemimpinan
Pemuda di Bidang
Sosial dan Politik
Of -Meningkatnya
partisipasi dan
kepemimpinan
pemuda dalam
berbagai bidang
kehidupankhusunya
partisipasi aktif di
bidang sosial dan
politik
01 -Persentase pemuda
(16-30 tahun) yang
mengikuti kegiatan
organisasi dalam 3 bulan
tterakhir
6,72 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dar
Ekologi
092 -Kementerian
Pemuda danOlahraga
persen 5,44 (2023) 5,65
02 -Persentase pemuda
yang menduduki posisi
manajerial
persen 1,44 (2023) r,48 1,8 092 - Kementerian
Pemuda dar Olahraga
04.18.03.1
PRO-P Fet ngkatanPartisipasi dan Kepemimpinan Pemuda
04.18.03.2
PRO-P: Fddngkatan Inklusivitasdan Kesetaraan Gender Pemuda
SK No122280 C
berkas 3, hlm. 266 OCRProgram
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusehne2o24
Transformasi
04 - Rasio TPAtr(
laki-laki
Pemuda dan
PRO-P: Peningkatan Partisipasi
PRO-P: Peningkatan
KP: Peningkatan
Partisipasi
Sosial dan Politik
Of -
kehidupan
politik
01 -
(16-30 tahun) yang
t
6,72 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dar
Ekologi
092 -
Pemuda dan
02 -
yang menduduki posisi
04.18.03.1
PRO-P Fet ngkatan
04.18.03.2
PRO-P: Fddngkatan Inklusivitas
SK No
Program Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan Bdsehrc2o24 Target 2025
Transformasi
04.19
PP
Kesetaraan Gender,
Perempuan, dan
01 -
kesetaraan gender,
kualitas hidup, dan
berbagai bidang, serta
menurunnya
kekerasan
01 - Proporsi
49 tahun yang
melahirkan tidak di
fasilitas
pcnr€lt
Sosial
Ekologi
0,103
02 -
persen Laki-laki:
78,10;
I-ki-Laki:
77,55i
Perempuan:
2235
77,23:
22,77
076 -
UDlrE
03 -
42,62;
37,60 (2023!-
43,41;
38,89
kki-I-oki:
44,49i
40,27
036 - Kementerian
Koordinator Bidang
dan Kebudayaan
04 - Tingkat
angkatan kerja
persen
05 - Prevalensi kekerasan
terhadap
Perempuan dan
Perlindungan Anak
Program Prioritas/
Proyek
SaBaran Indikator Satuan E aselire20z4
Transformasi
Pengampu
06 - Pengeluaran per
ribu rupiah
16.736;
9.920
Laki-Laki:
10.603
O35 -
07 -
KJ,:3;
Kab/Kota:3
KL: 4; Provinsi:
3; Kab/Kota: 5
KL: 16;
Provinsi: 15;
l<ab lKotsj 47
047 -
Perlindungan Anak
KP Peningkatan
Akses
Ol -
akses
pendidikan
Ol -
49 tahun yang saat
hidup
Ekologi
047 -
0,255
02 - Angka
Kasar
SMA/ SMK/
PRO-P:
SK No 122282 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.19.or.02
PRO-P: PeningkatanAkses dan Kualitas Layanan Pendidikan
04.19.02
KP:Penguatan
Kapasitas dan
Kemandirian, serta
Peningkatan
Kepemimpinan
Perempuan dalam
Pengambilan
Keputusan
01 -Meningkatnya
kapasitas,
kemandirian,
kepemimpinan, dar
representasi
perempuan ddan
pengambilan
keputusan, didukung
oleh penguatan
kebijakan, akses
sumber daya, dan
norma sosialbudaya
yang mendorong
partisipasibermakna
perempuan dalam
pembangunan
Ol - Persentase
perempuan di jabatan
tinggi pratama dan
madya
05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
O47 - KeEenteriar
PeEberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
persen Pratama 14;
Madya16
Pratama 14,5;
Madya 16,5
Pratama 16,5;
Madya 18,5
02 -Persentase
perempuan di posisi
managerial
persen 35,02 38,68 44,88
047 - KeEenterian
F€rrberdayaan
Perempuar dan
Perlindungan Anak
03 -Persentase
perempuan kepala desa
5,76 6,26 perSen 4,26
047 - Kemqnterian
P€mbcrdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
04.19.02.01
PRO-P: Fri ngkatanAgency dan Representasi Perempuan dal,aE Lembaga masyarakat dan partai pouuk
SK No122283 C
berkas 3, hlm. 269 OCRKegiatan
Proyek Prioritas
Agenda
04.19.or.02
PRO-P: Peningkatan
KP:
Perempuan dalam
01 -
kemandirian,
pengambilan
norma sosial
partisipasi
Ol - Persentase
tinggi pratama dan
05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
O47 - KeEenteriar
PeEberdayaan
Perlindungan Anak
Madya
Madya 16,5
Madya 18,5
02 -
047 - KeEenterian
F€rrberdayaan
Perempuar dan
Perlindungan Anak
03 -
5,76 6,26 perSen 4,26
047 - Kemqnterian
P€mbcrdayaan
Perlindungan Anak
04.19.02.01
PRO-P: Fri ngkatan
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Basetue2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.19.02.02
PRO-P:Peningkatan Agency daE Representasi Perempuan dalam Birokrasi dan Jabatan Publik
04.19.03
KP:Peningkatan
Partisipasi Aktif
Perempuan di
Ekonomi dan
Ketenagakerjaan
01 - Meningkatnya
partisipasi aktif
perempuan dalam
ekonomi dan
ketenagakerjaan
melalui peningkatan
kapasitas, akses
terhadap peluang
kerja, dan ekosistem
kewirausahaan serta
penguatan kebijakan
yangramah
perempuan dan
keluarga
Ol -Persentase
kesenjangan upah laki-
laki danperempuan
05 - Ketahanan
SGial Budaya dan
Ekologi
047 - KeEeoterian
Pcmb€rdayaan
Frf,erapuan dan
Perlindungan Anak
persen 22,09 21 17
02 - Rasio kewirausahaan
perempuan
persen1,70 (2023t- 1,79 2,21 047 - K€oenterian
Peroberdayaan
Pereopuan dan
Perlindungan Anak
03 -Indeks Literasi
Digital
Laki-Laki:
3,56;
Perempuan:
3,52 (2023)
I,8ti-L^qki:
3,62;
Perempuan:
3,60
Laki-Laki:
3,74i
Perempuan:
3,76
059 -Kementerian
Komunikasi d{r Digital
04.19.03.01
PRO-P: PerluasanKesempatan Kerja dan Pemajuan Kewirausahaan Perempuan
04.19.03.02
PRO-P:Penguatan Lingkungan Kerja yang Ramah Pere puan
SK No122284 C
berkas 3, hlm. 270 OCRProgram Prioritas/
Sasaran
Transformasi
Koordinator/
PRO-P:
KP:
Perempuan di
ekonomi dan
melalui peningkatan
kapasitas, akses
terhadap peluang
yang
perempuan dan
keluarga
Ol -
laki dan
05 - Ketahanan
SGial Budaya dan
Ekologi
047 - KeEeoterian
Pcmb€rdayaan
Frf,erapuan dan
Perlindungan Anak
02 - Rasio kewirausahaan
persen
Peroberdayaan
Pereopuan dan
03 -
3,56;
I,8ti-L^qki:
3,62;
3,60
3,74i
3,76
059 -
Komunikasi d{r Digital
PRO-P: Perluasan
04.19.03.02
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 T8trgE12O25 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.19.04
KP:Pemenuhan dan
Perlindungan Hak
Perempuan Bebas
dariKekerasan
Ol -Meningkatnya
cakupan dan kualitas
pencegahan dan
penanganan
kekerasan terhadap
perempuan mela.lui
penguatan tata kelola,
kelembagaan, data,
koordinasi lintas
sektor, serta
kesadaran dan
perubahan norma
sosial budaya
Ol - Proporsiperempuan
dewasa dan anak
perempuan (umur 15-64
tahun)mengalami
kekerasan seksual oleh
orang l,ain
3,19 05 -Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
047 - IGmclrtcriar
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
persen 3,70 3,59
02 -Proporsi perempuan
dewasa dan anak
perempuan (umur 15-64
tahun)mengalami
kekcf, asan(fisik, seksual,
atau €droiiqral) oleh
pasangan atau mantan
pasangan dalam 12 bulan
terakhir
persen 5,7 5,54 5,23 047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
03 - PrevalensiKekerasan
Terhadap Perempuan
(liTB diruang publik
dalam 12 bulan terakhir
persen18 17,35 14,73 047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
04 - Persentase
perempuan yang tidak
setuju atas sikap
pemukulan
persen 75,41 77,51 85,90 047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
05 -Prevalensi
Perempuan yang
Mengalami P2GP
047 -Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
SK No122285 C
persen 46,3 43,86 34,09
berkas 3, hlm. 271 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.19.04
KP:
dari
Ol -
cakupan dan kualitas
pencegahan dan
koordinasi lintas
kesadaran dan
Ol - Proporsi
tahun)
orang l,ain
3,19 05 -
047 - IGmclrtcriar
Perempuan dan
02 -
dewasa dan anak
tahun)
kekcf, asan
atau €droiiqral) oleh
pasangan atau mantan
pasangan dalam 12 bulan
Perlindungan Anak
03 - Prevalensi
(liTB di
persen
Pemberdayaan
04 - Persentase
setuju atas sikap
Perempuan dan
Perlindungan Anak
05 -
Mengalami P2GP
047 -
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran IndikatorSatuan hselbe2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06 -Persentase
perempuan korban
kekerasan (termasuk
TPPO) yang mendapat
layanankomprehensif
persen 49,25 (2023) 85 85 047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
07 -Jumlah Perempuan
KorbanKekerasan
(termasuk TPPO) yang
dilaporkan melalui
SIMFONI PPA
orang 26.161 2023 24.777 -
30.085
42.133 -
44.048
047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
04.19.04.01
PRO-P:Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan
04.19.04.02
PRO-P.Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan
04.19.05
KPiPenguatan Tata
Kelola dan
Pelembagaan PUG
dalam Proses
Pembangunan
Ol -Meningkatnya
kualitas dan
efektivitas
penyelenggaraan PUG
dalampembangunan
01 -Persentase anggaran
responsif gender
K/L: 4,04;
Pror,/Kab / I&ta
:10
K/L 5,20;
Prov/ I(ab / I{ota
I ll,2
K/L IO.OO;
Pror,/ I(ab / Kota
:16,00
OS - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
persen
02 -Persentase RO/Sub
kegiatan responsif gender
persen K/L:3.80 K/L:4,00 K/L: 10,00 047 - Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
03 -Persentase daerah
yangmemiliki dan
melaksanakan rencana
aksikesetaraan render
- (indikator
baru)
047 -Kementerian
Pemberdayaan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
SK No 122287 C
persen kw:7;
Kab/Kota
Prov:38;
Kab/Kota: 155
berkas 3, hlm. 272 OCRProyek
Sasaran Indikator
Koordinator/
06 -
layanan
Perempuan dan
Perlindungan Anak
07 -
Korban
SIMFONI PPA
30.085
42.133 -
44.048
Perempuan dan
PRO-P:
04.19.04.02
PRO-P.
KPi
Kelola dan
Ol -
kualitas dan
dalam
01 -
Pror,/Kab / I&ta
:10
Prov/ I(ab / I{ota
I ll,2
K/L IO.OO;
Pror,/ I(ab / Kota
:16,00
OS - Ketahanan
Sosial Budaya dan
047 - Kementerian
02 -
kegiatan responsif gender
03 -
yang
aksi
- (indikator
baru)
047 -
SK No 122287 C
persen kw:7;
Prov:38;
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan t Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran IndikatorSatuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.19.05.01
PRO-P:Penguatan Tata Kelola dan Pelembagaan PUG dal.m Proses P€sibenaunan di Pusat
04.19.05.02
PRO-P: Penguatan Tata Kelola daD Pelembagaan PUG dalamProses FErn-.bangunan di Daerah
04.20
PP:Peningkatan
Kesetaraan dan
Pemenuhan Hak
Penyandang
Disabilitas dan Lanjut
Usia
Ol -Terwujudnya
inklusivitaslansia
danpenyandang
disabilitas dalam
kehidupan
bermasyarakat
01 - Indekkesejahteraan
sosialuntuk penduduk
lanjut usia
- (indikator
baru)
59,67 70,64027 - Kementerian Sosial
027 - Kementerian Sosial 02 -Indeks kesejahteraan
sosial untukpenyandang
disabilitas
- (indikator
baru)
34,42 55,30
04.20.01
KPPenghormatan,
Pelindungan, dan
Pemenuhanterhadap
HakPenyandang
Disabilitas dan Lanjut
Usia
01 -Pemenuhan
akses layanan dasar
danperlindungan dari
kekerasan bagi
penyandang
disabilitas dan lanjut
usia
Ol -Persentase
Penyandang disabilitas
yang tidakmengalami
tindak kekerasan
persen 99,55 (2023) 99,60 99,80 027 - Kementerian Sosial
068 -Kementerian
Kependudukan dan
Pembangunan
Keluarga/Badan
Kependudukan dan
KeluargaBerencana
Nasional
02 -Persentase lansia
yang mendapatkan
pendampingan
persen 8,19 10 18
SK No122288 C
berkas 3, hlm. 273 OCRProgram Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator
Pengampu
PRO-P:
04.19.05.02
PRO-P: Penguatan Tata Kelola daD Pelembagaan PUG dalam
04.20
PP:
Usia
Ol -
inklusivitas
dan
kehidupan
01 - Indek
sosial
lanjut usia
- (indikator
baru)
59,67 70,64
027 - Kementerian Sosial 02 -
sosial untuk
- (indikator
baru)
34,42 55,30
04.20.01
KP
Pelindungan, dan
Pemenuhan
Hak
Usia
01 -
dan
penyandang
disabilitas dan lanjut
usia
Ol -
yang tidak
068 -
Keluarga/Badan
Keluarga
Nasional
02 -
pendampingan
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 -Persentase satuan
pendidikan menerapkan
pendidikan inklusif yang
meningkatmutu
pembelajarannya
persen 12,33 13,08 16,05 138 - Kementerian
Pendidikan Dasar dan
Menengah
04.20.01.01
PRO-P: Penghormatan,Pelindungan, dan Pemenuhan terhadap Hak Penyandang Disabilitas
04.20.01.02
PRO-P:Penghormatan, Pelindungan, dan Pemenuhan terhadap Hak Lanjut Usia
04.20.02
KP PenguatanPrinsip
danPendekatan
InklusiSosial bagi
Penyandang
Disabilitas danLansia
dalamProses
PeDbangutran
01 -Terwujudnya
iDklusivita8 lansia
dan penyandang
disabilitas dalam
kebijakan
pembangunan
Ol -Persentase pemprov
yangmelibatkan
penyandang disabilitas
delerrrpenyusunan
kebijakan
perc€tt 73(2023) 75 95 055 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
02 - Persentasepemprov
yangmelibatkan lansia
dalam p€rrJ rsunan
kebijakan
persen ta (2023) 30 50 055 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
SK No122289 C
berkas 3, hlm. 274 OCRSasaran
Pengampu
03 -
meningkat
Pendidikan Dasar dan
PRO-P: Penghormatan,
PRO-P:
KP Penguatan
dan
Inklusi
Disabilitas dan
dalam
PeDbangutran
01 -
iDklusivita8 lansia
dan penyandang
disabilitas dalam
kebijakan
pembangunan
Ol -
yang
delerrr
kebijakan
perc€tt 73
02 - Persentase
yang
dalam p€rrJ rsunan
PPN/BAPPENAS
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
fe.giatanPrioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.20.02.01
PRO-P:Penguatan Prinsip dan Pendekatan Inklusi Sosial bagi Penyandang Disabilitas dalam Proses Pembangunan
04.20.02.02
PRO-P:Penguatan Prinsip dar Pendekatan Inklusi Sosial bagi Lansia dalam Proses Pembangunan
04.21
PP:Peningkatan
Pembinaan Prestasi
Olahraga
01 -Meningkatnya
Prestasi Olahraga
Indonesia diTingkat
Regional dan
Internasional
01 - Jumlahperolehan
medali pada SEA Games
87emas/
80 perak/
109 perunggu
(2023l.
87emas/
80 perek/
109perunggu
87 emas/
80 perak/
109 perunggu
medali 092 -Kementerian
Pemuda dan Olahraga
02 - Jumlah perolehan
medali pada ASEAN Para
Garrca
medali 159 craas/
148perak/
94 perunggu
(2023)
159emas/148 perak/
94perunggu (2029)
092 -Kementerian
Pemuda dan Olahraga
03 - Jumlah perolehan
medali pada AsianGames
medali 7 @aal
11 perak/
18perunggu
(2023!-
7 emas/ 1 I perak/ 18 perunggu
092 -Kementerian
Pemuda dan Olahraga
SK No122290 C
berkas 3, hlm. 275 OCRfe.giatan
Proyek Prioritas
Sasaran
Transformasi
04.20.02.01
PRO-P:
PRO-P:
04.21
PP:
01 -
Indonesia di
Regional dan
Internasional
01 - Jumlah
87
80 perak/
(2023l.
87
80 perek/
109
87 emas/
80 perak/
medali 092 -
02 - Jumlah perolehan
medali pada ASEAN Para
Garrca
148
94 perunggu
159
94
092 -
03 - Jumlah perolehan
medali pada Asian
medali 7 @aal
11 perak/
18
(2023!-
7 emas/ 1 I perak/ 18 perunggu
092 -
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran IndikatorSatuan Bo.seliv2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 - Jumlahperolehan
medali pada Asian Para
Games
medali 29 emas
30perak/
36 perunggu
(2023)
29emas/30 perak/36 perunggu
(2026!.
092 -Kementerian
Pemuda dan Olahraga
04.21.01
KP:Pengembangan
Sistem Pembinaan
Olahragawan Talenta
Unggul
Ol - Terbinanya
OlahragawanTalenta
Unggul yang
Berprestasi diTingkat
Regional dan
Internasional
OI -Jumlah olahragawan
elite nasional level dunia
pada cabor unggulan
olimpiade
orang 150 (2023) 180 300 092 -Kementerian
Pemuda dan Olahraga
02 - Olahragawan elite
nasional level dunia pada
cabang olahraga
unggulan paralimpiade
orang 100 (2023) loo 100 092 - Kementerian
Pemuda danOlahraga
03 - Olahragawan elite
juniornasional pada
cabang ol"ahraga
unggulan olimpiade
orang 182 (2023) 500 1500 092 - Kementerian
Pemudadan Olahraga
04 -Olahragawan elite
juniornasional pada
cabangolahraga
unggul,an paralimpiade
SK No122291 C
orang 222023 120 200 092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
berkas 3, hlm. 276 OCRProgram
SaBaran Indikator
04 - Jumlah
medali pada Asian Para
30
36 perunggu
29
(2026!.
092 -
KP:
Unggul
Ol - Terbinanya
Olahragawan
Unggul yang
Berprestasi di
Regional dan
OI -
elite nasional level dunia
pada cabor unggulan
olimpiade
orang 150 (2023) 180 300 092 -
02 - Olahragawan elite
nasional level dunia pada
cabang olahraga
Pemuda dan
03 - Olahragawan elite
junior
cabang ol"ahraga
Pemuda
04 -
junior
cabang
unggul,an paralimpiade
SK No
orang 22
Pemuda dan Olahraga
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline, 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.21.01.01
PRO-P:Pengembangan Tata Kelola Pembinaan Olahraga Prestasi
04.21.01.02
PRO-PPengembangan Sistem Pembinaan Olahragawan Elite Cabang Olahraga Unggulan Olimpiade dan Paralimpiade
04.21.02
KP:Pengembangan
Tenaga dan
Organisasi Olahraga
Berstandar
Internasional
Ol -Terbinanya
Tenaga dan
Organisasi
Keolahragaan
Berstandar Nasional
dan Internasional
01 - JuE ahtenaga
keolahragaan cabang
olahragaolimpiade dan
paralimpiade
bersertifikasi
internasional
orang 2*ln23l 250 500092 - Kement rien
Pemuda dan Olahraga
02 -Jumlah pelatih
cabangolahraga
olimpiade dan
paralimpiadebersertifikat
internasional
orang so (2023) 50100 092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
03 -Jumlah organisasi
keolahragaan berbasis
Olimpiade dan
Paralimpiade yang
memenuhi standar
minimal keolahragaan
lembaga18 (2023) 18 18 092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
SK No122293 C
berkas 3, hlm. 277 OCRKegiatan Prioritas/
Proyek
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
PRO-P:
PRO-P
KP:
Tenaga dan
Ol -
Organisasi
Berstandar Nasional
dan Internasional
01 - JuE ah
olahraga
paralimpiade
orang 2*ln23l 250 500
02 -
cabang
olimpiade dan
paralimpiade
orang so (2023) 50
Pemuda dan Olahraga
03 -
memenuhi standar
lembaga
SK No
Sasaran
Koordinator/
PRO-P:
PRO-P:
XF:
Olahraga
Internasional yang
Ramah
01 -
Sarana dan Prasarana
Olahraga
Ol - Jumlah
yang difasilitasi
prasarana olahraga
berbasis cabang olahraga
Olimpiade dan
Paralimpiade ramah
02 -
yang difasilitasi
olahraga prestasi
berbasis cabang
Olimpiade dan
Paralimpiade
Pemuda dar olahraga
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
SasaranIndikator Satuan Baseline e 2024 Target 2025 Target nX) Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.21.03.01
PRO-P:Pengembangan Infrastruktur dan Prasarana Olahraga
04.21.03.02
PRO-PPeningkatan Fasilitasi Sarana Olahraga
04.21.04
KP: Peningkatan
Partisipasi dan
Penyelenggaraan
Eue n /Festival/KoErpe
tisi Olahraga
01 -Meningkatnya
partisipasi dan
penyelenggaraan
event/festival/kompet
bi olahraga kelas
dunia
01 -Event kualifikasi
olimpiade dan
paralimpiade yang
diikuti /teBelerggara
kegiatan 1A 12023) 20 20 092 -Kementerian
Pemuda dan Olahraga
02 -Kejuaraan dunia
cabang olahraga
unggulanolimpiade dan
paralimpiade yang
diikuti /terselenggara
kegiatan 18 (2023) 20 20 092 - Kementerian
Pemuda danOlahraga
04.21.04.01
PRO-P:Partisipasi dan Penyelenggaraan Event/Festival/Kompetisi Ol,ahraga Nasional
04.21.04.02
PRO-P: Partisipasi dan Penyelenggaraan EEvent/Festival/Kompetisi Olahraga Regional dan Internasional
SK No122295 C
berkas 3, hlm. 279 OCRKegiatan Prioritas/
Proyek
Sasaran
04.21.03.01
PRO-P:
PRO-P
KP: Peningkatan
Partisipasi dan
Penyelenggaraan
Eue n /Festival/KoErpe
tisi Olahraga
01 -
partisipasi dan
bi olahraga kelas
01 -
olimpiade dan
diikuti /teBelerggara
kegiatan 1A 12023) 20 20 092 -
02 -
cabang olahraga
unggulan
diikuti /
Pemuda dan
PRO-P:
PRO-P: Partisipasi dan Penyelenggaraan E
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
ProyekPrioritas
SasaranIndikator Satuan BaseAM2O24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.22
PP: Fengembangan
Pembudayaan
Olahraga yang
Inklusif
Ol -Meningkatnya
budaya berolahraga di
Masyarakat
Ol - P€f,8€ntarc
pendudukberumur 10
tahun ke atas yang
melakukan olahraga
selama seminggu terakhir
persen 25,92 (2021) 36,71 47,50 092 - Kementerian
Pemuda den Olahraga
04.22.01
KP:Pengembangan
Olahraga Pendidikan
dan Penyandang
Disabilitas
Ol -Meningkatnya
partisipasi
masyarakat
berolahraga melalui
pengembangan
olahragapendidikan
daEpenyandang
disabilitas
01 -Persentase
penduduk usiasekolah
(7-18 tahun) yang
melakukan olahraga
seminggu t€f,aldrir
persen 44,76 (2021) 69,06 85,36 Ol -Transformasi
Sosial
092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
02 - Persentase
penduduk penyandang
disabilitas usia 5tahun
ke atas yang melakukan
olahragaseminggu
terakhir
persen 4,24 lm2tl 11,67 15,10092 - Kementerian
Pemuda danOlahraga
04.22.01.01
PRO-P:Pengembangan Olahraga Pendidikan
04.22.01.02
PRO-P:Pengembangan Olahraga Penyandang Disabilitas
SK No122296 C
berkas 3, hlm. 280 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan
Proyek
Sasaran
Agenda
Transformasi
04.22
PP: Fengembangan
Ol -
budaya berolahraga di
Masyarakat
Ol - P€f,8€ntarc
penduduk
tahun ke atas yang
04.22.01
KP:
dan Penyandang
Disabilitas
Ol -
partisipasi
olahraga
daE
01 -
penduduk usia
(7-18 tahun) yang
seminggu t€f,aldrir
persen 44,76 (2021) 69,06 85,36 Ol -
Sosial
092 - Kementerian
02 - Persentase
penduduk penyandang
disabilitas usia 5
ke atas yang melakukan
olahraga
persen 4,24 lm2tl 11,67 15,10
Pemuda dan
PRO-P:
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator Satuan kselie2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04.22.02
XP:Pengembangan
OlahragaMasyarakat
dan Industri
Ol - Meningkatkan
partisipasi
masyarakat
berolahraga dan
industri olahraga
Ol -Persentase provinsi
yanamenyelenggarakan
kampanye ol,ahraga
persen loo 100 100 01 - Transformasi
Sosial
092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
02 -Persentase rumah
tangga yang membeli alat
atauperlengkapan
olahraga dalam setahun
persen 3,29 3,59 4,75 092 - Kementerian
Pemuda dan Olahraga
04.22.02.01
PRO-P:Pengembangan Ol,ahraga Masyarakat
04.22.02.02
PRO-P.Pengembangan Industri Olahraga
Keterangan:
Pemerintah Daerah, Badan Usaha, dan Masyarakat.
SK No 122297 C
berkas 3, hlm. 281 OCRProyek
XP:
Olahraga
Ol - Meningkatkan
partisipasi
industri olahraga
Ol -
yana
Sosial
02 -
atau
PRO-P:
PRO-P.
SK No 122297 C
-2At-
PRIORITAS NASIONAL 5:MELANJUTKAN HILIRISASI DAN MENGEMBANGKAN INDUSTRI BERBASIS SUMBER DAYA ALAM
UNTUK MENINGKATKAN NII,.AI TAMBAH DI DALAM NEGERI
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator Satuan Eto.selirl@ 2024 Target 2025Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05
PN: Melanjutkan
Hilirisasi dan
Mengembangkan
Industri Berbasis
Sumber DayaAlam
untukMeningkatkan
Nilai Tambah di
DalamNegeri
01 -Terwujudnya
peningkatan nilai
tambah,produktivitas
dan daya saing
industri pengolahan
Ol - Rasio PDBIndustri
Pengolahan
persen tasT (2023) 20,80 21,90 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
02 -Terwujudnya
peningkatan integrasi
ekonomi domestik
dar global
01 - Biaya logistik persen PDB 14,29 (2022 13,52 12,50 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
02 -Pembentukan modal
tetap bruto
persen PDB 29,3 (2023!- 29,4 29,9 035 -Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
03 -Ekspor barang daE
jasa
persen PDB21,7 (2023t. 21,7 22,6 090 - Kementerian
Perdagangan
SK No122256 C
berkas 3, hlm. 282 OCRPRIORITAS NASIONAL 5:
UNTUK MENINGKATKAN NII,.AI TAMBAH DI DALAM NEGERI
Proyek
Sasaran Indikator Satuan Eto.selirl@ 2024 Target 2025
Agenda
05
PN: Melanjutkan
Hilirisasi dan
Mengembangkan
Sumber Daya
untuk
Dalam
01 -
tambah,
dan daya saing
Ol - Rasio PDB
Koordinator Bidang
02 -
ekonomi domestik
dar global
02 -
tetap bruto
persen PDB 29,3 (2023!- 29,4 29,9 035 -
03 -
jasa
persen PDB
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran IndikatorSatuan Baselhe2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01
PP:Pengembangan
Hilirisasi Industri
berbasis SDA
Unggulan, Industri
PadatKarya Terampil,
PadatTeknologi
Inovasi, serta
Berorientasi Ekspor
01 -Terwujudnya
peningkatan nilai
tambah,
produktivitas, dan
daya Saing industri
pengolahan prioritas
Ol -Pertumbuhan PDB
IndustriPengolahan
P€f,sctr4,64 (2023) 5,50 8,14 019 - Kementerian
Perindustrian
05.01.01
KP:Pengembangan
Hilirisasi Nikel
Ol -Terwujudnya
peningkatan nilai
tambah dan daya
saing industri nikel
01 - Kapasitas produksi
industri ol,ahan nikel
juta ton/tahun 27,44 33,64 33,74 02 - Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
02 - Nilai realisasi
PMA/PMDNhilirisasi
nikel
juta rupiah r 13.700.00044.100.000 108.210.000 065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/ Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
05.01.01.01
PRO-P:Pengembangan Industri Stainless Steel
05.01.01.02
PRO-P:Pengembangan Industri Nickel Srlrate, Katoda, da,r Battery Precursor Berbasis Nikel
05.01.01.03
PRO-P: Pcogcrobdlgan IndustriBattery F4ct Berbasis NMC (Nikel-Mangan-Kobalt)
SK No122298 C
berkas 3, hlm. 283 OCRProyek Prioritas
Sasaran Indikator
Transformasi
05.01
PP:
Unggulan, Industri
Padat
Padat
Inovasi, serta
01 -
tambah,
produktivitas, dan
daya Saing industri
Ol -
Industri
P€f,sctr
Perindustrian
KP:
Ol -
peningkatan nilai
saing industri nikel
01 - Kapasitas produksi
industri ol,ahan nikel
juta ton/tahun 27,44 33,64 33,74 02 - Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
02 - Nilai realisasi
PMA/PMDN
nikel
juta rupiah r 13.700.000
PRO-P:
PRO-P:
05.01.01.03
PRO-P: Pcogcrobdlgan Industri
SK No
Prioritas Nasional/
Program hi6itas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
S^erarl Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.01.04
PRO-P: Tata KelolaIndustri Nikel serta Ketersediaan Bahan Baku dan Energi
05.01.01.05
PRO-P:Dekarbonisasi Industri dan Ekonomi Sirkular di Industri Nikel
05.01.01.06
PRO-P:Harmonisasi Kebijakan Industri Nikel
05.01.02
KP ftfrgc[rbangaD
Hilirisasi Tembaga
Ol -Terwujudnya
peningkatan nilai
tambah dan daya
saing industri
tembaga
Ol - Kapasitas produksi
industri olahantembaga
ribu
ton/tahun
375 l' l95 1.195 02 -Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
02 - Nilairealisasi
PMA/PMDN hilirisasi
tembaga
juta rupiah 45.720.00045.933.000 55.132.fi)O 065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
05.01.02.01
PRO-P Tata Kelola IndustriTembaga dan Ketersediaan Bahan Baku
05.01.02.02
PRO-PiPengembangan Industri Hilir/Antara Olahan Tembaga
05.01.02.03
PRO-P:Dekarbonisasi Industri dan Ekonomi Sirkular di Industri Tembaga
SK No122299 C
berkas 3, hlm. 284 OCRProyek
S^erarl Indikator Satuan
Koordinator/
PRO-P: Tata Kelola
PRO-P:
PRO-P:
05.01.02
KP ftfrgc[rbangaD
Hilirisasi Tembaga
Ol -
saing industri
tembaga
Ol - Kapasitas produksi
industri olahan
ribu
ton/tahun
375 l' l95 1.195 02 -
Ekonomi
02 - Nilai
PMA/PMDN hilirisasi
tembaga
juta rupiah 45.720.000
Investasi dan
Koordinasi Penanaman
PRO-P Tata Kelola Industri
PRO-Pi
PRO-P:
SK No
Program Prioritas/
Agenda
Transformasi
05.01.03
KP:
Ol -
tambah dan
Ol -
juta
02 - Nilai
PMA/PMDN
bauksit
juta rupiah 10.790.000 r r.782.000
Investasi dan
Hilirisasi/ Badar
PRO-P: Tata Kelol,a Industri dan Ketersediaan Bahan Baku
PRO-P:
05.01.03.03
PRO-P: Dekarbonasi
05.ol.03.04
PRO-R Harmonisasi
05.ol.04
KPr
Hilirisasi
01 - Terwujudnya
peningkatan nilai
tambah dan drya
saing industri
01 -
industri ol,ahan timah
ribu
ton/tahun
136,9
Ekonomi
019 -
02 - Nilai realisasi
PMA/PMDN
juta rupiah 500-000 510.000 550.000 065 -
Investasi dan
Hilirisasi/ Badan
Koordinasi
Modal
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan tuseH're2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.04.01
PRO-P: Tata KelolaIndustri de Ketersediaan Bahan Boku Industri Timah
05.01.04.02
PRO-PPeningkatan Penerapan Standardisasi di Industri Timah
05.01.04.03
PRO-P:Peningkatan Adopsi Teknologi Tinggi untuk Pengolahan Timah
05.01.04.04
PRO-RDekarbonasi Industri dan Ekonomi Sirkular di Industri Timah
05.01.04.05
PRO-R PeningkatanDiversifikasi Produk dar Daya Saing Produk Timah di Pasar Domestik dar Global
05.ol-05
I(P:Pengembangan
HilirisasiKelapa Sawit
Ol - Terwujudnya
peningkatan
produktivitas dan
diversifikasi kelapa
sawit
0l - Produksi kelapa
sawit
ton 235.421.494
(2023)
239.646.870 257.074.690 02 - Transformasi
Ekonomi
018 -Kementerian
Pertanian
02 - Ragam produk hilir
sawit
produk193 208 250 019 - Kementerian
Perindustrian
03 - Produki bahan
baku (CPO dar CPKO)
ton/hektar 51.794.263
12022)
53.021.470 56.477.775 018 - Kementerian
Pertanian
04 -Rasio ekspor produk
hilir kelapa sawit
terhadap bahan baku
SK No122301 C
persen 92,O 92,3 93,7 019 - Kementerian
Perindustrian
berkas 3, hlm. 286 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Sasaran
PRO-P: Tata Kelola
05.01.04.02
PRO-P
PRO-P:
PRO-R
PRO-R Peningkatan
05.ol-05
I(P:
Hilirisasi
Ol - Terwujudnya
produktivitas dan
sawit
0l - Produksi kelapa
sawit
ton 235.421.494
018 -
Pertanian
02 - Ragam produk hilir
sawit
produk
Perindustrian
03 - Produki bahan
baku (CPO dar CPKO)
12022)
53.021.470 56.477.775 018 - Kementerian
04 -
hilir kelapa sawit
SK No
-2&-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Ba.seAM2O24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 - Nilai realisasi
PMA/PMDN hilirisasi
kelapa sawit
juta rupiah44.090.000 1.489.335 2.297.112 065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/Badan
KoordinasiPenanaman
Modal
05.01.05.01
PRO-P:Peningkatan Produktivitas Kebun Kelapa Sawit dan Kualitas Bahan Baku
05.01.05.02
PRO-P:Sustainability ds(t Traceability
05.01.05.03
PRO-PPengembangan Industri Biofuel
05.01.05.04
PRO-P:Pengembangan Industri Oleokimia
05.01.05.05
PRO-P: DekarbonisasiIndustri dan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
05.01.05.06
PRO-P:Rebranding Produk Sawit Indonesia yang Berkelanjutan
SK No 122302 C
berkas 3, hlm. 287 OCRPrioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan
05 - Nilai realisasi
PMA/PMDN hilirisasi
kelapa sawit
juta rupiah
Koordinasi
PRO-P:
05.01.05.02
PRO-P:
PRO-P
PRO-P:
PRO-P: Dekarbonisasi
05.01.05.06
PRO-P:
SK No 122302 C
Program Prioritas/
Sasaran Indikator
KP:
Ol -
produksi, dan
utilisasi
kelapa
Ol - Produktivitas kelapa
02 - Produksi kelapa ton
03 - Nilai
PMA/PMDN
kelapa
juta rupiah 4.492.915
Investasi
Hilirisasi/Badan
Koordinasi
04 - Utilisasi industri
Pcrindu stdan
PRO-B Perbaikan Data Perkclapaan (Budi Daya
PRO-P:
PRO-P:
05.01.06.04
PRO-P:
SK No
-2aa-
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan h.se/i,?4 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.06.05
PRO-P: Peningkatan Sentra IKMPengolahan Kelapa
05.01.06.06
PRO-PPeningkatan Investasi Industri Pengolahan Kelapa
05.01.06.07
PRO-P:Integrasi Rantai Pasok di Dalan Negeri dan Ekspor
05.01.06.08
PRO-P:Peningkatan Rh€t dan Inovasi Kelapa
05.01.07
KP:Pengembangan
Hilirisasi Rumput
laut
01 -Meningkatnya
nilai tambahdan daya
saing industri rumput
laut
Ol -Volume produksi
rumput laut
juta ton10,76 (2023) 11,64 14,14 02 - Trarsformasi
Ekonomi
032 - Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02 - Nil,airealisasi
PMA/PMDNhilirisasi
rumput laut
juta rupiah 230.000510.000 607.501 065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
03 - Utilisasiindustri
pengolahan rumput l,aut
persen 49,51 53,76 70,76 019 - Kementerian
Perindustrian
05.01.07.01
PRO-P Fqfngkatan Kualitas danKetersediaan Bahan Baku melalui Peningkatan Produktivitas Budi Daya Rumput Laut
SK No122304 C
berkas 3, hlm. 289 OCRPrioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan
Sasaran
Pengampu
05.01.06.05
PRO-P: Peningkatan Sentra IKM
PRO-P
PRO-P:
PRO-P:
05.01.07
KP:
Hilirisasi Rumput
laut
01 -
nilai tambah
saing industri rumput
laut
Ol -
juta ton
Ekonomi
02 - Nil,ai
PMA/PMDN
rumput laut
juta rupiah 230.000
Investasi dan
Koordinasi Penanaman
Modal
03 - Utilisasi
Perindustrian
PRO-P Fqfngkatan Kualitas dan
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran IndikatorSatuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.07.02
PRO-P:Pengembangan Industri dan Hilirisasi Rumput laut
05.01.07.03
PRO-P:Penelitian daE Pengembangan Budi Daya Rumput Spesies Baru dan Inovasi Teknologi untuk Diversifikasi Produk Rumput laut (Karagenan,
Agar-Agar, Biostimulan, Nutrar€utikal, Pakan Ternak)
05.01.07.04
PRO-P PenguatanRegulasi dan Kelembagaan
05.01.07.05
PRO-P: FasilitasiPembiayaan dan Investasi
05.01.08
KP:Pengembangan
Hilirisasi Sagu dan
Singkong
OI -Terwujudnya
Peningkatan
Produktivitas dan
Diversifikasi Sagu dan
Singkong
ol -Produksi sagu ton 385.905 (2022) 393.623 474.451 018 - Kementerian
Pertanian
02 -Kapasitas produksi
pati sagu
ton/tahun 60.000 100.000 320.OOO019 - Kementerian
Perindustrian
03 - Produksi ubi kayuton 16.74.227 17.270.926 14.330.731 018 - Kementerian
Pertanian
04 -Produktivitas sagu ton/hektar 3,OA (2022) 3,12 3,19 018 - Kementerian
Pertanian
SK No122305 C
05 -Produktivitas ubi
kayu
ton/hektar 27,ll 2023 27,41 29,56 018 - Kcan.ntcrien
Pertanian
berkas 3, hlm. 290 OCRKegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator
Koordinator/
Pengampu
PRO-P:
05.01.07.03
PRO-P:
05.01.07.04
PRO-P Penguatan
PRO-P: Fasilitasi
05.01.08
KP:
Hilirisasi Sagu dan
OI -
Peningkatan
Produktivitas dan
ol -
02 -
pati sagu
ton/tahun 60.000 100.000 320.OOO
03 - Produksi ubi kayu
04 -
SK No
05 -
kayu
Pertanian
Kegiatan Prioritas/
koyd< Prioritas
Transformasi
PRO-P Jaminan Kepastian Bahan Baku Sagu dan Singkong
PRO-P: Pengembangan Industri Hilir Sagu dan Singkong
05.0r.08.03
PRO-P: Fasilitasi
05.01.09
XP
Industri
01 -
tambah industri kimia
Ol -
industri kimia dasar
berbasis
dan batubara
ribu ton
019 -
Perindustrian
-o,98 (2023) 6,08 7,34 019 -
Perindustrian
02 -
bahan kimia dan barang
dari bahan
03 - Nilai realisasi
PMA/PMDN hilirisasi
minyak bumi
065 -
Investasi dan
Hilirisasi/ Badan
Koordinasi
Modal
04 - Nilai
PMA/PMDN
bumi
Investasi
Hilirisasi/Badan
SK No 122306 G
Sasaran Indikator Satuan
Pengampu
05.ol.09.ol
PRO-P Mega Proyek Industri Kimia Dasar
PRO-P: Revitalisasi Industri Pupuk untuk
05.ol.09.03
PRO-P:
PRO-P:
05.01.09.05
PRO-P: Tata l(cbh
PRO-P:
05.ot.09.07
PRO-P:
KP: Pembangunan
Industri
pertumbuhan
Ol -
industri barang
persen 13,67
Ekonomi
019 -
SK No 122307 C
Program Prioritas/
Sasaran Indikator
Pengampu
02 - Nilai
juta rupiah
Investasi dan
Hilirisasi/ Badan
Modal
PRO-P: Penyiapan Rantai Pasok
05.01.10.02
PRO-P: Peningkatan SDM
05.01.10.03
PRO-P:
05.01.1 I
KP
Farmasi
Ol -
produktivitas, dan
daya saing
Ol -
obat kimia, dan obat
tradisional
Ekonomi
019 -
Perindu striaE
02 - Proporsi je(ris obat
produk biologi) yang
dapat diproduksi
negeri
SK No 122308 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.11.01
PRO-P:Penguatan Industri Bahan Baku Kosmetik dEr Farmasi
o5.ot.l l.o2
PRO-P.Pemanfaatan PBJ Pemerintah untuk Utilisasi Kapasitas Industri Farmasi
05.0l.l l.o3
PRO-PHarmonisasi dan Pemenuhan Standar Internasional
05.0r. r r.o4
PRO-P: Implementasi Perpres Jamu
05.01.11.05
PRO-P:Pengembangan Riset dan Inovasi serta Adopsi Teknologi
05.01.11.06
PRO-P:Branding Kosmetik Halal untuk Perluasan Pasar Ekspor
05.01.11.07
PRO-P: Penerapan EkonomiSirkular di Industri Kosmetik dan Farmasi
05.01.12
KP:Pengembangan
Industri Kendaraan
Bermotor Listrik
Berbasis Baterai
(KBI,BB)
01 - Terwujudnya
pertumbuhan industri
Kendaraan Bermotor
ListrikBerbasis
Baterai (KBLBB)
Ol -Persentase produksi
kendaraan listrik roda
empat terhadap total
produksi kendaraan roda
empat
persen o,94 (2023t- 1,OO 1,4 02 -Transformasi
Ekonomi
019 -Kementerian
Perindustrian
SK No122309 C
berkas 3, hlm. 294 OCRProgram Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
PRO-P:
o5.ot.l l.o2
PRO-P.
05.0l.l l.o3
PRO-P
05.0r. r r.o4
PRO-P: Implementasi Perpres Jamu
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P: Penerapan Ekonomi
KP:
Industri Kendaraan
Bermotor Listrik
Berbasis Baterai
(KBI,BB)
Listrik
Ol -
produksi kendaraan roda
persen o,94 (2023t- 1,OO 1,4 02 -
Ekonomi
019 -
Perindustrian
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan E Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.12.01
PRO-P: Penguatan RantaiPasok Industri di dalam Negeri (termasuk IKM)
05.01.12.02
PRO-P:Pengembangan Infrastruktur Pengisian Daya
05.01.12.03
PRO-P:Pengembangan Ekosistem Industri EV
05.01.12.04
PRO-P: PenerapanEkonomi Sirkular pada Industri Baterai
05.01.13
KP:Pengembangan
IndustriDirgantara
Ol - Terwujudnya
pertumbuhan industri
dirgantara
Ol - Utilisasi industri
pesawat terbang dar
perlengkapannya
persen 50 60 70 02 - Transformasi
Ekonomi
019 -Kementerian
Perindustrian
05.01.13.01
PRO-PiPenguatan Industri Perawat Terbang, Komponen, dan Rantai Pasok Kedirgantaraan
05.01.13.02
PRO-P:Peningkatan n SDM, Riset dan Inovasi Kedirgantaraan
05.01.13.03
PRO-P:Penguatan Regulasi ddl Tata Kelola Kedirgantaraan
05.01.13.04
PRO-P:Peningkatan Jasa Kedirgantaraan
SK No122310 C
berkas 3, hlm. 295 OCRProyek Prioritas
Agenda
Pengampu
PRO-P: Penguatan Rantai
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P: Penerapan
05.01.13
KP:
Industri
Ol - Terwujudnya
dirgantara
Ol - Utilisasi industri
019 -
PRO-Pi
PRO-P:
05.01.13.03
PRO-P:
PRO-P:
SK No
Sasaran Indikator Satuan E aselie2o24
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.13.05
PRO-P:
KP:
01 -
daD
Ol -
industri mesin dan
Ekonomi
019 -
02 -
Jrattg dapat diproduksi
dalam negeri
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P: Adopsi
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseli@2oz4Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.o1. r5
KP:Peningkatan
Industri Makanan dan
Minuman
01 -Terwujudnya
peningkatan nilai
tambah, produktivitas
dandaya saing
industri padat karya
terampil padaindustri
makanan minuman
01 - Pertumbuhan PDB
industrimakanan dan
minuman
persen 4,47 (2023) 5,43 8,00 02 - Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
05.01.15.01
PRO-P:Penguatan Rantai Pasok IKM dan Jaminan Ketersediaan Bahan Baku/Penolong di Industri Makanan dan Minuman
05.01.15.02
PRO-PPeningkatan Penerapan Standardisasi di Industri Makanan dan Minuman
05.01.15.03
PRO-PPeningkatan Adopsi Teknologi dan Pemanfaatan Riset/Inovasi Industri Makanan dan Minuman
05.01.15.04
PRO-P:Penerapan Ekonomi Sirkular dan Industri Hijau di Industri Makanan dan Minuman
05.01.15.05
PRO-P: FasilitasiPengembangan Industri dan Peningkatan Daya Saing Produk Makanan dan Minuman
SK No122312 C
berkas 3, hlm. 297 OCRKegiatan
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseli@2oz4
Agenda
Koordinator/
05.o1. r5
KP:
Minuman
01 -
peningkatan nilai
dan
industri padat karya
terampil pada
industri
minuman
Ekonomi
PRO-P:
PRO-P
PRO-P
PRO-P:
PRO-P: Fasilitasi
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselhen24Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.16
KP: Pengembangan
IndustriTekstil dan
ProdukTekstil
Ol -Terwujudnya
peningkatan nilai
tambah,produktivitas
dan daya saing
industri tekstil dan
produktekstil
Ol -Pertumbuhan PDB
industri tekstil dan
pakaian jadi
persen - l,98 (2023) 3,50 6,32 02 - Transformasi
Ekonomi
019 -Kementerian
Perindustrian
02 -Produktivitas tenaga
kerja industri TPT
persen 55,29 60,34 79,76 019 - Kementerian
Perindustrian
03 -Penyerapan tenaga
kerja industri TPT
orang 3.975.905 3.918.787 4.072.465 019 - Kementerian
Perindustrian
05.01.16.01
PRO-P:Penguatan Rantai Pasok
05.01.16.02
PRO-P: Penguatan SDM danKebijakan Ketenagakerjaan yang Kondusif
05.01.16.03
PRO-P: Penyediaan En€f,6Bersih dan Terbarukan yang tutdal dan Bersaing
05.01.16.04
PRO-P AdopsiTeknologi 4.O dan Teknologi Rendah Emisi
05.01.16.05
PRO-POptimalisasi Riset dan Inovasi
05.01.16.06
PRO-P:Peningkatan Akses terhadap Lembaga Pembiayaan
SK No122313 C
berkas 3, hlm. 298 OCRKegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselhen24
Transformasi
KP: Pengembangan
Industri
Produk
Ol -
tambah,
dan daya saing
produk
Ol -
industri tekstil dan
Ekonomi
019 -
02 -
Perindustrian
03 -
PRO-P:
05.01.16.02
PRO-P: Penguatan SDM dan
PRO-P: Penyediaan En€f,6
PRO-P Adopsi
PRO-P
PRO-P:
SK No
-29A-
Prioritas Nasional/
Program hi6itas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BaseAM2O24Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.16.07
PRO-PPengembangan Sustainable Ter.tile dan Tekstil Budaya Lokal
05.01.16.08
PRO-RPenguatan Branding, Produk Tekstil dan Peningkatan Ekspor
05.01.16.09
PRO-P:Peningkatan Pangsa Pasar di e-Commerce dan P€rran aatan PBJ
05.01.16.10
PRO-P: Kebijakan Tata NiagaImpor dar Pemberantasan lapor Ilegal
05.01.17
KP:Pengembangan
Industri Alas Kaki
Ol - Terwujudnya
Peningkatan
ProduktivitasIndustri
Alas Kaki
Ol -Pertumbuhan PDB
industri kulit, barang
dari kulit, dan alas kaki
persen -0,34 (2023) 3,80 6,20 02 - Tfendormasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
05.01.17.01
PRO-P: Penguatan Rantai Pasok dan Kualitas Bahan Baku
05.01.17.02
PRO-P: AdopsiTeknologi di Industri Alas Kaki untuk Peningkatan Efisiensi
o5.ol- 17.o3
PRO-P: Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri AlasKaki
05.01.17.04
PRO-P: FasilitasiPeningkatan Daya Saing dan Ekspor Industri Alas Kaki
berkas 3, hlm. 299 OCRPrioritas Nasional/
Program hi6itas/
Sasaran Indikator Satuan BaseAM2O24
Agenda
Koordinator/
05.01.16.07
PRO-P
PRO-R
PRO-P:
05.01.16.10
PRO-P: Kebijakan Tata Niaga
05.01.17
KP:
Industri Alas Kaki
Ol - Terwujudnya
Produktivitas
Alas Kaki
Ol -
industri kulit, barang
dari kulit, dan alas kaki
019 - Kementerian
PRO-P: Penguatan Rantai Pasok dan Kualitas Bahan Baku
PRO-P: Adopsi
o5.ol- 17.o3
PRO-P: Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Alas
PRO-P: Fasilitasi
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.18
KP: Penguatan
IndustriLogam Dasar,
Besi dan Baja
01 - Terwujudnya
peningkatan
produktivitas dan
daya saing industri
logam dasarbesi dan
baja
Ol -Pertumbuhan PDB
industrilogam dasar
persen 14,17 (2023) 11,49 14,90 02 - Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
02 - Utilisasi industri
logam dasar
persen 83,14 (2023) 77 85 019 - Kementerian
Perindustrian
03 - Nilairealisasi
PMA/PMDN hilirisasi
industri logam dasar besi
dan baja
juta rupiah 9.600.00010.166.000 12.784.000 065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/ Badan
KoordinasiPenanaman
Modal
05.01.18.01
PRO-PKetersediaan Bahan Baku Industri Logam Dasar yang Berkualitas dan Kompetitif
05.01.18.02
PRO-P:Kepastian Pasokan da,l Harga Energi untuk Industri t gam Dasar
05.01.18.03
PRO-P: Peningkatan UtilisasiKapasitas Terpasa.ng Industri Besi-Baja
05.01.18.04
PRO-P:Pengembangan Industri Special Steel
05.01.18.05
PRO-P:Penerapan Dekarbonisasi Industri di Industri Logam Dasar
berkas 3, hlm. 300 OCRProyek Prioritas
Transformasi
KP: Penguatan
Industri
01 - Terwujudnya
daya saing industri
logam dasar
baja
Ol -
industri
Ekonomi
02 - Utilisasi industri
03 - Nilai
industri logam dasar besi
dan baja
juta rupiah 9.600.000
Investasi dan
Hilirisasi/ Badan
Koordinasi
PRO-P
PRO-P:
PRO-P: Peningkatan Utilisasi
PRO-P:
PRO-P:
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Basehne2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.01.18.06
PRO-P:Optimalisasi Penerapan Standardisasi di Industri Logam Dasar
05.01.19
KP: Penguatandan
Pengembangan Jasa
Industri
Ol -Terwujudnya
peningkatan
kemampuan jasa
industridalam nc8cf,i
untukmendukung
pertumbuhan sektor
industri pengol,ahan
O1 -Kontribusi jasa
industriterhadap PDB
nasional
persen 2,72 lmt6l3,12 3,35 02 - Transformasi
Ekonomi
019 -Kementerian
Perindustrian
05.01.19.01
PRO-P: Tata KelolaKebijakan Jasa Industri
05.01.19.02
PRO-P:Pendampingan Pelaku Jasa Industri
05.01.19.03
PRO-P: FasilitasiKemitraan Jasa Industri
05.02
PP:Pengembangan
Aglomerasi Industri di
KI/KEKPrioritas
sebagai Pusat
Pertumbuhan Baru
Ol -Terwujudnya
aglomerasi industri di
KI/KEKprioritas
sebagai pusat
pertumbuhan baru
Ol - Rasio PDRB industri
pengolahan di provinsi
KI/KEK prioritas
terhadap PDB industri
pengolahan
persen 47,92 2023 48,06 48,57 019 - Kementerian
Perindustrian
SK No122316 C
berkas 3, hlm. 301 OCRProgram Prioritas/
Koordinator/
05.01.18.06
PRO-P:
KP: Penguatan
Industri
Ol -
kemampuan jasa
industri
untuk
industri pengol,ahan
O1 -
industri
nasional
persen 2,72 lmt6l
Ekonomi
019 -
PRO-P: Tata Kelola
PRO-P:
PRO-P: Fasilitasi
PP:
KI/KEK
sebagai Pusat
Ol -
KI/KEK
pertumbuhan baru
Ol - Rasio PDRB industri
Perindustrian
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran IndikatorSatuan tuselireN24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.01
KPPembangunan
KEK Arun
Lhokseumawe
01 -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KEI( Arun
Lhokseumawe
Ol - Nilai PMA dan PMDN
di KEK Arun
LhokseumawE
triliun rupiah 2,65 02 - Transformasi
Ekonomi
035 -Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
0,55 o,80
05.02.01.01
PRO-P:Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.01.02
PRO-P:Perizinan I(EI( Arun Lhokseumawe
05.02.01.03
PRO-P:Peningkatan Investasi Kawasan
05.02.01.04
PRO-PPengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.01.05
PRo-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
05.02.02
KP:Pengembangan
KEK SeiMangkei
ol - Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KI/KEK Sci Mangkei
12,22 02 -Transformasi
Ekonomi
035 -Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
01 - Nilai PMA dan PMDN
di KEK Sei Mangkei
triliun rupiah 5,50 6,03
SK No 122317 C
berkas 3, hlm. 302 OCRProgram
Sasaran Indikator
Koordinator/
KP
KEK Arun
01 -
KEI( Arun
Ol - Nilai PMA dan PMDN
di KEK Arun
LhokseumawE
triliun rupiah 2,65 02 - Transformasi
035 -
Koordinator Bidang
Perekonomian
0,55 o,80
PRO-P:
05.02.01.02
PRO-P:
PRO-P:
05.02.01.04
PRO-P
PRo-P:
KP:
KEK Sei
ol - Terwujudnya
aglomerasi industri di
12,22 02 -
035 -
Koordinator Bidang
di KEK Sei Mangkei
triliun rupiah 5,50 6,03
SK No 122317 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 20.29
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.02.02
PRO-PPembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.02.03
PRO-P:Pengembangan Sarana Prasarana Pendukung (Energi, Perumahan, Pengolahan Persampahan/Limbah, Air Bersih)
05.02.02.06
PRO-P: PeningkatanInvestasi Kawasan
05.02.02.07
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.02.08
PRO-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
05.02.03
KPPengembangan
KEKGalang Batang
01 -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KI/KEK Galang
Batang
13,20 02 -Transformasi
Ekonomi
035 - Kementerian
KoordinatorBidang
Perekonomian
0l - Nilai PMA dan PMDN
di KEKGalang Batang
triliun rupiah2,40 13,80
05.02.03.01
PRO-RPerizinan KI/KEK Galang Batang
05.02.03.02
PRO-P: Penataan Ruang KI/KEK GalangBatang
SK No 122318 C
berkas 3, hlm. 303 OCRProgram Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
Koordinator/
PRO-P
05.02.02.03
PRO-P:
PRO-P: Peningkatan
PRO-P:
PRO-P:
KP
KEK
01 -
13,20 02 -
Koordinator
0l - Nilai PMA dan PMDN
di KEK
triliun rupiah
PRO-R
05.02.03.02
PRO-P: Penataan Ruang KI/KEK Galang
SK No 122318 C
Proyek Prioritas
AC.rda
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
05.02.03.07
PRO-P:
PRO-P:
05.02.05
KP
KEK Gresik
Ol -
KI/KEK JIIPE Gresik
25,22 02 -
035 -
01 - Nilai PMA &n PMDN
di KEK Gresik
triliun rupiah 21,70
05.02.05.ol
PRO-P Penataan Ruang KEK Gresik
PRO-R
PRO-P:
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.05.05
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.05.06
PRO-P: Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
05.02.06
KP:Pengembangan KI
Bintan Inti Industrial
Estate
01 -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KI Bintan Inti
Industrial Estate
01 - Nilai investasi
perusahaan industri dan
perusahaan kawasan
industri di KI Bintan Inti
Industrial Estate
triliun rupiah 1,65 1,73 4,99 02 -Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
05.02.06.02
PRO-P:Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.06.04
PRO-PPengembangan Sarana Prasarana Pendukung (Energi)
05.02.06.05
PRO-P:Peningkatan Investasi Kawasan
05.02.06.06
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.06.07
PRO-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
SK No 122320 C
berkas 3, hlm. 305 OCRTransformasi
05.02.05.05
PRO-P:
PRO-P: Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
KP:
Bintan Inti Industrial
Estate
01 -
KI Bintan Inti
Industrial Estate
triliun rupiah 1,65 1,73 4,99 02 -
Ekonomi
05.02.06.02
PRO-P:
PRO-P
05.02.06.05
PRO-P:
05.02.06.06
PRO-P:
05.02.06.07
PRO-P:
SK No 122320 C
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.07
KP:Pengembangan KI
Krakatau Industrial
Estate Cilegon
01 - Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KIKrakatau
Industrial Estate
Cilegon
01 - Nilai investasi
perusahaan industri dan
perusahaan kawasan
industri di KIKrakatau
Industrial Estate Cilegon
triliunrupiah 5,99 5,99 6,22 02 - Transformasi
Ekonomi
019 -Kementerian
Perindustrian
05.02.07.01
PRO-P: Penataan Ruang XIKrakatau Industrial Estate Cilegon
05.02.07.02
PRO-P:Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.07.03
PRO-P:Peningkatan Investasi Kawasan
05.02.07.04
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.07.05
PRO-P: PenyediaanPendidikan dan Pelatihan SDM
05.02.08
KPPengembangan
KITWilmar
Ol -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KITWilmar
01 - Nilai investasi
perusahaan industridan
perusahaankawasan
industri diKIT Wilmar
triliun rupiah 13,55 02 - TraNforEasi
Ekonomi
O 19 -Kementerian
Perindustrian
13,02 13,14
SK No122321 C
berkas 3, hlm. 306 OCRProgram
Kegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan
Koordinator/
05.02.07
KP:
Estate Cilegon
KI
Cilegon
01 - Nilai investasi
industri di KI
Industrial Estate Cilegon
triliun
019 -
PRO-P: Penataan Ruang XI
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P: Penyediaan
KP
KIT
Ol -
KIT
01 - Nilai investasi
perusahaan industri
perusahaan
industri di
triliun rupiah 13,55 02 - TraNforEasi
Ekonomi
O 19 -
SK No
Sasaran Indikator Satuan tusebe2o24 TarEd-2O2'
Koordinator/
PRO-P:
05.02.08.02
PRO-P:
05.02.08.03
PRO-P:
PRO-P:
05.02.09
KP:
KIT Batang
01 -
KIT
01 - Nilai
triliun rupiah 3,77 4,14 5,32 02 -
Perindustrian
PRO-P
PRO-P Pengembangan Sarana Prasarana
PRO-P:
PRO-P:
SK No 122322 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline E 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.09.05
PRO-P PenyediaanPendidikan dan Pelatihan SDM
05.02.10
KP:Pembangunan KI
Seafcr
Ol -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KISeafer
Ol - Nilai investasi
perusahaan industri dan
perusahaan kawasan
industri di KI Seafef,
triliun rupiah o,73 o,73 2,46 02 - TratrsforEasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
05.02.10.01
PRO-P:Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.10.02
PRO-PPengembangan Sarana Prasarana Energi
05.02.10.03
PRO-PPeningkatan Investasi Kawasan
05.02.10.04
PRO-PPengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.10.05
PRO-PPenyediaan Pendidikan dan ttldihdl SDM
os.02.10.06
PRO-PPerizinan K Scafcf,
SK No122323 C
berkas 3, hlm. 308 OCRProyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
Pengampu
05.02.09.05
PRO-P Penyediaan
KP:
Seafcr
Ol -
KI
Ol - Nilai investasi
triliun rupiah o,73 o,73 2,46 02 - TratrsforEasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
PRO-P:
PRO-P
PRO-P
PRO-P
PRO-P
os.02.10.06
PRO-P
SK No
Sasaran
Koordinator/
KP:
is€ntra @,geongan
KI
Ol - Nilai
Perusahaan
industri di KI
triliun rupiah 1,18 I,37 1,97 02 -
019 -
05.02.I l.ol
PRO-P: Perizinan KJ
o5.o2.l l.o2
PRO-P:
PRO-P
05.02. r r.o4
PRO-P:
05.02. r r.o5
PRO-R
PRO-P Penyediaan
SK No
Priorita.s Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan EBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.12
KP:Pembangunan KI
Ngawi
01 -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KINgawi
01 - Nilaiinvestasi
perusahaan industri dan
Perusahaan kawasan
industri di KI Ngawi
triliun rupiah - (tahap
persiapan)
- (tahap
persiapan)
0,03 02 - Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Pcrindu strian
05.02.12.01
PRO-P: Perizinan KI Ngawi
05.02.12.02
PRO-P: Penataan Ruang KI Ngawi
05.02.12.04
PRO-P:Pembangunan/Pengembangan Ir Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.12.05
PRO-P: R(rScrlbalrganSarana Prasarana Pendukung (Energi dan Air Bersih)
05.02.12.07
PRO-P:Peningkatan Investasi Kawasan
05.02.12.08
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.12.09
PRO-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
SK No122325 C
berkas 3, hlm. 310 OCRProgram Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan E
Koordinator/
KP:
01 -
peningkatan
aglomerasi industri di
KI
01 - Nilai
industri di KI Ngawi
triliun rupiah - (tahap
- (tahap
Ekonomi
Pcrindu strian
PRO-P: Perizinan KI Ngawi
PRO-P: Penataan Ruang KI Ngawi
PRO-P:
05.02.12.05
PRO-P: R(rScrlbalrgan
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Bdsehienz4 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.13
KF Pengembangan KI
KBS (Ketapang
Bangun Sarana)
01 - Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KI KBS(Ketapang
Bangun Sarana)
Ol - Nilai investasi
perusahaan indu stri den
perusahaan kawasan
industri di KI KBs
(Ketapang Bangun
Sarana)
triliun rupiah 2,222,31 2,59 02 - Transformasi
Ekonomi
019 -Kementerian
Perindustrian
05.02. t3.01
PRO-P:Penataan Ruang dan Fasilitasi Perizinan untuk Perluasan Kawasan
05.02.13.02
PRO-P:Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.13.03
PRO-P:Pengembangan Sarana Prasarana Pendukung (Perumahan, Kesehatan, Air Bersih, Pengolahan Persampahan/Limbah)
05.02.13.07
PRO-P:Peningkatan Investasi Kawasan
05.02.13.08
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.13.09
PRO-PPenyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
SK No122326 C
berkas 3, hlm. 311 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Sasaran
KF Pengembangan KI
KBS (Ketapang
01 - Terwujudnya
aglomerasi industri di
KI KBS
Bangun Sarana)
Ol - Nilai investasi
industri di KI KBs
Sarana)
triliun rupiah 2,22
Ekonomi
019 -
05.02. t3.01
PRO-P:
05.02.13.02
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
05.02.13.09
PRO-P
SK No
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
05.02.14
KP:
Park Indonesia (KIPI)
0f -
aglomerasi
NJ Kalimantan
Ol - Nilai investasi
industri di KI
Industrial Park
triliun rupiah 2,24 4,30 10,91 02 -
Ekonomi
PRO-P:
05.02.14.03
PRO-P:
PRO-P: Peningkatan Investasi
PRO-P:
PRO-P:
05.02. rs
KP:
Indonesia
Ol -
I(I
Industry Pa*
industri di KJ Indonesia
Pomalaa Industry Park
triliun
019 -
Perindustrian
SK No 122327 C
Kegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
Koordinator/
Pengampu
o5.02. t5.ol
PRO-P: Fcfizinan KI
05.02.15.02
PRO-P:
PRO-P: R
PRO-P:
05.02.15.oa
PRO-P: Peningkatan Investasi
PRO-P
PRO-P Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
KP:
Konawe
Ol -
NJ
Ol - Nilai investasi
triliun rupiah 305,94 305,96 306,87 02 -
Ekonomi
Perindustrian
PRO-R
SK No 122327 C
Program
Kegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan &selirc2o24 Target 2025
Koordinator/
05.02.16.03
PRO-P:
05.02.16.04
PRO-P:
PRO-P: Peningkatan Investasi Kawasan
05.02.16.08
PRO-P:
PRO-P. Penyediaan Pendidikan dan Pelatih.ur SDM
KP
Stardust
Ol -
aglomerasi industri di
KI Stardust
01 - Nilai
industri di KI Stardust
triliun rupiah o,33 O,r+8 O,98 02 - TransforDasi
Ekonomi
019 -
05.02.17.01
PRO-P:
05.02.17.03
PRO-P:
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
ProJrcL Prioritas
Sasaran IndikatorSatuan tuselifte2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.17.09
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.17.10
PRO-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
05.02.18
NP:Pembangunan KI
Indonesia Huabao
Industrial Pa* (IHIP)
01 -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KIIndonesia Huabao
Industrial Park (IHIP)
Ol - Nilai investasi
perusahaanindustri dan
perusahaan kawasan
industri di Kl Indonesia
Huabao Industrial Park
gHIB
triliun rupiah 6,99 9,16 16,15 02 -Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
05.02.18.01
PRO-PPembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.18.03
PRO-P:Pengembangan Sarana Prasarana Penunjang (Perumahan, Kesehatan, Air Bersih, Pengolahan Persampahan/Limbah)
05.02.18.06
PRO-PPeningkatan Investasi Kawasan
05.02.18.07
PRO-PPengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.18.08
PRO-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
SK No122329 C
berkas 3, hlm. 315 OCRKegiatan
ProJrcL Prioritas
Sasaran Indikator
Koordinator/
PRO-P:
05.02.17.10
PRO-P:
NP:
Indonesia Huabao
01 -
peningkatan
aglomerasi industri di
KI
Ol - Nilai investasi
perusahaan
industri di Kl Indonesia
Huabao Industrial Park
gHIB
triliun rupiah 6,99 9,16 16,15 02 -
Ekonomi
PRO-P
05.02.18.03
PRO-P:
PRO-P
05.02.18.07
PRO-P
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Pro)'ek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bq,seline2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.19
KP:Pengembangan KI
Morowali
Ol -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KI Morowali
01 - Nilai investasi
perusahaanindustri dan
perusahaan kawasan
industri di KJ Morowali
triliun rupiah 466,71 467,46 469,89 02 - Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
05.02.19.01
PRO-P.Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.19.03
PRO-PPengembangan Sarana Prasarana Pendukung (Perumahan, Kesehatan, Air Bersih, dan Pengolahan Persampahan/Limbah)
05.02.19.07
PRO-P: PeningkatanInvestasi Kawasan
05.02.19.08
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.19.09
PRO-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
05.02.20
triPPembangunan Kl
Sumbawa B6at
Ol -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KISumbawa Barat
0t - Nilai investasi
perusahaan industri dsn
perusahaankawasan
industri di KI Sumbawa
Barat
triliun rupiah - (tahap
persiapan)
- (tahap
persiapan)
0,23 02 - Transformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
SK No 122330 C
berkas 3, hlm. 316 OCRProgram Prioritas/
Pro)'ek Prioritas
Agenda
Koordinator/
Pengampu
05.02.19
KP:
Morowali
Ol -
KI Morowali
01 - Nilai investasi
perusahaan
industri di KJ Morowali
triliun rupiah 466,71 467,46 469,89 02 - Transformasi
Ekonomi
Perindustrian
05.02.19.01
PRO-P.
PRO-P
05.02.19.07
PRO-P: Peningkatan
05.02.19.08
PRO-P:
PRO-P:
05.02.20
triP
Sumbawa B6at
Ol -
aglomerasi industri di
KI
0t - Nilai investasi
perusahaan
Barat
triliun rupiah - (tahap
- (tahap
0,23 02 - Transformasi
SK No 122330 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselir@2o24 Target 2025Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.20.02
PRO-P: Perizinan KISumbawa Barat
05.02.20.03
PRO-P:Penataan Ruang KI Sumbawa Barat
05.02.20.os
PRO-P:Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.20.06
PRO-PPengembangan Sarana Prasarana Pendukung (Perumahan, Kesehatan, Air Bersih, Pengolahan Persampahan/Limbah)
05.02.20.10
PRO-P: Peningkatan Investasi Kawasan
05.02.20.t I
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.20.12
PRO-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
05.02.21
KPiPengembangan KI
Pulau Obi
Ol - Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KI Pulau Obi
01 - Nilai Investasi
perusahaan industri dan
perusahaan kawasan
industri di KI Pulau Obi
triliun rupiah0,01 2,53 10,62 02 - Transformasi
Ekonomi
019 -Kementerian
Perindustrian
05.02.21.03
PRO-P:Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
berkas 3, hlm. 317 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan tuselir@2o24 Target 2025
Agenda
Transformasi
PRO-P: Perizinan KI
PRO-P:
05.02.20.os
PRO-P:
PRO-P
05.02.20.10
PRO-P: Peningkatan Investasi Kawasan
05.02.20.t I
PRO-P:
PRO-P:
KPi
Pulau Obi
Ol - Terwujudnya
KI Pulau Obi
perusahaan industri dan
perusahaan kawasan
industri di KI Pulau Obi
triliun rupiah
Ekonomi
019 -
05.02.21.03
PRO-P:
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Priorit s/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan E Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.21.04
PRO-P:Pengembangan Sarana Prasarana Pe-ndukung (Perumahan, Kesehatan, Air Bersih, den Pengolahan Persampahan/limbah)
05.02.21.08
PRO-PiPeningkatan Investasi Kawasan
05.02.21.09
PRO-P: PengembanganKemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.21.10
PRO-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
05.02.22
KP:Pengembangan KI
Weda Bay
Ol -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
KI WedaBay
01 - Nil,aiinvestasi
perusahaan industri dsn
perusahaankawasan
industri di Kl Weda Bay
triliun rupiah 346,33 349,49 359,67 02 - Tra[sformasi
Ekonomi
019 - Kementerian
Perindustrian
05.02.22.02
PRO-EPembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan dan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.22.03
PRO-PPengembangan Sarana Prasarana Pendukung (Perumahan, Kesehatan, Air Bersih, dan Pengolahan Persampahan/Limbah)
05.02.22.07
PRO-PPeningkatan Investasi Kawasan
05.02.22.08
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
SK No122332 C
berkas 3, hlm. 318 OCRKegiatan Priorit s/
Koordinator/
05.02.21.04
PRO-P:
05.02.21.08
PRO-Pi
PRO-P: Pengembangan
05.02.21.10
PRO-P:
KP:
Weda Bay
Ol -
KI Weda
01 - Nil,ai
perusahaan
industri di Kl Weda Bay
triliun rupiah 346,33 349,49 359,67 02 - Tra[sformasi
Ekonomi
PRO-E
PRO-P
PRO-P
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 T8gct2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pcngampu
05.02.22.09
PRO-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
05.02.23
KP:Pembangunan KI
Buli
Ol -Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
I(I Buli
01 - Nilaiinvestasi
perusahaan industri daD
perusahaan kawasan
industri di KI Buli
triliun rupiah 0,010,21 0,83 02 - Transformasi
Ekonomi
019 -Kementerian
Perindustrian
05.02.23.01
PRO-P:Pengembangan Konektivitas Simpul Transportasi
05.02.23.02
PRO-P.Pembangunan/Pengembangan Infr astruktrr Jalan/Jembatan
05.02.23.03
PRO-P: Pengembangan SaranaPrasarana Penunjang (Perumahan, Kesehatan, Air Bersih, dan Pengolahan Persampahan/Limbah)
05.02.23.07
PRO-PiPeningkatan Investasi Kawasan
05.02.23.08
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.23.09
PRO-P:Penyediaan Pendidikan dan Pelatihan SDM
SK No122333 C
berkas 3, hlm. 319 OCRKegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Transformasi
Pcngampu
PRO-P:
05.02.23
KP:
Buli
Ol -
I(I Buli
01 - Nilai
perusahaan industri daD
triliun rupiah 0,01
019 -
PRO-P:
PRO-P.
05.02.23.03
PRO-P: Pengembangan Sarana
PRO-Pi
05.02.23.08
PRO-P:
05.02.23.09
PRO-P:
SK No
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Koordinator/
KP:
01 -
XI
01 - Nilai
perusahaan industri dan
Perusahaan kawasan
industri di KI
triliun rupiah - (tahap
- (tahap
Ekonomi
PRO-P
PRO-P: Perataan Ruang KI
PRO-P: PE
PRO-P:
PRO-R
PRO-E Pengembangan
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.02.24.12
PRO-P: PenyediaanPendidikan dan Pelatih.ur SDM
05.02.25
KP:Pembangunan KI
Takalar
Ol - Terwujudnya
peningkatan
aglomerasi industri di
I{I Takalar
Ol - Nilai investasi
pcf,perusahaan industri dan
perusahaan kawasan
industri di KI Takalar
02 -Transformasi
Ekonomi
019 -Kementerian
Perindustrian
triliun rupiah - (tahap
persiapan)
- (tahap
persiapan)
0,41
05.02.25.01
PRO-P:Pembangunan/Pengembangan Infrastruktur Jalan/Jembatan
05.02.25.02
PRO-P: Pengembangan Sarana PrasaranaPendukung (Perumahan, Kesehatan, Air Bersih dan Pengolahan Persampahan/Limbah)
05.02.25.03
PRO-P:Peningkatan Investasi Kawasan
05.02.25.04
PRO-P:Pengembangan Kemitraan Usaha dan Rantai Pasok
05.02.25.05
PRO-P: PenyediaanPendidikan dan Pelatihan SDM
SK No122335 C
berkas 3, hlm. 321 OCRKegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran
Koordinator/
PRO-P: Penyediaan
KP:
Ol - Terwujudnya
aglomerasi industri di
I{I Takalar
Ol - Nilai investasi
pcf,
industri di KI Takalar
02 -
019 -
Perindustrian
triliun rupiah - (tahap
- (tahap
PRO-P:
PRO-P: Pengembangan Sarana Prasarana
05.02.25.03
PRO-P:
PRO-P:
05.02.25.05
PRO-P: Penyediaan
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
SaSaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.03
PPOptimalisasi
Backbone Integrasi
Ekonomi dan
PerkuatanSistem
Logistik Nasional
01 -Menguatnya
kinerja layanan
konektivitas back one
dansistem logistik
nasional untuk
mendukung integrasi
ekonomi domestik
dan global
Ol -Biaya transportasi
logistikterhadap PDB
persen 4,79 (20221 4,27 7,*035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
02 - Rata-ratawaktu
perputaran dipelabuhan
hari 1,8 t,7 1,2 035 -Kementerian
Koordinator Bidang
FErekqroEiryr
05.03.01
KP: Penguatan
Infrastruktur
Konektivitas, Layanan
Backbone, dan Sarana
Penunjang Logistik
Ol - Menguatnya
infrastruktur
konektivitas, layanan
backbone, dan sarana
penunjang logistik
01 - Biaya transportasi
logistik pada angkutan
daratselain angkutan rel
terhadap PDB
persen 2,6 2,50 2,29 022 - Kementerian
Perhubungan
02 -Biaya transportasi
logistik pada angkutan
laut terhadap PDB
persen 1,02 0,96 0,87 022 - Kementerian
Perhubungan
03 - Biaya transportasi
logistik pada angkutan
udara terhadap PDB
persen o,89 0,84 o,77 022 - Kementerian
Perhubungan
04 - Biayatransportasi
logistik pada angkutan
rel terhadap PDB
SK No 122336 C
persen 0,04 0,03 o,03 022 - Kementerian
Perhubungan
berkas 3, hlm. 322 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek
SaSaran Indikator Satuan
Transformasi
Koordinator/
05.03
PP
Perkuatan
01 -
kinerja layanan
dan
nasional untuk
dan global
Ol -
logistik
persen 4,79 (20221 4,27 7,*
02 - Rata-rata
perputaran di
hari 1,8 t,7 1,2 035 -
FErekqroEiryr
KP: Penguatan
Infrastruktur
Ol - Menguatnya
infrastruktur
darat
02 -
laut terhadap PDB
Perhubungan
03 - Biaya transportasi
udara terhadap PDB
Perhubungan
04 - Biaya
rel terhadap PDB
SK No 122336 C
Perhubungan
EIIITFIIII,N
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
OS - Biaya transportasi
logistik pada angkutan
sungaidanau dan
penyeberangan terhadap
PDB
persen 0,10 0,09 0,08 022 - Kementerian
Perhubungan
06 -Jumlah pelabuhan
utama yangmemenuhi
standar
lokasi
(kumulatif)
7 612 022 - Kementerian
Perhubungan
07 -Kinerja bongkar
muat pada pelabuhan
utamapetikemas
box/ship/jam 2L 2023) 31 50 022 - Kementerian
Perhubungan
08 - Jumlah bandara
primer/utama yang
ditingkatkan
kapasitasnya
lokasi
(kumulatif)
3 (2023) 5 9 022 - Kementerian
Perhubungan
09 -Volume angkutan
barang transportasi
udara pada bandara
primer/utama
juta ton r.391 1.419 1.536 022 -Kementerian
Perhubungan
SK No 122337 C
berkas 3, hlm. 323 OCRPrioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan
Sasaran Indikator Satuan
Koordinator/
OS - Biaya transportasi
logistik pada angkutan
sungai
PDB
06 -
utama yang
lokasi
7 6
07 -
utama
Perhubungan
08 - Jumlah bandara
ditingkatkan
kapasitasnya
lokasi
3 (2023) 5 9 022 - Kementerian
09 -
barang transportasi
udara pada bandara
primer/utama
juta ton r.391 1.419 1.536 022 -
Perhubungan
SK No 122337 C
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan EaBeUiE2O24 Target 2025
Transformasi
PRO-P: Standarisasi
PRO-P:
PRO-P: Penyediaan Layanan
PRO-P: Tata Kelola Peningkatan Kualitas
PRO-P:
KE
Integrasi dan
Digitalisasi
01 -
integrasi pada
dan
digitalisasi pada
layanan logistik
01 -
(Are[
had 2,45 2,90-2,45 2,6-2,60
05.03.02.01
PRO-P:
SK No
Program Prioritas/
I&giatan
Transformasi
Koordinator/
PRO-P:
KP.
Saing Sumber
Manusia dan
Penyedia Jasa
Ol -
daya saing
daya
dalam negeri
Ol - Indeks
SDM
110,ro 45,5 87,5 022 -
Perhubungan
02 -
pos logistik
Komunikasi dan Digital
PRO-P:
PRO-P Peningkatan Produktivitas d r Daya Saing
05.04
PPi
Integrasi Ekq!@i
realisasi
modal asing dan
dan global
Ol - Nilai pMA dan PMDN triliun rupiah
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.04.ol
KP:Peningkatan
Investasi Swasta
Prioritas sebagai
Pendorong
Transformasi
Ekonomi
Ol -Meningkatnya
investasi swasta
prioritas sebagai
pendorong
transformasi ekonomi
01 - Nilai PMA/PMDN
sektor sekunder
triliun rupiah 596,3 (2023) 855,9 1.718,3 065 -Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
02 - P€f,scf,rtaoerealisasi
penanaman modal da.lan
negeri (PMDN) termasuk
usahamikro, kecil, dan
menengah (UMKM)
(persen total
nil,ai
PMA/PMDN)
47,6 (20.231 44,3 49,7 065 -Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/ Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
03 - Nilai PMA/PMDN
kawasan pusat
pertumbuhan
triliun rupiah 253,4 (2023) 307,1 507,2 065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/Badan
KoordinasiPenanaman
Modal
04 - Nilai realisasi
penanaman modal di
bidang hilirisasi
triliun rupiah 375,4 (2023) 521,4 901,6 065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi/Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
05.04.01.01
PRO-P:Percepatan Transformasi Digital pada Layanan Pendampingan Perizinan Berusaha di Sektor Industri dan Non Industri
SK No 122340 C
berkas 3, hlm. 326 OCRTransformasi
05.04.ol
KP:
Ol -
01 - Nilai PMA/PMDN
triliun rupiah 596,3 (2023) 855,9 1.718,3 065 -
Investasi dan
Modal
02 - P€f,scf,rtaoe
usaha
nil,ai
PMA/PMDN)
47,6 (20.231 44,3 49,7 065 -
Investasi dan
Hilirisasi/ Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
03 - Nilai PMA/PMDN
Investasi dan
Koordinasi
Modal
04 - Nilai realisasi
penanaman modal di
bidang hilirisasi
Koordinasi Penanaman
Modal
05.04.01.01
PRO-P:
SK No 122340 C
Program Prioritas/
Agenda
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
05.04.01.05
PRO-P: Peningkatan Kemitraan Usaha Nasional
05.04.01.06
PRO-P: Penguatan Transformasi Digital mela.lui
05.04.01.07
PRO-P: Peningkatan
05.04.02
KP: Peningkatan
dan
Partisipasi
Rantai
01 -
dan
partisipasi dalam
rantai nilai global
Ol - Nilai PMA
triliun rupiah 115,4
Investasi
Hilirisasi/Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
065 -
Investasi dan
Hilirisasi/Badan
Modal
SK No 149501G
02 - Nilai PMDN
60,4 1,4
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kselinc2o24 Target 2025Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
05.04.02.01
PRO-PPercepatan Layanan Pendampingan Perizinan Berusaha untuk Investasi Luar Negeri (FDI/PMA) Strategis
05.04.02.02
PRO-P:Peningkatan Fasilitasi Outward Investment, dan Penguatan Kerjasama Penanaman Modal untuk Pengembangan Rantai Nilai Global
05.04.02.03
PRO-PPenguatan Promosi Penanaman Modal untuk Mendorong Hilirisasi dan Industrialisasi di Pusat-Pusat Pertumbuhan
05.04.03
KP: Peningkatan
Investasi dalam
Infrastruktur
Konektivitas dan
Logistik
Ol -Meningkatnya
investasi da.laE
infrastruktur
konektivitas dan
logistik
01 - Kontribusi realisasi
investasi luar Jawa
persen 51,s (2023) 52,1 53,2 065 - Kementerian
Investasi dan
Hilirisasi /Badan
Koordinasi Penanaman
Modal
05.04.03.01
PRO-PPercepatan Strategi dan Rencana Proyek Penanaman Modal dalam Rangka Penciptaan Pusat-Pusat Pertumbuhan
05.04.03.02
PRO-P: FcnhSkatarPromosi Kegiatan di Kawasan Nasional IKN pada Forum Bisnis dan Investasi Internasional
SK No 122342C
berkas 3, hlm. 328 OCRProgram Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan kselinc2o24 Target 2025
Koordinator /
PRO-P
PRO-P:
PRO-P
05.04.03
KP: Peningkatan
Infrastruktur
Ol -
investasi da.laE
investasi luar Jawa
Investasi dan
Hilirisasi /Badan
Modal
PRO-P
PRO-P: FcnhSkatar
SK No 122342C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran IndikatorSatuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.05
PP:Peningkatan
Perdagangan
Domestik,
Antarwilayah, dan
Eksporserta
Peningkatan
Partisipasi dalam
Rantai Nilai Global
Ol - Meningkatnya
perdagangan
domestik,
antarwilayah, dan
ekspor barang dan
jasa bernilai tambah
tinggi dipasar global
melalui ekspansi
ekspor serta
penguatan partisipasi
Indonesia dalam
rantai nil,ai global
Ol -Kontribusi ekspor
barang Indonesia
terhadap total ekspor
barang dunia
persen1,11 (2023) 1,12 1,43 090 - Kementerian
Perdagangan
02 - Nilaiekspor jasa
Indonesia
miliar USD 23,10 (20221 29,93 42,24 090 - Kementerian
Perdagangan
03 - Pangsapasar nilai
ekspor Indonesiayang
bergabung dalam rantai
nilai global
persen o,ar (2022) 0,99 I,N 090 - Kement rian
Perdagangan
04 - Nilai total pembelian
perdagangan antar
wilayah
triliun rupiah 1.62212022) 1.803 3.013 090 - Kementerian
Perdagangan
05.05.01
I{P:Peningkatan
Keterkaitan Ekonomi
dan Rantai Nilai
Domestik,
Antardaerah, dan
dengan Globall
01 - Meningkatnya
nilaipembelian
perdagangan antar
wilayah per pulau
Ol - Nilai pembelian
perdagangan
antarwilayah di Pulau
Sumatera
triliun rupiah205 (X22) 217 267 090 - Kementerian
Perdagangan
02 - Nilaipembelian
perdagangan
antarwilayah di Pulau
Jawa
SK No122343 C
triliun rupiah 1.059 (202211.158 2.074 090 - Kementerian
Perdagangan
berkas 3, hlm. 329 OCRProgram Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator
Koordinator/
05.05
PP:
Domestik,
Ekspor
Partisipasi dalam
Rantai Nilai Global
Ol - Meningkatnya
domestik,
ekspor barang dan
tinggi di
rantai nil,ai global
Ol -
barang Indonesia
barang dunia
persen
02 - Nilai
Perdagangan
03 - Pangsa
ekspor Indonesia
nilai global
04 - Nilai total pembelian
wilayah
I{P:
dan Rantai Nilai
Domestik,
nilai
wilayah per pulau
Ol - Nilai pembelian
antarwilayah di Pulau
Sumatera
triliun rupiah
Perdagangan
02 - Nilai
antarwilayah di Pulau
Jawa
SK No
triliun rupiah 1.059 (20221
Perdagangan
Program
Proyek Prioritas
SaSaran Indikator Satuan
Agenda
Transformasi
Koordinator/
03 - Nilai
Bali-Nustra
triliun rupiah
Perdagangan
04 - Nilai
antarwilayah di Pulau
triliun rupiah
OS - Nilai
06 - Nilai
antarwilayah di
triliun rupiah 3r
Perdagangan
02 -
kontribusi
dan
PDRB Provinsi pcr
pulau
Ol - Kontribusi
€c€ran terhadap
Pulau
persen
02 -
Pulau Jawa
SK No
persen 12,44
Sasaran Indikator Satuan
Koordinator/
Pengampu
03 - Kontribusi
Pulau
persen 9,23 ln22l lo,06 11,16
Perdagangan
10,65
11,98 13,61
Perdagangan
r 1,95 13,75 090 -
1.352.500
Perdagangan
04 - Kontribusi
eceran
Pulau
05 -
perdagangan besar dan
eceran terhadap PDRB di
06 -
Pul,au Papua-Maluku
03 - Meningkatnya
nilai ekspor barang
per pulau
01 - Nilai ekspor barang
di Pul,au
miliar rupiah 1.159.400
SK No
02 - Nilai ekspor
di Pulau Jawa
1.953.800 3.014.500
Perdagangan
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran IndikatorSatuan Bc.seli,t'en24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Nilaiekspor barang
diPulau Bali-Nusra
miliar rupiah 51.700 (2022t- 76.200 124.700 090 - Kementerian
Perdagangan
04 - Nilaiekspor barang
di RrleuKalimantan n
miliar rupiah 961.ffi (2022) 1.127.400 1.974.300 090 - Kementerian
Perdagangan
05 - Nilaiekspor barang
di Pul,auSulawesi
miliar rupiah 429.700 12022) 551.400 870.900 090 - Kementerian
Perdagangan
06 - Nilai ekspor barang
di PulauPapua-Maluku
miliar rupiah257.700 (2022) 321.200 542.000 090 - Kementerian
Perdagangan
o,30 o,22090 - Kementerian
Perdagangan
0,05 0,04 090 - Kementerian
Perdagangan
o,27 o,17090 - Kementerian
Perdagangan
0,45 o,32 (XX) -Kementerian
Perdagangan
04 -Meningkatnya
diversifikasi ekspor
per pulau
Ol - Indeks diversifikasi
ekspor di Pulau Sumatera
0,42 (20221
02 - Indeks diversifikasi
ekspor di Pulau Jawa
q@ (2022l-
03 - Indeksdiversifikasi
ekspor di Pulau Bali-
Nusra
o,37(2022)
04 -Indeks diversifikasi
ekspor di Pulau
Kalimantan
0,60 ln22l
SK No122346 C
05 - Indeks diversifikasi
ekspor di Pulau Sul,awesi
o,$ln22l 0,390,28 090 - K.racnt€f,isn
Perdagangan
berkas 3, hlm. 332 OCRProgram
Sasaran Indikator
Koordinator/
Pengampu
03 - Nilai
di
Perdagangan
04 - Nilai
di Rrleu
05 - Nilai
di Pul,au
Perdagangan
06 - Nilai ekspor barang
di Pulau
miliar rupiah
o,30 o,22
Perdagangan
o,27 o,17
0,45 o,32 (XX) -
04 -
per pulau
Ol - Indeks diversifikasi
02 - Indeks diversifikasi
ekspor di Pulau Jawa
q@ (2022l-
03 - Indeks
ekspor di Pulau Bali-
o,37
04 -
ekspor di Pulau
Kalimantan
0,60 ln22l
SK No
05 - Indeks diversifikasi
o,$ln22l 0,39
Perdagangan
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06 -Indeks diversifikasi
ekspor di Pulau Papua-
Maluku
o,74 lx22l 0,60 0,50090 - Kementerian
Perdagangan
unit
(kumulatif
330.700 (2022) 482.800 799.700 090 - Kementerian
Perdagangan
2.288.300
(2022)
3.340.800 5.533.100 090 -Kementerian
Perdagangan
183.000 303.loo 090 - Kementerian
Perdagangan
192.700 319.3fi) 090 - Kementerian
Perdagangan
160. too 265.300090 - Kementerian
Perdagangan
06 - Jumlah usaha e.
commerce di Pulau
Papua-Maluku
05 -Meningkatnya
jumlah usaha
"- @rroflef@ w Pula:rl
0l -Jumlah usaha e-
cgnrrr€rEe diPulau
Sumatera
02 -Jumlah usaha e-
commerce di Pulau Jawa
unit
(kumulatif
03 -Jumlah usaha e-
commerce di Pulau Bali-
Nus[a
unit
(kumulatif
125.300 (20221
(N -Jumlah usaha e-
commerce" di Pulau
Kalimantan
unit
(kumulatif
132.000 2022
05 -Jumlah usaha e-
oornner@ diPulau
Sulawesi
unit
(kumulatif
109.700 (2022)
SK No 122347 C
unit
(kumulatif
10.100 (2022) 14.700 24.4@ 090 - Kementerian
Perdagangan
berkas 3, hlm. 333 OCRProyek Prioritas
Agenda
Koordinator/
Pengampu
06 -
Maluku
o,74 lx22l 0,60 0,50
unit
2.288.300
3.340.800 5.533.100 090 -
Perdagangan
Perdagangan
160. too 265.300
06 - Jumlah usaha e.
Papua-Maluku
05 -
"- @rroflef@ w Pula:rl
0l -
cgnrrr€rEe di
02 -
unit
03 -
Nus[a
unit
(N -
unit
05 -
oornner@ di
Sulawesi
unit
SK No 122347 C
unit
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek. Prioritas
Sasaran Indikator Satuan E aselinem24 T8trget2025Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06 -Terciptanya
stabilisasi harga
komoditas pangan
pokok antarwaktu
danantarwilayah
01 -Koefisien variasi
(coefficient of r,.ri,,tionl
harga pangan kumulatif
komoditas pangan pokok
antarwaktu dan
antarwilayah
persen - (indikator
baru)
20-25 10-15 125 - Badan Pangan
Nasional
05.05.01.001
PRO-P: IntegrasiInformasi Keunggul,an Daerah serta Data Permintaan dan Penawaran setiap Daerah
05.05.01.002
PRO-P:Promosi Antardaerah untuk Mendorong Perdagangan Domestik dan Antardaerah
05.05.01.003
PRO-P:Kerjasama Antardaerah untuk Mendorong Perdagangan Domestik dan Antardaerah
05.05.01.004
PRO-P:Peningkatan Kualitas SDM Daerah untuk Mendorong Ekspor
05.05.01.005
PRO-P: StabilisasiHarga Bahan Pangan dengan Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi Antardaerah
05.05.01.006
PRO-P: Pelatihan Ekspor dan AdaptasiBisnis E-Commerce bagi Pelaku UMKM di Daerah
05.05.01.007
PRO-P: Pendampingan Pelaku Usaha di Daerah untukmendorong P.f,dagangan Domestik, Antar Daerah dan Ekspor
SK No122348 C
berkas 3, hlm. 334 OCRSasaran Indikator Satuan E aselinem24 T8trget2025
Agenda
Transformasi
06 -
komoditas pangan
pokok antarwaktu
dan
01 -
komoditas pangan pokok
antarwilayah
baru)
20-25 10-15 125 - Badan Pangan
Nasional
PRO-P: Integrasi
05.05.01.002
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
05.05.01.005
PRO-P: Stabilisasi
PRO-P: Pelatihan Ekspor dan Adaptasi
PRO-P: Pendampingan Pelaku Usaha di Daerah untuk
SK No
Kegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
05.05.01.008
PRO-P:
05.05.01.009
PRO-P: Kebijakan Perdagangan untuk
KP: Peningkatan
Ekspor Muk
Ol -
di
produk
Indonesia terhadap
ekspor produk Indonesia
p€fll€n 22,67
02 - Kontribusi
Pasar ekspor Produk
berteknologi
dan tinggi
pcf,s€f,i
03 - Nilai
barang berkategori hijau
miliar USD
04 -
berteknologi tinggi
persen 7,9 8,6 11,4
Perindustrian
PRO-P:
SK No 122349 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusditv2o24 Target 2025Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.05.02.002
PRO-P:Promosi Ekspor Produk Teknologi Menengah Tinggi
05.05.02.003
PRO-P: Fasilitasi Sertifikasi Produk danPerlindungan HKI untuk Mendorong Ekspor Barang dan Jasa
05.05.02.004
PRO-P:Pendampingan Dalam Rangka Mendorong Perdagangan Hijau yang Berkelanjutan
05.05.02.005
PRO-P: Optimalisasi MarketIntelligence untuk Produk Ekspor Barang dan Jasa
05.05.02.006
PRO-P:Pengamanan Pasar Ekspor
05.05.03
KPPeningkatan
Ekspor Produk
IndustriPenyerap
Tenaga Kerja Tinggi
Of -Meningkatnya
pangsa ekspor produk
penyerap tenagakerja
tinggi
Ol - Kontribusi pangsa
pasar ekspor produk
penyerap tenaga kerja
tinggi terhadapdunia
PCrllcn1,35 (2022) 1,43 1,63 090 - Kementerian
Perdagangan
02 - Jur ah pelaku
usahayang melakukan
ekspor
pelaku usaha
(kumulatif
20.533(2022) 22.39 25.000 090 - Kementerian
Perdagangan
03 -Persentase usaha e-
@mi@t@yang
melakukan ekspor
SK No122350 C
persen o,as ln22l l,06 1,41 090 - Kementerian
Perdagangan
berkas 3, hlm. 336 OCRProgram Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusditv2o24 Target 2025
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.05.02.002
PRO-P:
PRO-P: Fasilitasi Sertifikasi Produk dan
PRO-P:
05.05.02.005
PRO-P: Optimalisasi Market
05.05.02.006
PRO-P:
KP
Industri
Tenaga Kerja Tinggi
Of -
penyerap tenaga
tinggi
Ol - Kontribusi pangsa
pasar ekspor produk
tinggi terhadap
PCrllcn
Perdagangan
02 - Jur ah pelaku
usaha
ekspor
pelaku usaha
20.533
Perdagangan
03 -
@mi@t@
melakukan ekspor
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Ic.giatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaSaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target nX) Agenda
Transformasi
(Koordinator/
Pengampu
05.05.03.001
PRO-P.Peningkatan Kapasitas Eksportir
05.05.03.002
PRO-P:Promosi Ekspor Produk UMKM dan Produk Penyerap Tenaga Kerja Tinggi
05.05.03.003
PRO-P: PeningkatanProduktivitas Tenaga Kerja dan Sistem Pengupahan Produk TPT (Tekstil dan Produk Tekstil)
05.05.03.004
PRO-P: IntegrasiInformasi dan Mekanisme Ekspor
05.05.03.005
PRO-P: BusinessMatching Untuk Mendorong Kemitraan Dalam Rantai Nilai Global
05.05.03.006
PRO-P: FasilitasiPembiayaan dan Asuransi Perdagangan Internasional
05.05.04
KP:Peningkatan
Ekspor Produk
Pertanian, Perikanan,
dan IndustriBerbasis
SDA
Ol -Meningkatnya
pangsaekspor produk
pertanian, pqikanan
dan industriberbasis
SDA dipasar global
01 - Nilai ekspor hasil
perikanan
miliar USD 5,63 (2023) 6,25 8,50 032 -Kementerian
Kelautan dan Perikanan
02 - Kontribusi pangsa
pasarekspor produk
pertanian terhadap dunia
SK No122351 C
persen 2,96 (2022) 3,24 3,95 090 - Kementerian
Perdagangan
berkas 3, hlm. 337 OCRProgram Prioritas/
Ic.giatan Prioritas/
SaSaran Indikator Satuan
Pengampu
PRO-P.
05.05.03.002
PRO-P:
PRO-P: Peningkatan
PRO-P: Integrasi
PRO-P: Business
05.05.03.006
PRO-P: Fasilitasi
05.05.04
KP:
Ekspor Produk
dan Industri
SDA
Ol -
pangsa
dan industri
SDA di
miliar USD 5,63 (2023) 6,25 8,50 032 -
02 - Kontribusi pangsa
pasar
pertanian terhadap dunia
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusehnc2o24 Target 2025Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 -Kontribusi pangsa
pasar ekspor produk
industri berbasissumber
daya alamterhadap
dunia
persen 2,38 (2022) 2,59 3,06 090 - Kementerian
Perdagangan
04 -Diversifikasi produk
industri berbasis SDA
yang diolah
0,294 (2023!- o,%6 o,269019 - Kementerian
Perindustrian
05 -Jumlah produk
industri berbasis SDA
yang diolah yang berdaya
saing
produk 179 ln22l208 212 019 - Kementerian
Perindustrian
032 -Kementerian
Kelautan danPerikanan
032 -Kementerian
Kelautan danPerikanan
06 - Nilaiekspor rumput
laut
juta USD 433,72 (20231 574,00 898,00
07 -Proporsi ekspor
produkolahan rumput
laut
persen 34,31 46,5 61,3
05.05.04.001
PRO-P: Kcbijakor dan Fasilitasi Ekspor ProdukPertanian, Perikanan, dar Industri Berbasis SDA
05.05.04.002
PRO-PPromosi Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri i Berbasis SDA
SK No122352 C
berkas 3, hlm. 338 OCRKegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusehnc2o24 Target 2025
Transformasi
Koordinator/
03 -
pasar ekspor produk
industri berbasis
daya alam
dunia
04 -
industri berbasis SDA
0,294 (2023!- o,%6 o,269
05 -
industri berbasis SDA
yang diolah yang berdaya
saing
produk 179 ln22l
032 -
Kelautan dan
032 -
Kelautan dan
06 - Nilai
laut
07 -
produk
laut
PRO-P: Kcbijakor dan Fasilitasi Ekspor Produk
PRO-P
SK No
Proyek
Sasaran Indikator Satuan
PRO-P:
PRO-P: Peningkatan
05.05.05
KP:
Produk
Ol -
produk
O I - Nilai
telekomunikasi,
miliar USD 2,37
Komunikasi dan Digital
02 - Nilai
bisnis lainnya
miliar USD 5,93 (20221 4,46 10,28
Perdagangan
03 - Nilai ekspor ekonomi
miliar USD 23,96 (20231 26,44 32,94 148 -
04 - Nilai
PRO-P: Perluasan
PRO-P:
05.05.05.003
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasiona.l/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
SasaranIndikator Satuan tuselie2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.05.05.004
PRO-P:Penguatan SDM dan Pendampingan Pengembangan Perdagangan Jasa
05.05.05.005
PRO-PPromosi Ekspor Jasa dan Produk Kreatif
05.05.06
KP:Peningkatan
Rantai Nilai Produk
Elektronik dar
Otomotiftermasuk
Electric Vehicle (EY
01 - Meningkatnya
partisipasi sektor
elektronikIndonesia
dalamrantai nilai
regional di kawasan
AsiaTimur dan Asia
Tenggara dansektor
otomotif Indonesia
termasuk Electric
Vehicle (Ev) dalam
rantai nilai global
01 -Tingkat partisipasi
produkelektronik
Indonesia yang
bergabung dalam rantai
nilaiglobal
pcrllttl 42,OO(2022) 49,00 57,00 019 - Kementerian
Perindustrian
02 -Tingkat partisipasi
produkotomotif
termasuk electric vehicle
(Ev) Indonesia yang
bergabung dalam rantai
nilai global
P€f,8€N 23,OO(2022) 23,00 36,00 019 - Kementerian
Perindustrian
05.05.06.001
PRO-P:Sinkronisasi SM Produk Otomotif dan Elektronik Indonesia dengan Standar Internasional
05.05.06.002
PRO-P Kerja Sama untukPenurunan Hambatan Tarif dsn Non-Tarif Produk Ekspor Indonesia
05.05.06.003
PRO-P Frroartauafl NTM yangDiterapkan Indonesia untuk Produk Otomotif dan Elektronik Indonesia
SK No122354 C
berkas 3, hlm. 340 OCRProgram
Proyek
Sasaran
Koordinator/
05.05.05.004
PRO-P:
PRO-P
05.05.06
KP:
Rantai Nilai Produk
Otomotif
elektronik
dalam
Asia
Tenggara dan
rantai nilai global
01 -
produk
bergabung dalam rantai
nilai
pcrllttl 42,OO
Perindustrian
02 -
produk
(Ev) Indonesia yang
bergabung dalam rantai
nilai global
P€f,8€N 23,OO
05.05.06.001
PRO-P:
05.05.06.002
PRO-P Kerja Sama untuk
PRO-P Frroartauafl NTM yang
SK No
Program Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan
AS€(lda
Transformasi
PRO-P:
PRO-P: Fasilitasi
05.05.07
KP:
Utilisasi FTA/CEPA
untuk
Rantai Nilai Global
Ol - Meningkatnya
pemanfaatan atau
utilisasi FTA/CEPA
untuk
dalam rantai nilai
global
Ol - Nilai
ke negara-negara
miliar USD 172,4
02 - Nil,ai
ke
tergabung dalam ASEAN
03 - Nilai
ke negara-negara EFTA
Indonesia-EFTA CEPA
miliar USD 2,4lm23l 3,0 4,3
04 - Nilai
ke Australia
rangka utilisasi IA-CEPA
miliar USD 3,2
05 - Nilai
ke
utilisasi UEPA
SK No
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran
06 - Nilai ekspor barang
ke UAE
miliar USD 2,6
Perdagangan
I t,o
o,33 o,49
07 - Nil,ai
ke
utilisasi IK-CEPA
08 - Nilai
ke Chile
CEPA
miliar USD
05.05.07.001
PRO-P: Sosialisasi
PRO-P Peninjauan dan
05.05.07.003
PRO-R
Pemasaran,
05.05.07.004
PRO-P:
SK No 122356 C
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan ksehne2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.05.07.005
PRO-P:Peningkatan Kesepakatan dsn Proses Ratifikasi Perundingan Perdagangan
05.05.08
KPPeningkatan
Kualitas Muk,
Persaingan Usaha dan
Perlindungan
Konsumen
01 -Meningkatnya
daya saing produk
Indonesia
terstandardisasi
Ol -Persentase produk
ekspor Indonesia yang
bcr-SM
persen 3,109 (2023) 3,3 4,6 084 - Badan Standarisasi
Nasional
084 - Badan Standarisasi
Nasional
02 -Persentase produk
ber-SNI
P€rs€f,r10 10 20
02 -Terciptanya iklim
persaingan usaha
yanasehat
Ol - IndeksPersaingan
Usaha
4,8717,OO
12022)
5,35/7,00 6,00/7,00 108 - Komisi Pengawas
Persaingan Usaha
03 -Meningkatnya
keberdayaan
konsumen
01 -Indeks Keberdayaan
Konsumen
53,23(2022) 63 75 090 - Kementerian
Perdagangan
05.05.08.001
PRO-P:Pengembangan Standar Nasional Produk dalam Rangka Pengamanan Pasar Domestik dan Pemenuhan Standar Pasar Ekspor
05.05.08.002
PRO-P:Penguatan Akreditasi, Kalibrasi, Pengujian, Inspeksi, dan Sertifikasi
05.05.08.003
PRO-P: Percepatan Penerapan danPemberlakuan Secara Wajib Standar Produk dan Tata Kelola Ekosistem Standarisasi
SK No 122357 C
berkas 3, hlm. 343 OCRProgram
Kegiatan
Sasaran
Agenda
Transformasi
PRO-P:
05.05.08
KP
Kualitas Muk,
01 -
daya saing produk
Ol -
bcr-SM
Nasional
084 - Badan Standarisasi
Nasional
02 -
P€rs€f,r
02 -
yana
Ol - Indeks
Usaha
4,8717,OO
12022)
03 -
konsumen
01 -
53,23
PRO-P:
PRO-P:
05.05.08.003
PRO-P: Percepatan Penerapan dan
SK No 122357 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan ksdit@2o24Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05.05.08.004
PRO-P:Penciptaan ndim Persaingan Usaha yanA Sehat
05.05.08.005
PRO-P:Pemberdayaan Konsumen
05.06
PPOptimalisasi
Investasi Strategis
Negara
01 -Meningkatnya
investasi strategis
negara
01 - Jumlah nilai
investasi strategis negara
triliun rupiah - (indikator
baru)
100 400 Danantara
05.06.01
KP Pengelolaan
Portofolio danTujuan
Investasi Strategis
Negara
0f -Optimalisasi
portofolioinvestasi
strategis negara
- (indikator
baru)
6,0 8,O Danantara Ol -Return on Investment
(ROD
pcf,s€n
05.06.01.01
PRO-P: Portofolio
05.06.01.02
PRO-P: Tujuan Investasi
05.06.02
KP:Peningkatan
Investasi Strategis
Negara padaSektor
Prioritas
01 - Meningkatnya
investasi strategis
negara pada sektor
prioritas
Ol -Jumlah int Btasi
strategis negara sektor
prioritas yang mencapai
fiiu,tlci,,l close
proyek - (indikator
baru)
2 10Danantara
SK No122358 C
berkas 3, hlm. 344 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
SaBaran Indikator Satuan ksdit@2o24
Koordinator/
PRO-P:
05.05.08.005
PRO-P:
05.06
PP
01 -
investasi strategis
negara
01 - Jumlah nilai
investasi strategis negara
triliun rupiah - (indikator
baru)
100 400 Danantara
05.06.01
KP Pengelolaan
Portofolio dan
Investasi Strategis
Negara
0f -
portofolio
strategis negara
- (indikator
baru)
6,0 8,O Danantara Ol -
(ROD
pcf,s€n
PRO-P: Portofolio
PRO-P: Tujuan Investasi
KP:
Negara pada
Prioritas
negara pada sektor
prioritas
Ol -
prioritas yang mencapai
fiiu,tlci,,l close
proyek - (indikator
baru)
2 10
SK No
Prioritas Nasional/
Progra.mPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
koyd<Prioritas
Sasaran Indikator Satuan EBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
05.06.02.01
PRO-P: kaEbangan,Energi, Pangan dan Air
05.06.02.02
PRO-P: Infrastruktur danPerumahan
05.06.02.03
PRO-P:Teknologi, Industri Strategis, dan Kesehatan
Keterangan:
Pemerintah Daerah, Badan Usaha, dan Masyarakat.
SK No122359 C
berkas 3, hlm. 345 OCRProgra.m
koyd<
Sasaran Indikator Satuan E
Agenda
Transformasi
Koordinator /
05.06.02.01
PRO-P: kaEbangan,
PRO-P: Infrastruktur dan
PRO-P:
SK No
PRIORITAS NASIONAL 6: MEMBANGUN DARI DESA DAN DARI BAWAH UNTUK PERTUMBUHAN EKONOMI, PEMERATAAN EKONOMI,
DAN PEMBERANTASAN KEMISKINAN
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan &.seunc2024 Ts(get2025 Tetrget202g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06
PN:Membangun dari
Desadan dari Bawah
untuk Pertumbuhan
Ekonomi, Pemerataan
Ekonomi, dan
Pemberantasan
Kemiskinan
0l -Mempercepat
pengurangan
kemiskinan dan
peningkatan
pemerataan
01 - Proporsi penduduk
kelasmenengah
persen 17,13 17,50 20,00 134 -Kementerian
Koordinator Bidang
Pemberdayaan
Masyarakat
02 -Tingkat kemiskinan persen 9,03 7,0-8,O 4,S-5,0 134 - Kementerian
KoordinatorBidang
Pemberdayaan
Masyarakat
03 - Tingkatkemiskinan
ekstrem
persen 1,47 o,5-1,0 0 134 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pemberdayaan
Masyarakat
04 -Penyandang
disabilitas yangbekerja
disektor formal
persen 9,07 (2023) lo 12 026 - Kementerian
Ketenagakerjaan
02 -Meningkatnya
akses hunian layak,
terjangkau, dan
berkelanjutan
Ol - Rumah tangga
dengan akses hunian
layak, terjangkau, dan
berkelanjutan
132 -Kementerian
Koordinator Bidang
Infrastruktur dan
Pembangunan
Kewilayahan
SK No 122362C
persen 65,25 67,00 74,OO
berkas 3, hlm. 346 OCRDAN PEMBERANTASAN KEMISKINAN
Prioritas Nasional/
Kegiatan Prioritas/
Sasaran
Agenda
06
PN:
Desa
untuk Pertumbuhan
Ekonomi, dan
0l -
pengurangan
kelas
persen 17,13 17,50 20,00 134 -
02 -
Koordinator
03 - Tingkat
Koordinator Bidang
Masyarakat
04 -
disabilitas yang
di
02 -
akses hunian layak,
terjangkau, dan
Ol - Rumah tangga
dengan akses hunian
layak, terjangkau, dan
132 -
Infrastruktur dan
Pembangunan
Kewilayahan
SK No 122362C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseliv2o24Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 -Mewujudkan
pembangunan
kemandirian
perdesaan dari bawah
sebagai sumber
pertumbuhan
ekonomi yang
berkelanjutan
Ol -Persentase desa
mandiri
pcf,s€n22,85 23,29 25,79 151 - Kementerian Desa
danPembangunan
DaerahTertinggal
132 -Kementerian
Koordinator Bidang
Infrastruktur dan
Pembangunan
Kewil,ayahan
04 -Perkotaan
sebagai pusat
pertumbuhan
ekonomi
Ol -Proporsi PDRB
Perkotaanterhadap PDB
Nasional
persen 56,56 2022 57,29 59,25
06.01
PP:Sistem Pendataan
Sosial Ekonomi
Terintegrasi
Ol -Tersedianya data
dalam satusistem
yangefisien, tepat,
danefektif untuk
mendukung
perencanaan,
penganggaran dan
pelaksanaan program
pembangunan
01 - Persentase data
sosial ekonomi keluarga
Indonesia yang
termutakhir dan terpilah
secara berkala
persen 30 40 80 055 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
SK No122363 C
berkas 3, hlm. 347 OCRProyek
Sasaran Indikator Satuan Baseliv2o24
Koordinator/
03 -
berkelanjutan
Ol -
pcf,s€n
dan
Daerah
132 -
Kewil,ayahan
04 -
Ol -
Perkotaan
06.01
PP:
Sosial Ekonomi
Terintegrasi
Ol -
dalam satu
yang
dan
sosial ekonomi keluarga
PPN/BAPPENAS
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.01.01
I(P TataKelola
Sistem Registrasi
Sosial Ekonomi
Ol -Terbangunnya
sistem
interoperabilitas data
antarKementerian/
Lembaga
Ol -Persentase K/L yanA
abtcrr datanya
t€f,hubungdengan sistem
Regso3e*
persen 7 40 lOO 01 - Transformasi
Sosial
055 -Kementerian
PPN/BAPPENAS
06.01.01.001
PRO-P:Pengelolaan Sistem Data
06.01.01.002
PRO-P Monitoring danPemutakhiran Data
06.01.01.003
PRO-P.Pengelolaan Data dan Regulasi
06.01.01.004
PRO-P Integrasi Data Registrasi SosialEkonomi (Regsos€k) dengan Data Administrasi Kependudukan dan Statistik Hayati
06.01.02
KP:Pemanfaatan
Sistem Registrasi
SosialEkonomi
Ol -Terselenggaranya
pemanfaatan data
yang optimal untuk
mendukung
perencanaan
pembangunan
nasional
Ol -Persentase
Kementerian/Lembaga
yang memanfaatkan data
Reg8os€k melalui
SEPAKAT
100 01 - Trandormasi
Sosial
055 -Kementerian
PPN/BAPPENAS
persen 30 60
02 -Persentase
pemerintah daerah yang
memanfaatkan data
Regs6€kmelalui
SEPAKAT
SK No 122364 C
pefaclr 30 60 loo 055 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
berkas 3, hlm. 348 OCRProgram Prioritas/
Koordinator/
Pengampu
I(P Tata
Sosial Ekonomi
Ol -
antar
Ol -
abtcrr datanya
t€f,hubung
Regso3e*
055 -
PRO-P:
06.01.01.002
PRO-P Monitoring dan
PRO-P.
PRO-P Integrasi Data Registrasi Sosial
KP:
Sosial
Ol -
yang optimal untuk
pembangunan
Ol -
Reg8os€k melalui
Sosial
055 -
PPN/BAPPENAS
02 -
Regs6€k
SK No 122364 C
pefaclr 30 60 loo 055 - Kementerian
PPN/BAPPENAS
Program Prioritas/
PRO-P:
06.01.02.02
PRO-P:
PRO-P: Integrasi dan
PP: Perlindungan
Sosial Adaptif
Inklusif
Ol - Terwujudnya
sosial dan
sosial yang inklusif
dan adaptif dalam
menghadapi bencana
alam, bencana sosial,
serta dampak
Ol -
dan jaminan sosial
Koordinator Bidang
MaE|s akat
134 -
Masyarakat
02 - Cakupan
sosial
persen 29,77
32,15 43,92
03 -
perlindungan
tergraduasi dari
jiwa/tahun - (indikator
baru)
1,5 juta 1,5 juta
SK No
Program Prioritas/
Agenda
Pengampu
KP:
Bantuan Sosial
Adaptif dan Subsidi
Tepat
01 -
kualitas
adaptif tEhadap
berbagai kondisi
non-tunai
pcf,scfi 60 (2023) 65 80 027 - Kementerian Sosial
027 -
02 - Persentase korban
bencana yang
03 - Jumlah keluarga
PRO-Pi Bantuan Keluarga,
06.02.01.02
PRO-P: Bantuan
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 20,29
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.02.02
KP: ReformasiSistem
Jaminan Sosial
Nasional
Ol -Terlaksananya
reformasi Jaminan
Sosial
Ketenagakerjaan
dalam Sistem
Jaminan Sosial
Nasional
Ol -Persentase cakupan
kepesertaan Pekerja
BukanPenerima Upah
(PBPU) Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan Nasional
29,02 Ol -Transformasi
Sosial
026 -Kementerian
Ketenagakerjaan
persen 10,63
(Semester I)
14,01
02 -Persentase cakupan
kepesertaan Pekerja
Penerima Upah (PPU)
Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan Nasional
persen 52,39
(Semester I)
54,18 62,14 026 -Kementerian
Ketenagakerjaan
03 -Jumlah kebijakan
peningkatan kualitas
program da,t manfaat
Jaminan Sosial secara
inklusif
rekomendasi
kebijakan
3 (20.23l. 4 3 134 -Kementerian
Koordinator Bidang
Pemberdayaan
Masyarakat
06.02.02.01
PRO-P Perluasan Cakupan Kepesertaan Jaminan SosialKetenagakerjaan Nasional secara inklusif
06.02.02.02
PRO-P: Penguatan Program danKelembagaan Jaminan Sosial Nasional
SK No 122367 C
berkas 3, hlm. 351 OCRProgram Prioritas/
Sasaran
Agenda
Koordinator/
KP: Reformasi
Ol -
Sosial
Nasional
Ol -
Bukan
29,02 Ol -
026 -
02 -
persen 52,39
54,18 62,14 026 -
03 -
inklusif
3 (20.23l. 4 3 134 -
Pemberdayaan
06.02.02.01
PRO-P Perluasan Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial
PRO-P: Penguatan Program dan
SK No 122367 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator Satuan Basehnc2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.02.03
KP:Pengembangan
Ekonomi Perawatan
(CareEconomy)
Ol -Meluasnya
pemberian layanan
keperawatan
01 -Persentase lembaga
kesejahteraan sosialyang
terakreditasi
45 Ol - TransforEasi
Sosial
027 - Kementerian Sosial
027 -Kementerian Sosial
persen 25 28
02 -Persentase tenaga
SDMkesejahteraan
sosial/pendamping
perawatan yang
tersertifikasi
persen 37 40 55
06.02.03.01
PRO-P: Penyediaan layananpengasuhan bagi anak, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lain
06.02.03.02
PRO-P:Penguatan kapasitas perawatan masyarakat
06.03
PPPeningkatan
Akses Lapangan Kerja
dan Penumbuhan
UsahaBerkelanjutan
denInovatif
01 -Terciptanya
lapangan kerja dari
peningkatan
wirausaha yang
inovatif dan
berkelanjutan
Ol -Persentase
pendudukberusaha atau
bekerja sebagai
buruh/karyawan
persen 73,4 74,l 76 134 - Kement rirn
Koordinator Bidang
Pemberdayaan
Masyarakat
02 -Persentase penerima
reforma agraria yang
meningkat
keejahteraannya
persen 4,96 14,98 53,89 Offi -Kementerian
Agraria dan TataRuang
SK No122368 C
berkas 3, hlm. 352 OCRProyek
Transformasi
06.02.03
KP:
(Care
Ol -
01 -
kesejahteraan sosial
45 Ol - TransforEasi
027 -
02 -
SDM
06.02.03.01
PRO-P: Penyediaan layanan
PRO-P:
06.03
PP
dan Penumbuhan
Usaha
den
01 -
peningkatan
wirausaha yang
Ol -
penduduk
Masyarakat
02 -
keejahteraannya
persen 4,96 14,98 53,89 Offi -
Agraria dan Tata
SK No
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Sasaran
Agenda
Transformasi
06.03.01
KP: Peningkatan
Usaha
Ol -
yang
menuju kelas
menengah dan kel,as
ECf,rCogah
usah.a dengan usaha
berbadan
memiliki catatan
4,5 6,3 02 -
Ekonomi
150 -
Mikro,
PRO-P:
06.03.01.02
PRO-P:
06.03.02
KP: Peningkatan
Kartu
01 -
kesejahteraan
Usaha
Ol -
atau bekerja
buruh/karyawan
baru)
r.ooo.ooo 3.OOO.OOO 027 -
PRO-P:
06.03.02.02
PRO-P:
SK No 122369 C
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaran Indikator Satuan Baseli@2o24 Target 2025Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.03.03
KP: ReformaAgraria
Ol -Terlaksananya
reforma agraria untuk
mengurangi
ketimpangan
pemilikan dan
penguasaan tanah,
serta meningkatkan
kemandirian
masyarakat penerima
Tanah ObyekReforma
Agraria
01 - Persentaserumah
tangga miskin yang
memiliki aset [.ha[
persen 46,16 47,16 50,66 056 - Kementerian
Agraria dan Tata Ruang
02 -Persentase
petani/nelayanpenerima
Reforma Agraria
persen 46,64 47,64 51,14 056 - Kementerian
Agraria dan Tata Ruang
03 - Penurunan indeks
giniketimpangan
pemilikan tanah untuk
petani/nelayan
0,00570,002 o,0227 056 - Kementerian
Agrariadan Tata Ruang
06.03.03.01
PRO-P:Pelaksanaan Penataan Aset RcfGEa Agraria
06.03.03.02
PRO-RPelaksanaan Penataan Akses (Pemberdayaan Masyarakat) Reforma Agraria
06.04
PP: Pembangunan
Perkotaan
Berkelanjutan
Of -Meningkatnya
peran Wilayah
Metropolitan sebagai
pusatpertumbuhan
ekonomi yang inklusif
dsnberkelanjutan
01 - Proporsi kontribusi
PDRB Wilayah
Metropolitan terhadap
Nasional
P€f,S€fi44,13 (2022!, 44,35 45,60 145 - Kementerian
PekerjaanUmum
02 -Skor Indeks Kota
Berkelanjutan (IKB)
rerata Wil,ayah
Metropolitan
SK No 122370C
44,61 12023) 44,81 45,61 145 -Kementerian
Pekerjaan Umum
berkas 3, hlm. 354 OCRProgram
Kegiatan Prioritas/
SaBaran Indikator Satuan Baseli@2o24 Target 2025
Pengampu
06.03.03
KP: Reforma
Ol -
mengurangi
Tanah Obyek
Agraria
01 - Persentase
tangga miskin yang
Agraria dan Tata Ruang
02 -
petani/nelayan
Agraria dan Tata Ruang
03 - Penurunan indeks
gini
petani/nelayan
0,0057
Agraria
PRO-P:
PRO-R
06.04
PP: Pembangunan
Perkotaan
Of -
pusat
dsn
PDRB Wilayah
Metropolitan terhadap
Nasional
P€f,S€fi
Pekerjaan
02 -
Metropolitan
SK No 122370C
44,61 12023) 44,81 45,61 145 -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
koycL Prioritas
Sasaran Indikator Satuan BaseHne2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 -Meningkatnya
peran perkotaan Nur-
Wilayah Metropolitan
sebagai pusat
pertumbuhan
elonotniyang inklusif
danberkelanjutan
01 -Proporsi kontribusi
PDRBPerkotaan Non-
WilayahMetropolitan
terhadap PDB Nasional
persen 6,97 lN22l 7,47 8,13 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 - Sl(orIndeks Kota
Berkelanjutan (IKB)
rerata perkotaan Non-
WilayahMetropolitan
44362023 48,66 49,46 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
06.04.01
KP:Pembangunan
Wilayah Metropolitan
Of -Meningkatnya
Peran Wilayah
Metropolitan KBI
sebagai Pusat
Pertumbuhan
Ekonomi yang
Inklusif dan
Berkelanjutan
01 - Proporsi kontribusi
PDRB Wilayah
Metropolitan KBI
terhadap I,DB Nasional
persen40,75 2022 42,09 02 - Transformasi
Ekonomi
145 -Kementerian
Pekerjaan Umum
40,93
02 - SkorIndeks Kota
Berkelanjutan (IKB)
rerata Wilayah
Metropolitan KBI
45,86 2023 46,16 47,36 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 -Meningkatnya
F.f,sn Wilayah
Metropolitan l(Tl
sebagai Pusat
Pertumbuhan
Ekonomi yang
Inklusif dan
Berkelanjutan
Ol -Proporsi kontribusi
PDRB Wilayah
Metropolitan mI
terhadap PDB Nasional
persen 3,38 (2022) 3,42 3,52 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 - Skor Indeks Kota
Berkelanjutan (IKB)
rerata wilayah
Metropolitan KTI
SK No122371 C
42,74 12023) 43,04 44,24 145 -Kementerian
Pekerjaan Umum
berkas 3, hlm. 355 OCRKegiatan Prioritas/
koycL Prioritas
Pengampu
02 -
sebagai pusat
elonotni
dan
01 -
PDRB
Wilayah
02 - Sl(or
rerata perkotaan Non-
Wilayah
4436
KP:
Wilayah Metropolitan
Of -
Metropolitan KBI
Ekonomi yang
PDRB Wilayah
terhadap I,DB Nasional
persen
145 -
40,93
02 - Skor
02 -
F.f,sn Wilayah
Metropolitan l(Tl
Berkelanjutan
Ol -
PDRB Wilayah
02 - Skor Indeks Kota
SK No
42,74 12023) 43,04 44,24 145 -
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proj'cLPrioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselie2o24 Target 2025Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.04.01.01
PRO-P: Peningkatan Kualitas Wilayah MetropolitanMedan
06.04.01.02
PRO-P:Pengembangan Wilayah Metropolitan Palembang
06.04.01.03
PRO-P:Pemantapan Wilayah Metropolitan Jakarta
06.04.01.04
PRO-P.Pemantapan Wilayah Metropolitan Bandung
06.04.01.05
PRO-PPeningkatan Kualitas Wilayah Metropolitan Semarang
06.04.01.06
PRO-P:Peningkatan Kualitas Wilayah Metropolitan Surabaya
06.04.01.07
PRO-P:Peningkatan Kualitas Wilayah Metropolitan Denpasar
06.04.01.08
PRO-P:Pengembangan Wilayah Metropolitan Banjarmasin
06.04.ol.09
PRO-P: Peningkatan KualitasWilayah Metropolitan Makassar
SK No122372 C
berkas 3, hlm. 356 OCRProgram Prioritas/
Proj'cL
Sasaran Indikator Satuan tuselie2o24 Target 2025
Transformasi
Koordinator/
PRO-P: Peningkatan Kualitas Wilayah Metropolitan
06.04.01.02
PRO-P:
06.04.01.03
PRO-P:
PRO-P.
PRO-P
PRO-P:
PRO-P:
06.04.01.08
PRO-P:
06.04.ol.09
PRO-P: Peningkatan Kualitas
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.04.01.10
PRO-RPengembangan Wilayah Metropolitan Manado
06.04.02
KP:Pembangunan
Perkotaan Non-
Wilayah Metropolitan
01 -Meningkatnya
peran perkotaan Non-
Wilayah Metropolitan
KBI sebagai pusat
pertumbuhan
ekonomi yara inklusif
danberkelanjutan
Ol - Proporsikontribusi
PDRB Perkotaan Non-
WilayahMetropolitan KBI
terhadap PDB Nasional
4,01 02 - TrandorEasi
Ekonomi
145 -Kementerian
Pekerjaan Umum
persen 3,43 (2022) 3,89
02 -Skor Indeks Kota
Berkelanjutan (IKB)
rerataperkotaan Non-
Wilayah Metropolitan KBI
49,412023 50,11 51,31 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 -Meningkatnya
p.ranperkotaan Non-
WilayahMetropolitan
KTIsebagai pusat
pertumbuhan
ekonomi yang inklusif
dan berkelanjutan
01 - Proporsi kontribusi
PDRBPerkotaan Non-
Wilayah Metropolitan I(TI
terhadap PDB Nasional
p€f,s€rr3,15 (2022) 3,57 4,12 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 -Skor krdd.s Kota
Berkelanjutan(IKB)
rerata perkotaan Non-
Wilayah Metropolitan KTI
47,20(2023) 47,5 48,7 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
06.04.02.01
PRO-P:Penyiapan Perkotaan yang Berpotensi Menjadi Wilayah Metropolitan
SK No 122313 C
berkas 3, hlm. 357 OCRProgram Prioritas/
Koordinator/
Pengampu
06.04.01.10
PRO-R
06.04.02
KP:
01 -
Wilayah Metropolitan
KBI sebagai pusat
dan
Ol - Proporsi
PDRB Perkotaan Non-
Wilayah
4,01 02 - TrandorEasi
145 -
02 -
rerata
Wilayah Metropolitan KBI
49,41
Pekerjaan Umum
02 -
p.ran
Wilayah
KTI
pertumbuhan
PDRB
p€f,s€rr
02 -
Berkelanjutan
Wilayah Metropolitan KTI
47,20
PRO-P:
SK No 122313 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
ProyekPrioritas
SasaranIndikator Satuan Baseli.e2oz4 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.04.02.02
PRO-P:Pembangunan Kawasan Perkotaan Besar
06.04.02.03
PRO-P: PembangunanKawasan Perkotaan Sedang
06.04.02.04
PRO-P:Pembangunan Kawasan Perkotaan Kecil
06.05
PPPembangunan lbu
KotaNusantara
0l -Mengembangkan
kota berlclanjutan di
dunia
01 - Indeks Kota
Berkelanjutan lbu Kota
Nusantara
47,79 48,29 50,29 126 - Otorita Ibu Kota
Nusantara
02 - Menggerakkan
ekonomi Indonesia di
maradepan
Ol -Laju pertumbuhan
PDRB Pulau Kalimantan
p€f,s€fi 5,4 5,8 4,2 126 -Otorita lbu Kota
Nusantara
03 -Mewujudkan
simbolidentitas
nasional
Ol - Indeks
Pembangunan
Masyarakat lbu Kota
Nusantara
61,35 62,45 68,85 126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
SK No122374 C
berkas 3, hlm. 358 OCRKegiatan
Proyek
Sasaran
Koordinator/
PRO-P:
06.04.02.03
PRO-P: Pembangunan
06.04.02.04
PRO-P:
06.05
PP
Kota
0l -
kota berlclanjutan di
dunia
01 - Indeks Kota
Berkelanjutan lbu Kota
Nusantara
47,79 48,29 50,29 126 - Otorita Ibu Kota
02 - Menggerakkan
mara
Ol -
PDRB Pulau Kalimantan
p€f,s€fi 5,4 5,8 4,2 126 -
Nusantara
03 -
simbol
nasional
Ol - Indeks
Masyarakat lbu Kota
Nusantara
61,35 62,45 68,85 126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.05.ol
KP:Perencanaan daD
Pembangunan
Kawasan,serta
Pemindahan ke lbu
KotaNusantara
01 -Terbangunnya
Kawasan Inti Pusat
Pemerintahan lbu
Kota Nusantara dan
sekitarnya
Ol - Luasarea Kawasan
IntiPusat Pemerintahan
Ibu Kota Nusantara dan
sekitarnya yang
terbangun
ha715,32 800-850 1.750-2.200 02 - Transformasi
Ekonomi
126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
02 -Persentase
pembangunan
gedung/perkantoran di
Ibu KotaNusantara
p€rll€n - (indikator
baru)
20100 126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
03 -Persentase
pembangunan
hunian/rumah tangga
yang layak,terjangkau,
danberkelanjutan di Ibu
KotaNusantara
persen - (indikator
baru)
50 90 126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
04 -Cakupan
ketersediaan sarana
prasarana dasar kawasan
Ibu Kota Nusantara
persen 23 50 80 126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
SK No122375 C
05 -Indeks Aksesibilitas
dan Konektivitas
Kawasan Ibu Kota
Nusantara
0,65 o,740,87 126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
berkas 3, hlm. 359 OCRSasaran Indikator Satuan
Agenda
Koordinator/
06.05.ol
KP:
Kawasan,
Kota
01 -
Kawasan Inti Pusat
Kota Nusantara dan
Ol - Luas
Inti
Ibu Kota Nusantara dan
ha
Ekonomi
126 - Otorita lbu Kota
02 -
Ibu Kota
p€rll€n - (indikator
baru)
20
Nusantara
03 -
pembangunan
yang layak,
dan
Kota
baru)
50 90 126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
04 -
prasarana dasar kawasan
Ibu Kota Nusantara
persen 23 50 80 126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
SK No
05 -
dan Konektivitas
Kawasan Ibu Kota
Nusantara
0,65 o,74
Nusantara
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator
Agenda
Koordinator/
02 -
06 -
dan/atau
r.70(H.loo 4.500-9.500 126 - Otorita Ibu Kota
orang - (indikator
baru)
07 - Cakupan layanan
kota c€f,da! kawasan Ibu
Kota Nusantara
25
Nusantara
PRO-P:
06.05.01.02
PRO-P:
PRO-P: Pembangunan Hunian/Rumah Tangga Layak,
06.05.01.04
PRO-Pi
PRO-P:
06.05.01.06
PRO-P
06.05.01.07
PRO-P
SK No 122376 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran IndikatorSatuan kseirc2o24 TsEEdzo2S Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.05.02
KP:Pembangunan
Sosial, Superhub
Ekonomi, dan
Pengelolaan
Lingkungan lbu Kota
Nusantara
Ol -Terwujudnya
ppengembangan
superhub ekonomi lbu
Kota Nusantara dan
wil,ayahsekitar
Ol -Proporsi jumlah
usahakecil dan
menengah di Ibu Kota
Nusantara
persen 1,58 1,88 3,OO 126 - Otorita Ibu Ituta
Nusantara
02 -Realisasi nilai
investasi sektor swasta di
IbuKota Nusantara
triliun
rupiah
58,41 60 100 126 - Otorita Ibu Kota
Nusantara
03 -Rencana klaster
superhubekonomi IKN
yang disiapkan
klaster 3 I 126 - Otorita Ibu Kota
Nusantara
02 -Terwujudnya
pembangunan sosial
dan sumberdaya
manusia di Ibu Kota
Nusantara
01 - Persentase
masyarakatsejahtera
P€r3€II 8,91 9,5011,50 126 - Otorita Ibu Kota
Nusantara
02 -Persentase
pelayanankesehatan
yangmemenuhi standar
di lbu KotaNusantara
persen 55 63 87 126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
03 -Persentase satuan
pendidikan yang
memenuhi SNP (standar
nasional pendidikan) di
Ibu KotaNusantara
persen 65 70 82 126 - Otorita lbu Kota
Nusantara
SK No 122377 C
berkas 3, hlm. 361 OCRSasaran Indikator
Koordinator/
Pengampu
06.05.02
KP:
Pengelolaan
Lingkungan lbu Kota
Ol -
p
Kota Nusantara dan
wil,ayah
Ol -
usaha
Nusantara
02 -
Ibu
triliun
Nusantara
03 -
superhub
Nusantara
02 -
manusia di Ibu Kota
Nusantara
masyarakat
P€r3€II 8,91 9,50
Nusantara
02 -
pelayanan
yang
di lbu Kota
Nusantara
03 -
memenuhi SNP (standar
Ibu Kota
Nusantara
SK No 122377 C
Sasaran
Transformasi
Pengampu
03 -
perlindungan dan
pengelolaan
lingkungan hidup di
Ibu lfuta
01 -
pengelolaan
lindung lbu Kota
Nusantara
Nusantara
Nusantara
03 - Indeks Risiko
50 550 126 -
02 - Indeks
Lingkungan Hidup lbu
Kota Nusantara
04 - Luas lahan
ha - (indikator
baru)
PRO-P
06.05.02.02
PRO-P:
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator Satuan kseline2o24 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.05.02.04
PRO-P: PeningkatanKesejahteraan Masyarakat di Ibu Kota Nusantara
06.05.02.05
PRO-P:Pembangunan Kesehatan di Ibu Kota Nusantara
06.05.02.06
PRO-P:Pembangunan Pendidikan di Ibu Kota Nusantara
06.05.02.07
PRO-P:Penyelenggaraan Kawasan Lindung dan Kehutanan Ibu lfuta Nusantara
06.05.02.08
PRO-P:Pengelolaan lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Ibu Kota Nusantara
06.05.02.09
PRO-P:Pengembangan Kawasan Pertanian Berkelanjutan lbu Kota Nusantara
06.06
PP Percepatan
Penyediaan
Perumahan dan
Permukiman
Ol -Meningkatkan
aks€s rumah tangga
terhadap hunian yang
layak,terjangkau,
danberkelanjutan
Ol - Jumlah rumah
tangga dengan akses
hunian layak, terjangkau,
danberkelanjutan yang
difasilitasi
360.1123.000.000 146 - Kementerian
Perumahan dan Kawasan
Permukiman
unit/tahun769.078
SK No122379 C
berkas 3, hlm. 363 OCRProyek
Transformasi
06.05.02.04
PRO-P: Peningkatan
06.05.02.05
PRO-P:
06.05.02.06
PRO-P:
06.05.02.07
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
06.06
PP Percepatan
Penyediaan
Permukiman
Ol -
aks€s rumah tangga
terhadap hunian yang
layak,
dan
Ol - Jumlah rumah
tangga dengan akses
hunian layak, terjangkau,
dan
difasilitasi
360.112
unit/tahun
SK No
Program Prioritas/
SaSaran Indikator Satuan
Koordinator/
KPi Fasilitasi
Penyediaan
PSU
baru atau
yang
02 -
yang
Ol -
baru yang terbangun
Perumahan dan
146 -
146 -
Perumahan dan Kawasan
unit/tahun 150.202 34.289 250.000
03 - Jumlah unit rumah
yang
prasarana,
unit/tahun 43.008 10.500
06.06.ol.ol
PRO-P Fasilitasi
PRO-P: Feng€ lbangan
06.06.01.03
PRO-P:
PRO-P: Penyediaan Sarana dan Prasarana Air Minum, Air Limbah
SK No 122380 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.06.02
KP:Pengembangan
Perumahan Publik
Vertikal yangTerpadu
01 -Meningkatnya
perumahan publik
vertikal yang
disediakan secara
terpadu
01 - Jumlahpenyediaan
unit hunian vertikal yang
terpadu (milik dan sewa)
02 -Jumlah unit rumah
yangdilengkapi dengan
prasarana, sarana dan
utilitas hunian vertikal
unit/tahun - (indikator
baru)
146 -Kementerian
Perumahan dan Kawasan
Permukiman
146 -Kementerian
Perumahan dan Kawasan
Permukiman
unit/tahun 1.320 1.258 5.400
o 5.000
06.06.02.01
PRO-P:Penyediaan Hunian Publik Vertikal Milik
06.06.02.02
PRO-P: Penyediaan Hunian PublikVertikal Sewa
06.06.02.03
PRO-P:Penyediaan Sarana dan Prasarana Air Minum, Air Limbah Domestik, dan Persampahan di Hunian Publik Vertikal
06.06.03
KPPengembangan
FasilitasiPembiayaan
Perumahan
Ol - Meningkatnya
pelaksanaan bantuan
kemudahan dan
fasilitasipembiayaan
perumahan
Ol - Jumlah rumah
tangga yang menerima
fasilitaspembiayaan
perumahan ataubantuan
subsidi/kemudahan
perumahan
rumah
tarryga/ tahun
570.237 324.200 419.300 146 -Kementerian
Perumahan dan Kawasan
Permukiman
06.06.03.01
PRO-PiPengembangan Kebijakan Pembiayaan Perumahan
SK No122381 C
berkas 3, hlm. 365 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan
Sasaran Indikator Satuan
Koordinator/
06.06.02
KP:
Perumahan Publik
Vertikal yang
01 -
perumahan publik
terpadu
01 - Jumlah
unit hunian vertikal yang
terpadu (milik dan sewa)
02 -
yang
prasarana, sarana dan
unit/tahun - (indikator
baru)
146 -
146 -
unit/tahun 1.320 1.258 5.400
o 5.000
06.06.02.01
PRO-P:
PRO-P: Penyediaan Hunian Publik
PRO-P:
06.06.03
KP
Fasilitasi
Ol - Meningkatnya
pelaksanaan bantuan
kemudahan dan
fasilitasi
Ol - Jumlah rumah
tangga yang menerima
fasilitas
perumahan atau
rumah
tarryga/ tahun
570.237 324.200 419.300 146 -
PRO-Pi
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SaBaranIndikator Satuan kseh@ 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.06.03.02
PRo-P: Fasilitasi danPenyaluran Subsidi/ Bantuan Pembiayaan Perumahan
06.06.03.03
PRO-P:Fasilitasi Kerjasama Pembiayaan Perumahan dengan Berbagai Instansi
06.06.03.04
PRO-P:Penyiapan Proyek Kerjasama dan Investasi Perumahan
06.06.04
KP:Penguatan
Ekosistem
Perumahan
Ol -Terciptanya
ekosistem perumahan
yang mendukung
tersedianya hunian
yang l,ayok,
terjangkau, dan
berkelanjutan
Ol -Jumlah
kabupaten/kota yang
mengimplementasikan
pemenuhan standar
keandalan bangunan
kab/kota 514 514 514 145 - Kementerian
Pekerjaan Umum
02 -Terciptanya
peningkatan tqta kelola
hunian publik, privat dan
perlindungan konsumen
rekomendasi
kebijakan
1 I I 146 -Kementerian
Perumahan dan Kawasan
Permukiman
06.06.04.ol
PRO-P:Implementasi Standar Keandalan Bangunan
06.06.04.02
PRO-P:Peningkatan Peran dan Kapasitas Pelaku Pembangunan Perumahan
06.06.04.03
PRO-P: PerlindunganKonsumen Perumahan
SK No122382 C
berkas 3, hlm. 366 OCRProyek Prioritas
SaBaran
Agenda
06.06.03.02
PRo-P: Fasilitasi dan
06.06.03.03
PRO-P:
06.06.03.04
PRO-P:
06.06.04
KP:
Ol -
yang l,ayok,
Ol -
kabupaten/kota yang
keandalan bangunan
02 -
hunian publik, privat dan
perlindungan konsumen
1 I I 146 -
Permukiman
06.06.04.ol
PRO-P:
06.06.04.02
PRO-P:
06.06.04.03
PRO-P: Perlindungan
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tusehe 2024Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.06.04.04
PRO-P:Peningkatan Tata Kelola Hunian Publik
06.06.04.05
PRO-P:Peningkatan Tata Kelola Hunian Privat
06.06.05
KP:Peremajaan dan
Penanganan
PermukimanKumuh
yangTerpadu
0f - Meningkatnya
permukiman kumuh
yang ditanganisecara
terpadu
01 -Luasan hektar
permukiman kumuh
yang ditanganisecara
terpadu
ha/tahun 198,98 196 2@ 146 - Kementerian
Perumahandan Kawasan
Permukiman
06.06.05.01
PRO-P:Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu Skala Kota
06.06.05.02
PRO-P: Penanganan Permukiman KumuhTerpadu Skala Kawasan
06.07
PRPeningkatan
Kemandirian
Perdesaan yang
Berkelanjutan
Ol - Mewujudkan
pembangunan
kemandirian
Perdesaansebagai
sumber pertumbuhan
ekonomi yang
berkelanjutan
01 - Persentase desa
mandiriKTI dan KBI
Kn:7,42
KBI: 15,42
KTI: 7 ,74
KBI: 15,55
pcfacn KTI: 8,29
KBI: 17,50
151 - Kementerian Desa
danPembangunan
DaerahTertinggal
SK No122383 C
berkas 3, hlm. 367 OCRProgram Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan tusehe 2024
Agenda
Koordinator/
06.06.04.04
PRO-P:
06.06.04.05
PRO-P:
06.06.05
KP:
Penanganan
Permukiman
yang
0f - Meningkatnya
yang ditangani
01 -
permukiman kumuh
yang ditangani
Perumahan
PRO-P:
PRO-P: Penanganan Permukiman Kumuh
06.07
PR
Kemandirian
Perdesaan yang
Berkelanjutan
Ol - Mewujudkan
Perdesaan
mandiri
Kn:7,42
KBI: 15,55
pcfacn KTI: 8,29
KBI: 17,50
dan
Daerah
SK No
Program Prioritas/
Proyek Prioritas
Koordinator/
Pengampu
06.07.01
KP
Ol - Meningkatkan
layanan dasar
Ol -
air
Pekerjaan Umum
145 -
151 -
dan
Daerah
02 -
pcr8cll 4,77 6
03 -
04 -
memiliki lO() rumah
Permukiman
PRO-R
PRO-P:
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kselinc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.07.02
KP Transformasi
Ekonomi t kal,
KetahananSosial dar
Pelestarian
Lingkungan Desa
01 -Meningkatkan
daya saing dan
produktivitas ekonomi
perdesaan melalui
transformasi aktivitas
danpemberdayaan
ekonomi desa
01 -Persentase bagi hasil
BUMDes terhadap PADes
persen 3,974,02 4,22 151 - Kementerian Desa
darPembangunan
Daerah Tertinggal
151 - Ke eDterian Desa
danPembangunan
Daerah Tertinggal
151 - KcralrrtcfiatlDesa
danPembangunan
DaerahTertinggal
02 -Mengembangkan
kawasan perdesaan
sebagai embrio pusat
pertumbuhan lokal
01 - JumlahKawasan
Perdesaan Prioritas (KPP)
dengan status berdaya
saing
kawasan 3 4 8
03 - Menguatkan
ketahanan
masyarakatdesa
terhadap kondisi
sosialmasyarakat dan
pelestarian
lingkungan desa
01 -Persentase desa
berketahanan iklim
persen 33,73 34,73 38,73
06.07.02.01
PRO-P: TransformasiEkonomi Lokal Desa
06.07.02.02
PRO-P:Transformasi Ketahanan Sosial Desa
SK No122385 C
berkas 3, hlm. 369 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan
Agenda
Pengampu
KP Transformasi
Ketahanan
01 -
daya saing dan
produktivitas ekonomi
transformasi aktivitas
dan
01 -
BUMDes terhadap PADes
persen 3,97
dar
Daerah Tertinggal
151 - Ke eDterian Desa
dan
151 - Kcralrrtcfiatl
dan
Daerah
02 -
01 - Jumlah
Perdesaan Prioritas (KPP)
dengan status berdaya
saing
kawasan 3 4 8
03 - Menguatkan
masyarakat
terhadap kondisi
sosial
lingkungan desa
01 -
PRO-P: Transformasi
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseli.e2g24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.07.02.03
PRO-P:Transformasi Pelestarian Lingkungan Desa
06.07.02.04
PRO-P:Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan
06.07.03
KPPenguatan Tata
Kelola dan
Pemberdayaan Desa
Adaptif
Of -Meningkatkan
kapasitas tatakelola
pemerintah dan
pemberdayaan
pembangunan desa
secara adaptif
0l -Persentase desa yang
menerapkan layanan
berbasisdigital
persen 74 (2022) 76 a4 151 - Kementerian Desa
danPembangunan
DaerahTertinggal
010 - Kementerian Dalam
Negeri
02 -Jumlah desa yang
menginisiasi kerja sama
desa
desa - (indikator
baru)
90 800
03 -Jumlah desa yang
menerapkan administrasi
dan pengelolaan
keuangan desa berbasis
digital
desa - (indikator
baru)
150) r.660 010 - Kementerian Dalan
Negeri
06.07.03.01
PRO-P: Penguatan PengelolaanKeuangan Desa
06.07.03.02
PRO-P: Penguatan KelembagaanDesa
SK No122386 C
berkas 3, hlm. 370 OCRProgram Prioritas/
Agenda
Koordinator/
Pengampu
PRO-P:
PRO-P:
KP
Adaptif
Of -
kapasitas tata
0l -
berbasis
dan
Daerah
Negeri
02 -
desa
desa - (indikator
baru)
90 800
03 -
dan pengelolaan
keuangan desa berbasis
baru)
Negeri
PRO-P: Penguatan Pengelolaan
PRO-P: Penguatan Kelembagaan
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran[Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.07.03.03
PRO-P:Penguatan Tata Kelola Data Desa
06.07.04
KP: Pembangunan
DaerahTertinggal
Of -Meningkatnya
kesejahteraan
masyarakat pada
daerahtertinggal
Ol -Persentase daerah
tertinggal dan sangat
tertinggal yang meningkat
statusnyamenjadi daerah
berkembang dan/atau
maju
persen - (indikator
baru)
16,67 56,67 151 - Kement rien Desa
danPembangunan
Daerah Tertinggal
06.07.04.01
PRO-P:Peningkatan Layanan Dasar Pendidikan dan Kesehatan di Daerah Tertinggal
06.07 .o4.o2
PRO-P:Pengembangan Komoditas Unggulan di Daerah Tertinggal
06.07.04.03
PRO-P:Peningkatan Konektivitas di Daerah Tertinggal
06.07.04.04
PRO-P:Pembangunan Infrastruktur Dasa di Daerah Tertinggal
06.07.04.05
PRO-EPengembangan Pariwisata Rintisan di Daerah Tertinggal
06.07.04.06
PRO-P:Pengelolaan Risiko Bencana yang Efisien dan Tepat Guna di Daerah Tertinggal
SK No 122387 C
berkas 3, hlm. 371 OCRKegiatan Prioritas/
Sasaran
Agenda
Pengampu
06.07.03.03
PRO-P:
06.07.04
KP: Pembangunan
Daerah
Of -
masyarakat pada
daerah
Ol -
statusnya
maju
persen - (indikator
16,67 56,67 151 - Kement rien Desa
dan
06.07.04.01
PRO-P:
06.07 .o4.o2
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
06.07.04.05
PRO-E
06.07.04.06
PRO-P:
SK No 122387 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselif,@ 2024Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
06.07.04.07
PRO-P:Pembangunan Berketahanan ldin di Daerah Tertinggal
06.07.05
KP:Transformasi
Pembangunan
Kawasan Perbatasan
0l -Menjadi beranda
terdepan negara
denganmeningkatkan
integrasi dsn
kerjasamaantar
negara maupun antar
wilayah
01 - Persentase desa
tertinggal dan sangat
tertinggal di204
kecamatanperbatasan
prioritas
persen 21,46 19,87 13,54 lll - Badan Nasional
PengelolaPerbatasan
02 -Persentase desa
maju dsn mandiri di 22
PusatPertumbuhan
Kawasan Perbatasan
persen 44,38 45,56 44,47 111- Badan Nasional
Pengelola Perbatasan
03 - Rata-rataIndeks
Pengelolaan Kawasan
Perbatasan di 22 Pusat
Pertumbuhan Kawasan
Perbatasan
o,52 0,56 o,72111 Badan Nasional
Pengelola Perbatasan
04 - Rata-rataIndeks
PengelolaanKawasan
Perbatasan di 204
kecamatan perbatasan
prioritas
o,@ 0,680,82 lll - Badan Nasional
Pengelola Perbatasan
SK No 122388 C
berkas 3, hlm. 372 OCRSasaran Indikator Satuan tuselif,@ 2024
Koordinator/
PRO-P:
06.07.05
KP:
0l -
dengan
integrasi dsn
kerjasama
wilayah
tertinggal di
kecamatan
Pengelola
02 -
maju dsn mandiri di 22
Pusat
Pengelola Perbatasan
03 - Rata-rata
o,52 0,56 o,72
04 - Rata-rata
Pengelolaan
Perbatasan di 204
prioritas
o,@ 0,68
Pengelola Perbatasan
SK No 122388 C
Kegiatan Prioritas/
Proyek
Sasaran
Koordinator /
PRO-P:
PRO-P.
06.07.05.03
PRO-P: Penataan
PRO-P:
06.07.06
KP:
Ol -
pusat
Ol -
maju dan desa
45
02 - Nilai rata-rata
03 -
45
SK No 122389 C
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo,seline2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
04 -Persentase
dukungan kegiatan
Kementerian /Lembaga/
PemerintahDaerah/
Masyarakat/Badan
Usaha yang dilaksanakan
di 45 Kawasan
Trans grasi
persen 37,5 40 55 152 - Kementerian
Transmigrasi
06.07.06.01
PRO-P:Pembangunan Infrastruktur Permukiman dan Aksesibilitas Logistik
06.07.06.02
PRO-PPengembangan Ekonomi Kawasan Transmigrasi
06.07.06.03
PRO-P: Redistribusi Aset (Tanah) Transmigrasi
06.07.06.04
PRO-P: PenataanPersebaran Penduduk dan Penyediaan Tenaga Terampil
06.07.07
KP Tata Kelola
Pendampingan/Penyu
luhan
Ol -Meningkatnya
kapasitas
pendamping
pembangunan
Ol - Juu ah
Kementerian/Lembaga
yangmenerapkan SKKNI
dalanpeningkatan
kapasitas pendamping
pembangunan
kementerian /
lembaga
7 4 4 134 -Kementerian
Koordinator Bidang
Pemberdayaan
Masyarakat
SK No122390 C
berkas 3, hlm. 374 OCRProgram
Kegiatan
Koordinator/
04 -
dukungan kegiatan
Pemerintah
Usaha yang dilaksanakan
di 45 Kawasan
Trans grasi
06.07.06.01
PRO-P:
06.07.06.02
PRO-P
06.07.06.03
06.07.06.04
PRO-P: Penataan
KP Tata Kelola
Pendampingan/Penyu
luhan
Ol -
Ol - Juu ah
yang
dalan
kapasitas pendamping
7 4 4 134 -
Koordinator Bidang
SK No
hoycL
Sasaran Indikator
Pengampu
06.07.07.ol
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
'irausahaan
PRO-P: Pendamping Pembangunan
PRIORITAS NASIONAL 7: MEMPERKUAT REFORMASI POLITIK, HUKUM, DAN BIROKRASI, SERTA MEMPERKUAT PENCEGAHAN
DAN PEMBERANTASAN KORUPSI, NARKOBA, JUDI, DAN PENYELUNDUPAN
PrioritasNasional/
hoEralnPrioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07
PN:Memperkuat
Reformasi Politik,
Hukum, dan
Birokrasi,serta
Memperkuat
Pencegahan dan
Pemberantasan
Korupsi, Narkoba,
Judi, dan
PcnyeluDdupan
01 - Terwujudnya
supremasi hukum
yangtransparan, adil,
dan tidakmemihak
serta sistem politik
yang fungsional
Ol -Indeks
PembangunanHukum
0,68 (2023) 0,69 0,73 130 -Kementerian
Koordinator Bidang
Hukum, Hak Asasi
Manusia, Imigrasi dan
Pemasyarakatan
093 - Komisi
Peob€f, antas€rrKorupsi
129 -Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
048 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
02 - IndeksPersepsi
Korupsi
34 (2023t- 38 43,7
03 - IndeksIntegritas
Paltai Politik
62,83 63,00-64,9971,00-72,99
02 - Terwujudnya
birokrasi
pemerintahan yang
adaptif danmelayani
Ol - IndeksReformasi
Birokrasi Nasional
69,9471,38 77,26
02 - IndeksPelayanan
dan Pelindungan WNI di
LuarNegeri
SK No122392 C
93 93,5 95,5011 - Kementerian Luar
Negeri
berkas 3, hlm. 376 OCRDAN PEMBERANTASAN KORUPSI, NARKOBA, JUDI, DAN PENYELUNDUPAN
Prioritas
hoEraln
Kegiatan
Sasaran
Transformasi
Koordinator/
07
PN:
Hukum, dan
Birokrasi,
Judi, dan
PcnyeluDdupan
yang
dan tidak
yang fungsional
Ol -
Pembangunan
0,68 (2023) 0,69 0,73 130 -
Peob€f, antas€rr
129 -
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
048 -
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan
02 - Indeks
Korupsi
34 (2023t- 38 43,7
03 - Indeks
Paltai Politik
62,83 63,00-64,99
02 - Terwujudnya
birokrasi
adaptif dan
Ol - Indeks
69,94
02 - Indeks
dan Pelindungan WNI di
Luar
SK No
93 93,5 95,5
Negeri
SaBaran
Pengampu
03 -
bebas dari
Ol - Angka
penyal,ahguna narkotika
t,73 I,70 1,60
066 - Badan Narkotika
Nasional
Usaha Milik Negara
015 - Kementerian
Keuangan
04 -
kelola BUMN yang
baik untuk
kontribusi BUMN
Bebagai
(ROA) BUMN
05 -
peningkatan
tetap
investasi, didukung
belanja negara
perluasan sumber
dan
inovasi
01 - Rasio pendapatan
negara
persen 12,42
SK No
Program Prioritas/
Sasaran
06 -
untuk
stabilitas serta
ekonomi yang
dan
01 - Tingkat
07.01
PP:
dan Tata Kelola
Pemilu
01 -
partai politik yang
modern,
01 -
Partai
il,94 65,00-66,99 73,00-74,99 129 -
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
Politik dan
61,85 62,00-63,99
Koordinator Bidang
Politik dan
61,11 61,50-63,99 70,00-71,99 129 -
Koordinator Bidang
Politik dan
02 -
Partai
03 -
Partai
(ode Etik
04 - Indeks
Partai
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 - IndeksIntegritas
Partai Politik Dimensi
Rekrutmen
67,4768,00-69,99 76,00-77,9 129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dar Keamanan
129 -Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
010 - Kementerian Dalam
Negeri
02 - Terwujudnya
penyelenggaraan
pemilu yang
berkualitas dan
berintegritas
Ol -Indeks Kepatuhan
EtikPenyelenggara
Pemilu
61,72 64,85 77,37
03 - Terwujudnya
penguatan jaminan
hakkonstitusional el
warga negaradalam
penyelenggaraan
pemilu dan pelayanan
publik yang didukung
data kependudukan
yang akurat
Ol -Jumlah daerah
dengan IndeksKualitas
Layanan Kependudukan
danPencatatan Sipil
Berkategori "Sangat Baik"
daerah 150 514
(indikator
baru)
07.01.01
I(P:Penguatan Tata
Kelola Partai Politik
dan Pendidikan
Politik
01 - Terwujudnya
kelembagaan partai
politik yangberbasis
nilai s€f,tapengelolaan
keuangan partai politik
yang transparan dan
akuntabel
Ol -Persentase parpol
yang tepat waktu
menyampaikan laporan
pertanggungjawaban
bantuan keuangan parpol
setelah diauditoleh BPK
kepada mendagri
persen 100 (2023) 100 100 03 - Transformasi
Tata Kelola
010 - Kementerian Dalam
Negeri
SK No122395 C
berkas 3, hlm. 379 OCRProgram Prioritas/
Transformasi
05 - Indeks
67,47
Politik dar Keamanan
129 -
Negeri
02 - Terwujudnya
penyelenggaraan
berkualitas dan
Ol -
Etik
Pemilu
03 - Terwujudnya
hak
warga negara
publik yang didukung
data kependudukan
yang akurat
Ol -
dengan Indeks
Layanan Kependudukan
dan
daerah 150 514
(indikator
baru)
I(P:
01 - Terwujudnya
politik yang
nilai s€f,ta
yang transparan dan
Ol -
menyampaikan laporan
bantuan keuangan parpol
setelah diaudit
Tata Kelola
Negeri
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 - Pcf,scntalc parpol
penerima bantuan
keuangan parpol dari
APBN yang
memprioritaskan
bantuan keuangan parpol
untukpendidikan politik
PCf,s€N loo 100 100010 - Kementerian Dalam
Negeri
07.01.01.01
PRO-P:Penguatan Regulasi dan Tata Kelola Keuangan Partai Politik
07.01.01.03
PRO-P: PelaksanaanKomunikasi, Informasi, dan Edukasi Politik untuk Kader Partai Politik dan Masyarakat
07.01.02
I(P: Pelayanan
Identitas
Kependudukan Digital
(lKD) baSi Penduduk
Wajib KTP
Ol - Terselenggaranya
pelayananIdentitas
Kependudukan Digital
(II(D) bagi penduduk
q,ajib KTP
Ol -Persentase
penduduk yang
menggunakan Identitas
Kependudukan Digital
(lKDl baSipenduduk
wajib KTP
persen 3,55 lo 50 010 - Kementerian Dalam
Negeri
07.ol.02.ol
PRO-P:Pemanfaatan Data Kependudukan Nasional
07.01.02.02
PRO-P: PeningkatanKuantitas Layanan Administrasi Kependudukan
SK No 122396 C
berkas 3, hlm. 380 OCRKoordinator/
02 - Pcf,scntalc parpol
keuangan parpol dari
APBN yang
bantuan keuangan parpol
untuk
PCf,s€N loo 100 100
PRO-P:
PRO-P: Pelaksanaan
I(P: Pelayanan
Identitas
(lKD) baSi Penduduk
Wajib KTP
Ol - Terselenggaranya
pelayanan
(II(D) bagi penduduk
q,ajib KTP
Ol -
penduduk yang
(lKDl baSi
07.ol.02.ol
PRO-P:
PRO-P: Peningkatan
SK No 122396 C
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bdselie2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.01.03
KP:Perbaikan
Manajemen
Penyelenggaraan
Pemilu
Ol -Terwujudnya
sistem pemilu yang
transformatif
Ol -Persentase kepuasan
masyarakat ataskinerja
KPU
04 -Supremasi
Hukum, Stabilitas
dan
Kepemimpinan
Indonesia
076 - Komisi Pemilihan
Umum
persen 72 80
(indikator
barul
02 -Tingkat kepuasan
masyarakat terhadap
layananpenyelesaian
sengketa proses pemilu
76,96 o
(tidak
dihitung)
83 I 15 - BadanPengawas
PemilihanUmum
07.01.03.01
PRO-P:Peningkatan Kualitas Sistem Informasi Pemilu
07.01.03.02
PRO-PPeningkatan Integritas dan Independensi Penyelenggara Pemilu
07.01.03.03
PRO-RPerbaikan Regulasi Kepemiluan
07.01.04
I(P:Penjaminan Hak
Memilih dar Dipilih
dalemPemilu
0f -Terwujudnya
sistem pemilu yang
inklusif dan
partisipatif
01 - Persentase daftar
pemilih berkelanjutan
yang akurat, mutakhir,
dankomprehensif
04 -Supremasi
Hukum, Stabilitas
dan
Kepemimpinan
Indonesia
076 -Komisi Pemilihan
Umum
persen 95 99
(indikator
baru)
02 -Persentase kualitas
pengawasan data pemilih
berkelanjutan
SK No 122397 C
persen
(indikator
baru)
80 95 I 15 - BadarPengawas
Pemilihan UDU!r
berkas 3, hlm. 381 OCRProgram
Kegiatan
Koordinator/
KP:
Ol -
Ol -
masyarakat atas
KPU
04 -
Hukum, Stabilitas
076 - Komisi Pemilihan
persen 72 80
(indikator
barul
02 -
layanan
76,96 o
(tidak
dihitung)
83 I 15 - Badan
Pemilihan
PRO-P:
07.01.03.02
PRO-P
PRO-R
07.01.04
I(P:
dalem
0f -
inklusif dan
partisipatif
dan
04 -
Kepemimpinan
Indonesia
076 -
Umum
(indikator
baru)
02 -
SK No 122397 C
(indikator
baru)
80 95 I 15 - Badar
Pemilihan UDU!r
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.01.04.01
PRo-P: PeningkatanPenyelenggaraan Jaminan Hah Memilih dan Dipilih
07.0 r.o4.o2
PRO-P:Peningkatan Pengawasan Jaminan Hak M€@iUh dan Dipilih
07.02
PP:Reformasi Hukum
01 -Terwujudnya
regulasi yang adaptif
dan taat azas,akses
keadilan yang merata,
sertamasyarakat
yang patuthukum
Ol -Indeks Materi
Hukum
0,60 (2023)0,51 0,55 135 - Kementerian
Hukum
02 - Indeks Budaya
Hukum
0,81 (2023) o,830,87 135 - Kementerian
Hukum
07.02.01
KP:Mendirikan Pusat
Legislasi Nasional
Ol -Terwujudnya
sistem regulasi yang
adaptif dan taat asas
Ol -Indeks Kualitas
Peraturan Perundang-
undangan
3,70 3,26 3,30 03 -Transformasi
Tata Kelola
135 -Kementerian
Hukum
07.02.ol.ol
PRO-P:Penguatan Kelembagaan Regulasi
07.02.01.02
PRO-P: Peningkatan Kualitas Regulasi
SK No122398 C
berkas 3, hlm. 382 OCRKegiatan
Sasaran
Transformasi
Koordinator/
PRo-P: Peningkatan
07.0 r.o4.o2
PRO-P:
PP:
01 -
regulasi yang adaptif
dan taat azas,
keadilan yang merata,
serta
yang patut
Ol -
Hukum
0,60 (2023)
02 - Indeks Budaya
Hukum
0,81 (2023) o,83
KP:
Ol -
adaptif dan taat asas
Ol -
undangan
3,70 3,26 3,30 03 -
Tata Kelola
135 -
07.02.ol.ol
PRO-P:
PRO-P: Peningkatan Kualitas Regulasi
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
07.02.02
KP:Transformasi
Akses Terhadap
Keadilan
01 - Terwujudnya
layananakses
terhadap keadilan
yang substansial
terutama dan tidak
terbatas bagi
kelompok rentan
Ol -Indeks Perlindungan
Saksi dan Ibrbatr
04 -Supremasi
Hukum, Stabilitas
dan
Kepemimpinan
Indonesia
123 -Lembaga
Perlindungan Saksi dan
Korban
81 89
(indikator
baru)
02 -Persentase
pemberianbantuan
hukum secara litigasi dan
nonlitigasi
persen u,4l?rl23l 88,2 92,2 135 - Kementerian
Hul(rE
07.02.02.01
PRO-P:Pemenuhan Layanan Akses terhadap Keadilan
07.02.02.02
PRO-P: PenguatanKebijakan Transformasi Akses terhadap Keadilan
07.02.03
KP:Penguatan
BudayaHukum
Ol - Terwujudnya
program literasi
hukumdan
pemberdayaan
hukummasyarakat
yang inklusif
Ol -Tingkat kepatutan
hukum masyarakat
04 -Supremasi
Hul(lrE, Stabilitas
dan
Kepemimpinan
Indonesia
135 -Kementerian
Hukum
135 -Kementerian
Hukum
0,67 (2023l. o,72 o,76
02 -Tingkat kepatutan
hukum lembaga hukum
0,95 (20231 o,94 o,98
07.02.03.01
PRO-P PenguatanPemberdayaan Hukum Masyarakat
07.02.03.02
PRO-P:Penguatan Budaya Hukum Penyelenggara Negara
SK No122399 C
berkas 3, hlm. 383 OCRProgram
Sasaran Indikator Satuan
Transformasi
Pengampu
KP:
Akses Terhadap
layanan
yang substansial
terutama dan tidak
Ol -
Saksi dan Ibrbatr
04 -
Hukum, Stabilitas
dan
123 -
Perlindungan Saksi dan
81 89
(indikator
baru)
02 -
pemberian
nonlitigasi
Hul(rE
PRO-P:
PRO-P: Penguatan
KP:
Budaya
Ol - Terwujudnya
program literasi
hukum
hukum
Ol -
04 -
Hul(lrE, Stabilitas
dan
Indonesia
135 -
Hukum
135 -
Hukum
0,67 (2023l. o,72 o,76
02 -
PRO-P Penguatan
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasa.ranIndikator Satuan BaseliE2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.02.04
XP: Pembangunan
HUIqrESektor
Strategis
01 -Memperkuat
pembangunan sektor
strategis yang
berlandaskan hukum
Ol -Persentase
penyelesaian kasus
pertanahan
60 04 -Supremasi
Hukum, Stabilitas
dan
Kepemimpinan
Indonesia
056 -Kementerian
Agraria dan Tata Ruang
persen58,03 50
07.02.04.01
PRO-P: Penegakan danPelayanan Hukum
07.02.04.02
PRO-P:Penyusunan Kebijakan
07.03
PP Penguatan
Kelembagaan,
Pelayanan dan
Penegakan Hukum
01 - Terwujudnya
lembaga dan
penegakan hukum
yangberintegritas,
profesional,
transparan, dan
akuntabel
0f -Indeks Kelembagaan
Hukum
o,73(2023) o,76 o,80 129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politikdan Keamanan
02 -Indeks Penegakan
Hukum
o,a(2023) o,73 o,77 129 - Kementerian
KoordinatorBidang
Politik denKeamanan
07.03.01
KP:Penguatan
Kelembagaan Hukum
01 -Terwujudnya
lembaga penegak
hukum yang
berintegritas,
profesional,
transparan, dan
akuntabel
Ol -Tingkat kepercayaan
publikterhadap lembaga
hukum
04 -Supremasi
Hukum, Stabilitas
dan
Kepemimpinan
Indonesia
129 -Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
o,73 (20231 0,69 o,73
SK No 122400 C
berkas 3, hlm. 384 OCRKegiatan
Proyek Prioritas
Sasa.ran
Transformasi
XP: Pembangunan
HUIqrE
Strategis
01 -
Ol -
60 04 -
dan
Indonesia
056 -
Agraria dan Tata Ruang
persen
PRO-P: Penegakan dan
PRO-P:
07.03
PP Penguatan
Penegakan Hukum
yang
transparan, dan
0f -
o,73
Koordinator Bidang
Politik
02 -
o,a
Koordinator
Politik den
KP:
01 -
hukum yang
berintegritas,
akuntabel
Ol -
publik
hukum
04 -
Hukum, Stabilitas
dan
Indonesia
129 -
Politik dan Keamanan
o,73 (20231 0,69 o,73
SK No 122400 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.03.01.01
PRO-P:Penguatan Lembaga Kekuasaan Kehakiman
07.03.01.02
PRO-P: PenguatanLembaga Hul(rrE di Bidang Pelayanan, Penerapan dan Pembangunan Hukum
07.03.02
KPPenerapan dan
PenegakanHukum
Ol -Terwujudnya
penegakan hukum
yang adil, tidak
tebang-pilih,
transparan,
berintegritas, dan
profesional
O I - Tingkat
implementasi keadilan
restoratifdalam
penegakan hukum
04 -Supremasi
Hukum, Stabilitas
dan
Kepemimpinan
Indonesia
129 -Kementerian
Koordinator Bidang
Politik danKeamanan
005 - Mal ramah Agung
persen 56,7 (20231 58,7 62,7
02 -Persentase
penyelesaianeksekusi
putusanperdata
persen 54 35 55
07.03.02.ol
PRO-PPenerapan dan Penegakan Hukum Pidana Terpadu dengan Dukungan TI dan Berperspektif Restoratif
07.03.02.02
PRO-P:Penerapan dan Penegakan Hukum Perdata yang Berkepastian
SK No122401 C
berkas 3, hlm. 385 OCRProyek Prioritas
07.03.01.01
PRO-P:
07.03.01.02
PRO-P: Penguatan
KP
Penegakan
Ol -
yang adil, tidak
transparan,
O I - Tingkat
restoratif
04 -
dan
129 -
Politik dan
005 - Mal ramah Agung
02 -
penyelesaian
putusan
07.03.02.ol
PRO-P
PRO-P:
SK No
Sasaran
Agenda
Koordinator /
PF:
integrasi
bidang penuntutan di
Jaka Agung
Ol -
p€f,s€n 61 69 006 -
Indonesia
006 -
Indonesia
baru)
02 -
kecukupan,
dan
baru)
KP:
Kejaksaan
Ol -
yang integratif
Ol -
denda
69 (N -
Hukum, Stabilitas
dan
006 -
Indonesia
baru)
PRO-P:
PRO-P. Ad.uoqat Cenerual
KP: Peningkatan
Jumlah,
01 - Terwujudnya
kuantitas jaksa yang
01 -
personil jaksa
persen
02 - Tingkat
SK No
Indonesia
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 - Tingkatkesesuaian
pengelolaan SDM jaksa
pcf,8cn 77,6 80 90 006 -Kejaksaan Republik
Indonesia
07.04.02.01
PRO-P: Pemenuhan Sarana Prasarana dsn TeknologiInformasi
07.04.02.02
PRO-P: PeningkatanKompetensi
07.05
PP: Pencegahan dan
Pemberantasan
Korupsiserta Tindak
Pidana Pencucian
Uang (IPPU)
Ol - Terwujudnya
sistem antikorupsi
dsn anti pencucian
uang yang efektif
sertasistematis
Ol - Indeks Integritas
Nasional
70,97(2023) 74,52 77,37 093 - Komisi
Pemberantasan Korupsi
02 - Indeks Perilaku Anti
KorupsiIPAK)
3,85 3,97 4,06 093 - Komisi
Pemberantasan Korupsi
03 -Indeks Efektivitas
Kinerja Rezim Anti
Pencucian Uang
s,37(2022) 5,52 5,83 129 - Kementerian
Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan
07.05.01
KP:Penguatan
Kelembagaan
C!.ral@n
Pemberantasan
KorupsiSecara Lebih
Sistematis
01 - Terwujudnya
pelembagaan gerakan
pemberantasan
korupsi lebih
sistematis
ol - Nilai dimensi
internal (Indeks Integritas
Nasional)
77,42(2023) 81,30 84,63 03 - Transformasi
Tata Kelola
093 - Komisi
Pemberantasan Korupsi
SK No122404 C
berkas 3, hlm. 387 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Agenda
Transformasi
Koordinator/
03 - Tingkat
pcf,8cn 77,6 80 90 006 -
Indonesia
PRO-P: Pemenuhan Sarana Prasarana dsn Teknologi
PRO-P: Peningkatan
07.05
PP: Pencegahan dan
Korupsi
Ol - Terwujudnya
dsn anti pencucian
uang yang efektif
serta
Ol - Indeks Integritas
Nasional
70,97
02 - Indeks Perilaku Anti
Korupsi
03 -
s,37
Politik dan Keamanan
07.05.01
KP:
Kelembagaan
C!.ral@n
Korupsi
pemberantasan
korupsi lebih
sistematis
ol - Nilai dimensi
Nasional)
77,42
Tata Kelola
SK No
Transformasi
PRO-P
07.05.01.02
PRO-P:
07.05.02
KP:
Korupsi yana
Edukasi
Budaya
01 - Terciptanya
peningkatan
antikorupsi
Ol - Nilai
Anti Korupsi)
3,76 3,84 3,93 03 - Transformasi
Tata Kelola
093 - Komisi
PRO-P
PRO-P
KP:
Tindak Pidana
Korupsi
Ol -
strategi
korupsi di
Ol - Nilai
Integritas Nasional)
44,97
Tata Kelola
093 -
07.05.03.ol
PRO-P:
SK No
Program
Proyek Prioritas
Pengampu
07.05.03.02
PRO-P:
07.05.04
KP:
01 -
strategi
dan pe@b€f,afltaran
dan
tindak pidana
Ol -
implementasi
TPPU
Tata
dan
persen 75 80
PRO-P: Integrasi Pencegahan TPPU
PRO-P:
07.06
PP: Pencegahan,
Peredaran
Narkoba (F+GI{)
Ol -
upaya holistik dan
narkoba yang
dilakukan baik
ditingkat pusat,
provinsi,
kab/kota
Ol -
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.06.01
KP:Meningkatkan
Pengetahuan dan
Kesadaran
Masyarakattentang
Bahaya Narkoba, dar
Pengembangan
Keterampilan Hidup
Sehat, Terutama
Dimulai dari Keluarga
danSekolah
Ol - Meningkatnya
ketahanan
masyarakat dalam
menghadapiancaman
penyalahgunaan dan
peredaran gelap
narkotika
01 - Indeks Ketahanan
Masyarakat terhadap
Penyalahgunaan
Narkotika
58,56 59,00 61,OO 066 - Badan Narkotika
Nasional
07.06.ol.ol
PRO-PPeningkatan Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika
07.06.01.02
PRO-PPeningkatan Keterampilan Masyarakat dan Budaya Hidup Sehat di Kawasan Rawan Narkotika
07.06.02
KP: Optimalisasi
Layanan Rehabilitasi
Penyalahguna
Narkotika
Ol -Meningkatnya
kualitas l,ayanan
rehabilitasi dalam
rangka meningkatkan
kepulihan
penyalahguna
narkotika
01 -Indeks Kepuasan
Layanan Rehabilitasi
3,53 3,57 3,70 066 - Badan Narkotika
Nasional
SK No 122407 C
berkas 3, hlm. 390 OCRSasaran Indikator Satuan
Koordinator/
KP:
Masyarakat
Sehat, Terutama
Dimulai dari Keluarga
dan
Ol - Meningkatnya
ketahanan
masyarakat dalam
menghadapi
narkotika
Narkotika
58,56 59,00 61,OO 066 - Badan Narkotika
Nasional
07.06.ol.ol
PRO-P
07.06.01.02
PRO-P
07.06.02
KP: Optimalisasi
Narkotika
Ol -
kualitas l,ayanan
rehabilitasi dalam
kepulihan
penyalahguna
narkotika
01 -
Layanan Rehabilitasi
3,53 3,57 3,70 066 - Badan Narkotika
Nasional
SK No 122407 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselj,l€ 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.06.02.01
PRO-P: PeningkatanEfektivitas Layanan Rehabilitasi Penyalahguna Narkotika
07.06.02.02
PRO-P:Memperkuat Lembaga Rehabilitasi Penyalahguna Narkoba
07.06.03
KP:Meningkatkan
Program Deteksi Dini
Penyalahgunaan di
Kalangan Pelajar dan
Mahasiswa
01 - Terciptanya
generasipenerus
bangsa yang bebas
dari ancaman
perilaku negatif yang
bisa menghambat
potensinya
Of -Indeks Ketahanan
Diri Remaja
52,70 60 62,5 066 - Badan Narkotika
Nasional
07.06.03.01
PRO-PPeningkatan Pengetahuan Bahaya Narkotika di Kalangan &rak Usia sekolah
07.06.03.02
PRO-P:Penguatan Instrumen Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba pada Satuan Pendidikan
07.06.04
I(P:Meningkatkan
Profesionalisme
AparatPenegak
Hukumdalam Upaya
Pemberantasan
Narkoba
Ol -Terlaksananya
penanganan tind,ak
pidana narkotika
yangsesuai dengan
UU y€fl8berlaku
Ol -Clearance ,ate ti,rd8dd
pidana narkotika
persen 89 90 94 066 - Badal Narkotika
Nasional
SK No122408 C
berkas 3, hlm. 391 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselj,l€ 2024 Target 2025 Target 2029
Koordinator/
PRO-P: Peningkatan
PRO-P:
07.06.03
KP:
Kalangan Pelajar dan
generasi
bangsa yang bebas
dari ancaman
perilaku negatif yang
bisa menghambat
Of -
Diri Remaja
52,70 60 62,5 066 - Badan Narkotika
Nasional
PRO-P
07.06.03.02
PRO-P:
07.06.04
I(P:
Aparat
Hukum
Narkoba
Ol -
yang
UU y€fl8
Ol -
Nasional
SK No
Program Prioritas/
Koordinator/
PRO-P
PRO-P:
07.06.06
KF:
01 -
dini dan
penyalahgunaan
maupun peredaran
gelap narkotika
01 -
provinsi
Nasional (indikator
baru)
07.06.06.ol
PRO-P:
PRO-P:
07.06.07
KP: Optimalisasi
Tindak
Pencucian Uang Hasil
Tindak Pidana
Narkotika dan
Prekursor Narkotika
Ol -
tindak pidana
dari tindak pidana
narkotika dan
prekursor narkotika
Ol - Jumlah perkara
tindak pidana pencucian
uang hasil tindak pidana
narkotika dan
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.06.07.01
PRO-P:Pengungkapan l(asus TPPU Narkotika dad TPA Narkotika yang Berpotensi TPPU
07.07
PP:Penerapan Prinsip
Meritokrasi dar
ReformasiManajemen
ASN
001 - Terwujudnya
penyelenggaraan
manajemen ASN
sesuaidengan prinsip
meritolcasi
01 - IndeksSistem Merit
ASN
0,54 (2023) 0,61 o,65 048 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negaradan Reformasi
Birokrasi
07.07.01
KP:Peningkatan
Kesejahteraan ASN
melalui Penerapan
Konsep Total Reward
Berbasis Xincda ASN
01 - Terwujudnya
kesejahteraan ASN
yang adil, layak, daE
kompetitif
Ol - Aspekpenggajian,
penghargaan dan disiplin
Indeks Sistem Merit
03 - TransforEasi
Tata Kelola
048 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
048 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
persen 67 67
(target
mengikuti
instrumen
Indeks Sistem
Merit yang
dimutakhirkan)
02 - Aspekmanajemen
kinerja Indeks Sistem
Merit
persen 61 61
(target
mengikuti
instrumen
Indeks Sistem
Merit yang
dimutakhirkan)
berkas 3, hlm. 393 OCRProgram
Agenda
PRO-P:
PP:
Meritokrasi dar
Reformasi
ASN
sesuai
meritolcasi
01 - Indeks
ASN
0,54 (2023) 0,61 o,65 048 -
Negara
KP:
kesejahteraan ASN
yang adil, layak, daE
Ol - Aspek
Indeks Sistem Merit
03 - TransforEasi
Tata Kelola
048 -
Negara dan
048 -
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan
Birokrasi
(target
02 - Aspek
Merit
Merit yang
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Bo.seliv2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 -Persentase instansi
pemerintah yangaspek
penghargaan dan
pengakuan berbasis
kinerja dalam Indeks
Sistem Merit ASN
minimal "menengah'
persen 54 048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Birokrasi
(indikator
baru)
(indikator
baru)
07.07.ot.01
PRO-P:Penerapan Manajemen Penghargaan dan Pengakuan bari ASN
07.07.01.02
PRO-P:Penerapan Sistem Manajemen Kinerja ASN
07.07.02
KP Penguatan Sirtcr!
Manajemen Talenta
ASN
01 - Terwujudnya
sistem manajemen
talenta ASN sesuai
dengan prinsip
meritokrasi
Ol - Aspek perencanaan
k€butuhar Indd<i Sistcro
Merit
persen TAAi2023 03 - Transformasi
Tata Kelola
048 - Ifurac[tcrian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Birokrasi
048 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Birokrasi
7a15
(target
mengikuti
instrumen
IndeksSistem
Merit yang
dimutakhirkan)
02 - Aspek pengadaan
Indeks Sistem Merit
persen 78,91 (20231 74,91
(target
mengikuti
instrumen
IndeksSistem
Merit yang
dimutakhirkan)
SK No122411 C
berkas 3, hlm. 394 OCRKegiatan Prioritas/
Agenda
Pengampu
03 -
pemerintah yang
Pendayagunaan Aparatur
(indikator
(indikator
baru)
07.07.ot.01
PRO-P:
PRO-P:
KP Penguatan Sirtcr!
ASN
01 - Terwujudnya
talenta ASN sesuai
Ol - Aspek perencanaan
k€butuhar Indd<i Sistcro
Merit
persen TAAi
048 - Ifurac[tcrian
048 -
Birokrasi
7a15
instrumen
Indeks
02 - Aspek pengadaan
(target
Indeks
Merit yang
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 -Persentase instansi
pemerintah yang aspek
perencanaan kebutuhan
dalam Indeks Sistem
Merit ASNminimal
'menengah'
persen 54 048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Birokrasi
048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
048 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Birokrasi
(indikator
baru)
(indikator
baru)
54
(indikator
baru)
(indikator
baru)
54
(indikator
bam)
(indikator
baru)
54
(indikator
baru)
(indikator
baru)
04 -Persentase instansi
pemerintah yangaspek
pengadaan pegawai
dalam Indeks Sistem
Merit ASNminimal
'menengah'
persen
05 -Persentase instansi
pemerintah yang aspek
manajcrtr€f,rtalenta d,lan
Indeks Sistem Merit ASN
minimal'menengah"
persen
06 -Persentase instansi
pemerintah yang aspek
standarkompetensi
jabatan dalam Indeks
SistemMerit ASN
minimal 'menengah'
persen
berkas 3, hlm. 395 OCRProyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
Pengampu
03 -
dalam Indeks Sistem
Merit ASN
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Negara dan
Negara dan
Birokrasi
048 -
Negara dan Reformasi
baru)
(indikator
baru)
54
baru)
baru)
54
(indikator
bam)
baru)
54
(indikator
baru)
(indikator
baru)
04 -
pemerintah yang
Merit ASN
05 -
manajcrtr€f,r
minimal
06 -
standar
Sistem
Program Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan Easeli.e2o24
Agenda
Transformasi
Pengampu
07 - Pcf,scntarc
standardisasi jabatan
dalam lDdcl6
Merit ASN minimal
(indikator
baru)
(indikator
baru)
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan
persen 54
PRO-P: Penyusunan
PRO-P: Penilaian Potensi dan Kompetensi ASN
PRO-R
PRO-P:
KP: Penerapan
Mendorong
0l -
Tata Kelola
048 -
Negara dan
33,57
Merit yang
SK No 122413 C
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
koycL Prioritas
SasaranIndikator Satuan Baseline 2024 Targct2o2' Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator /
Pengampu
02 -Persentase instansi
pemerintah yang aspek
pengembangan
kompetensi dalam Indeks
Sistem Merit ASN
minimal 'menengah'
persen 54 048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Birokrasi
(indikator
baru)
(indikator
baru)
07.07.03.01
PRO-P:Penyusunan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan Pengembangan Kompetensi
07.07.03.02
PRO-FPenerapan Pengembangan Kompetensi ASN
07.07.03.03
PRO-P: PemberianBeasiswa Pendidikan
07.07.04
KPDigitalisasi
Manajemen ASN
01 - Terwujudnya
digitalisasi
manajemen ASN yang
berkualitas
Ol -Aspek sistem
informasi Indeks Sistem
Merit
03 -Transformasi
TataKelola
048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Birokrasi
048 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
B okasi
persen 57,2 lm23l 57,2
(target
mengikuti
instrumen
IndeksSistem
Merit yana
dimutakhirkan)
02 -Persentase instansi
pe erintahyang aspek
digitalisasi manajemen
ASN dalam Indeks Sistem
Merit ASN minimal
'menengah'
persen - (indikator
baru)
- (indikator
baru)
berkas 3, hlm. 397 OCRProgram
koycL Prioritas
Sasaran
Koordinator /
Pengampu
02 -
pemerintah yang aspek
Negara dan Reformasi
(indikator
(indikator
baru)
PRO-P:
PRO-F
07.07.03.03
PRO-P: Pemberian
KP
01 - Terwujudnya
berkualitas
Ol -
Merit
03 -
Tata
048 -
Negara dan Reformasi
B okasi
(target
mengikuti
Indeks
02 -
pe erintah
ASN dalam Indeks Sistem
Merit ASN minimal
baru)
- (indikator
baru)
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran IndikatorSatuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.07.04.001
PRO-P:Penguatan Platform Digital Manajemen ASN
07.07.04.02
PRO-P: Peng€mbangm danPemeliharaan Backend Services Platform Digital Manajemen ASN
07.07.05
KP:Penerapan
Budaya Neda yang
Mendorong
Peningkatan
Integritas ASN
01 - Terbangunnya
perilaku ASNyang
beretika
01 -Indeks BerAkhlak 61,1 (2023) 03 - Transformasi
TataKelola
61,1 048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Birokrasi
048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Birokrasi
(target
mengikuti
instrumen
Indeks Sistem
Merit yana
dimutakhirkan)
02 -Persentase instansi
pemerintah yang aspek
budaya kerja dan citra
institusi ASN dalam
IndeksSistem Mcf,it ASN
minimal 'menengah'
persen - (indikator
baru)
-(indikator
baru)
54
07.07.05.01
PRO-P: PenyusunanKebijakan dan Koordinasi Penerapan Budaya Kerja
07.07.05.02
PRO-PrPeningkatan Integritas dan Budaya Kerja ASN
SK No122415 C
berkas 3, hlm. 398 OCRProgram
Sasaran Indikator
Koordinator/
PRO-P:
PRO-P: Peng€mbangm dan
KP:
Mendorong
Peningkatan
Integritas ASN
perilaku ASN
01 -
Tata
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Negara dan Reformasi
(target
Merit yana
02 -
budaya kerja dan citra
Indeks
baru)
-
54
07.07.05.01
PRO-P: Penyusunan
PRO-Pr
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.07.06
KP:Penerapan dan
EvaluasiKebijakan
Manajemen ASN
01 -Terwujudnya
penerapandan
evaluasimanajemen
ASN yangberkualitas
Ol -Jumlah instansi
pemerintah yang Indeks
Sistem Merit minimal
"baik"
03 -Transformasi
Tata Kelola
048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dar Reformasi
Birokrasi
048 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
B okrasi
048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negaradan Reformasi
Birokrasi
instansi
pemerintah
98 98
(target
mengikuti
instrumen
IndeksSistem
Merit yang
dimutakhirkan)
02 -Persentase instansi
pemerintah yangIndeks
Sistem Meritminimal
'menengah"
P€rs€f,i - (indikator
baru)
- (indikator
baru)
54
03 -Persentase
rekomendasi kebijakan
hasil evaluasi Ean4€roc,l
ASN yang dimanfaatkan
persen -(indikator
baru)
-(indikator
baru)
loo
07.07.06.01
PRO-P:Penerapan Kebijakan Sistem Merit
07.07.06.02
PRO-P: EvaluasiManajemen ASN
SK No 122416 C
berkas 3, hlm. 399 OCRKegiatan Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan
Agenda
Koordinator/
Pengampu
KP:
Evaluasi
01 -
penerapan
evaluasi
ASN yang
Ol -
03 -
Tata Kelola
Pendayagunaan Aparatur
Negara dar Reformasi
048 -
Negara dan Reformasi
B okrasi
Pendayagunaan Aparatur
Negara
98 98
(target
Indeks
02 -
pemerintah yang
Sistem Merit
P€rs€f,i - (indikator
baru)
- (indikator
54
03 -
rekomendasi kebijakan
hasil evaluasi Ean4€roc,l
ASN yang dimanfaatkan
persen -
baru)
-
baru)
loo
07.07.06.01
PRO-P:
PRO-P: Evaluasi
SK No 122416 C
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan &.seli,I€ 2024
Koordinator/
07.08
PP Transformasi Tata
Kelola
Publik dan
0l - Terwujudnya tata
kelola
publik
dan akuntabel
01 - Indeks Pelayanan
Publik
3,74 (2023t- 3,68 3,80
Pendayagunaan Aparatur
02 - Nilai akuntabilitas
07.08.ol
KP: Tata
Pelayanan
yang berkualitas dan
01 -
Tata Kelola
048 - Kementerian
Negara dan
O/+8 -
Negara dan
048 -
Negara dan
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
02 -
Publik
03 -
Publik
3,63 (2023)
SK No 122417 C
04 -
Publik Kota
4,Or
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
KegiatanPrioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan tuseti,4em24 Ts[g€t2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
02 -Terwujudnya
pengawasan eksternal
pelayanan publik
Of -Persentase K/L/D
yang mendapatkan opini
pengawasan pelayanan
publik kualitastertinggi
pcf,aen 34,92 (2023138,15 50,55 I lO - Ombudsman
RepublikIndonesia
07.08.01.01
PRO-PPenguatan Kerangka Regulasi Tata Kelola Pelayanan Publik
07.08.01.02
PRO-P Penguatan Pelayanan Publik Inklusif danTerpadu
07.08.01.03
PRO-P: PenguatanPengawasan Eksternal Pelayanan Publik
07.08.01.04
PRO-P: PenguatanPemantauan dan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik
07.08.02
KP:Penguatan
Manajemen Kinerja
Pembangunan
01 -Terwujudnya
kinerja pembangunan
yang akuntabel dan
berintegritas
01 -Persentase instansi
pemerintah (K/L) dengan
nil,ai akuntabilitaskinerja
Baik (kategori "8" ke atas)
100 03 - Transformasi
Tata Kelola
048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
048 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
persen 97,62 97
02 -Persentase instansi
pemerintah (provinsi)
dengan nilai
akuntabilitas kinerja baik
(kategori "8" ke atas)
persen loo 100 100
berkas 3, hlm. 401 OCRKegiatan
Sasaran
Agenda
Koordinator/
02 -
pelayanan publik
Of -
publik kualitas
pcf,aen 34,92 (20231
Republik
PRO-P
07.08.01.02
PRO-P Penguatan Pelayanan Publik Inklusif dan
07.08.01.03
PRO-P: Penguatan
PRO-P: Penguatan
KP:
01 -
yang akuntabel dan
01 -
nil,ai akuntabilitas
Baik (kategori "8" ke atas)
Tata Kelola
Negara dan
048 -
Negara dan
persen 97,62 97
02 -
(kategori "8" ke atas)
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan n Prioritas/
ProyekPrioritas s
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
persen 75,79 76 83 048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
106 -Lembaga Kebijakan
Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah
106 -Lembaga Kebijakan
Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah
055 -Kementerian
PPN/BAPPENAS
0t+ - Badan Pusat
Statistik
03 -Persentase instansi
pemerhtsh(kab/kota)
dengan nilai
akuntabilitas kinerja baik
(kategori "8" ke atas)
58 50,77 60 04 - Nilai kinerja
pengadaan
57 54,6274,80 05 - Tingkat penerapan
tatakelola pengadaan
persen 66,30 70 7A
07 - Tingkatpemanfaatan
datastatistik
persen - (indikator
baru)
76 86
06 - Persentasekegiatan
prioritasutama dengan
kinerja baik
berkas 3, hlm. 402 OCRProgram Prioritas/
Proyek
Transformasi
Koordinator/
Negara dan
Birokrasi
106 -
106 -
Pemerintah
055 -
PPN/BAPPENAS
0t+ - Badan Pusat
03 -
pemerhtsh
dengan nilai
akuntabilitas kinerja baik
58 50,77 60 04 - Nilai kinerja
57 54,62
tata
07 - Tingkat
data
baru)
76 86
06 - Persentase
prioritas
kinerja baik
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kseli^e2o24 Target 2025 T€Egc.202g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08 -Indeks
Pembangunan Statistik
IPS)
2,35 2,60 3,17 054 - Badan Pusat
Statistik
09 -Persentase instansi
pemerintah yang
menerapkan tata kelola
kualitaskebijakan yang
baik
persen 18,37 (2023) 30 85 086 - Lembaga
Administrasi Negara
07.08.02.01
PRO-P: Penguatan Ekosistem AkuntabilitasKinerja Pemerintah
07.08.02.02
PRO-P: Penguatan TataKelola Pengadaan Barang dan Jasa hoerilltatr
07.08.02.03
PRO-P: Penyediaan DataPembangunan
07.08.02.04
PRO-P: Penguatan Tata Kelola Kebijakan InstansiPemerintah
SK No122420 C
berkas 3, hlm. 403 OCRProgram Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kseli^e2o24 Target 2025 T€Egc.202g
Agenda
Koordinator/
08 -
2,35 2,60 3,17 054 - Badan Pusat
09 -
kualitas
baik
PRO-P: Penguatan Ekosistem Akuntabilitas
PRO-P: Penguatan Tata
PRO-P: Penyediaan Data
PRO-P: Penguatan Tata Kelola Kebijakan Instansi
SK No
Proyek
Pengampu
KP:
Nasional
Ol -
dan pengawasan
nasional
0f -
dengan maturitas SPIP
terintegrasi dengan
72,82 03 -
Tata
089 - Badan
baru)
47,57
02 -
baru)
39,47 57,89 089 - Badan
Keuangan dan
089 -
Pembangunan
089 - Badan
Pembangunan
055 -
03 -
dengan
baru)
9,84 50,20
Oa -
hasil
pembangunan nasional
predikat -
baru)
05 - Tingkat
hasil
baru)
SK No
Program Prioritas/
PRO-P:
PRO-P:
07.09
PP:
Otonomi
Ol - Terwujudnya
harmonisasi
tingkat pemerintahan
tipologi
36ta
fondasi
daerah dalam rangka
kualitas tata kelola
Gubernur
Pemerintah Pusat
010 -
Negeri
02 -
Standar Pelayanan
Minimal (SPM)
83,75
capaian
penerapan
SPM di
[I, 92
03 - Rasio
pajak
07.09.01
KP:
Deef,eh
01 -
harmonisasi
dan daerah yong
Ol - Provinsi
Pusat
baik
Tata
Negeri
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan kselire2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
(Koordinator/
Pengampu
07.09.01.01
PRO-P:Penyiapan Revisi Undang-Undang Pemerintahan Daerah
07.09.01.02
PRO-P:Penguatan Kolaborasi Multi Aktor di Daerah
07.09.01.03
PRO-P:Optimalisasi Sinergi Pemerintahan Pusat dan Daerah
07.09.02
KP:Penguatan
Kapasitas
Kelembagaan daD
Sumber Daya
ManusiaPemerintah
Daerah
01 -Meningkatnya
kapasitas tata kelola
pemerintahdaerah
dengan
memperhatikan
tipologi kewilayahan
001 - Provinsi dengan
Indeks Penerapan
Standar Pelayanan
Minimal (SPM)
berkategori tuntas
paripurna
34 03 -Transformasi
Tata Kelola
010 -Kementerian Dalam
Negeri
010 - Kementerian Dalam
Negeri
010 - IGracntcriar Dalam
Negeri
provinsi 2 (2023) 5
002 - kabupat€o /kota
dengan IndeksPenerapan
Standar Pelayanan
Minimal (SPM) setidaknya
berkategori tuntasmadya
kab/kota 28(2023) 152 354
003 - Daerah dengan
Indeks Inovasi Daerah
(IID)berkategori sangat
inovatif (prov, kab, kota)
daerah
(prov/kab/
kota)
75 (2023) n 147
SK No122423 C
berkas 3, hlm. 406 OCRAgenda
Pengampu
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
KP:
Sumber Daya
Manusia
01 -
kapasitas tata kelola
pemerintah
dengan
Indeks Penerapan
Standar Pelayanan
34 03 -
Tata Kelola
010 -
Negeri
Negeri
010 - IGracntcriar Dalam
Negeri
002 - kabupat€o /kota
dengan Indeks
berkategori tuntas
kab/kota 28
(IID)
inovatif (prov, kab, kota)
daerah
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan E Baseline 2024 Target 2025 Te[glct 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.09.02.01
PRO-P:Penerapan Standar Pelayanan Minimal sebagai Urusan Wajib Pemerintah Daerah
07.09.02.02
PRO-P:Pengembangan Kompetensi Sumber, Daya Manusia Pemerintah Daerah
07.09.02.03
PRO-P:Optimalisasi Tata Kelola Kelembagaan Pemerintah Daerah
07.09.03
KP:Penguatan
FondasiKeuangan
Daerah
Ol - Tc(wujudnya
keuangan daerah
dengan pendapatan
daerah yang optimal,
belanja daerah yang
berkualitas, dan
pemanfaatan
pendanaanalternatif
yang meningkat
01 - Jumlahdaerah
dengan proporsi pajak
daerahterhadap PAD
meningkat
daerah
(prov/kab/
kota)
300 300 546 03 - TransforEasi
Tata Kelola
010 - Kementerian Dalam
Negeri
02 -Jumlah daerah
denganproporsi retribusi
daerahterhadap PAD
meningkat
daerah
lproa lkabI
kota)
300 300 546010 - Kementerian Dalam
Negeri
015 -Kementerian
Keuangan
010 - Kementerian Dalam
Negeri
03 -Pertumbuhan
penerimaan pajak dacf,ah
persen 6,81 6,lo 6,50
04 -Jumlah provinsi
yangmemenuhi belanja
infrastruktur pelayanan
publik
provinsi 4 19 38
SK No122424 C
berkas 3, hlm. 407 OCRProyek Prioritas
Koordinator/
PRO-P:
PRO-P:
07.09.02.03
PRO-P:
07.09.03
KP:
Fondasi
Ol - Tc(wujudnya
berkualitas, dan
pendanaan
yang meningkat
01 - Jumlah
dengan proporsi pajak
daerah
daerah
(prov/kab/
kota)
300 300 546 03 - TransforEasi
Tata Kelola
02 -
dengan
daerah
meningkat
lproa lkabI
kota)
300 300 546
015 -
Negeri
03 -
04 -
yang
publik
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
KegiatanPrioritas/
ProyekPrioritas
SasaranIndikator Satuan
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
05 - Jumlah daerahyang
memanfaatkan instrumen
pendanaan alternatif
daerah
(prov/kab/
kota)
7 2 ll010 - Kementerian Dala.D
Negeri
07.09.03.01
PRO-P:Optimalisasi Potensi Pendapatan Daerah
07.09.03.02
PRO-Pi Peningkatan KualitasBelanja Daerah
07.09.03.03
PRO-P:Perluasan Sumber dan Pengembangan Inovasi Pendanaan Alternatif Daerah
07.10
PP:Pemerintah Digital
Ol - Terwujudnya
pemerintahan
berbasis digitalisasi
yangtransparan,
inklusif dar efisien
01 -Indeks Sistem
PeE fintahan Berbasis
Elektronik
2,79 12023) 3,OO 2,OO048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
07.10.01
I(P:Penguatan Tata
KelolaPemerintah
Digital
01 - T€rwujudnya tata
kelola pemerintahan
digital yang
transformatif
01 - Jumlah kebijakan
pemerintah digital yang
ditetapkan
O 03 - Transformasi
Tata Kelola
048 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
O/+8 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
kebijakan - (indikator
baru)
4
02 - Jumlahlembaga
yangmenerapkan
arsitekturpemerintah
digital
- (indikator
baru)
SK No122425 C
lembaga 614
berkas 3, hlm. 408 OCRProgram
Kegiatan
Proyek
Sasaran
Agenda
Koordinator/
Pengampu
05 - Jumlah daerah
(prov/kab/
kota)
7 2 ll
Negeri
07.09.03.01
PRO-P:
07.09.03.02
PRO-Pi Peningkatan Kualitas
07.09.03.03
PRO-P:
07.10
PP:
Ol - Terwujudnya
berbasis digitalisasi
yang
01 -
PeE fintahan Berbasis
2,79 12023) 3,OO 2,OO
Negara dan
Birokrasi
07.10.01
I(P:
Kelola
01 - T€rwujudnya tata
kelola pemerintahan
digital yang
01 - Jumlah kebijakan
O 03 - Transformasi
Tata Kelola
048 -
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan
O/+8 -
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan
Birokrasi
baru)
4
02 - Jumlah
yang
arsitektur
digital
- (indikator
baru)
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran IndikatorSatuan Ba,selj,ncm24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.10.01.01
PRO-PiKebijakan Pemerintah Digital
07.10.01.02
PRO-P: KedaulatanSistem Pemerintah Digita.l
07.10.01.03
PRO-Pi EvaluasiKinerja Pemerintah Digital
07.10.01.04
PRO-P:Pengembangan Proses Bisnis Tematik dalam Arsitektur Pemerintah Digital
07.10.02
l(P:Penguatan
Teknologi Pemerintah
Digital
0l -Tersedianya
teknologi pemerintah
digital yang
berkualitas dan
tangguh
Ol -Persentase instansi
K/L/Prov yangterhubung
dengan JIP
persen - (indikator
baru)
90100 03 - Transformasi
TataKelola
059 - Kementerian
Komunikasi dar Digital
02 -Persentase K/L/D
yang
mengimplementasikan
SPLP
persen - (indikator
baru)
5 15 059 -Kementerian
Komunikasi dan Digital
07.10.02.01
PRO-P:Penguatan Infrastruktur Pemerintah Digital
07.10.02.02
PRO-P:Penguatan Aplikasi Pemerintah Digital
SK No122426 C
berkas 3, hlm. 409 OCRProyek Prioritas
Sasaran Indikator
07.10.01.01
PRO-Pi
07.10.01.02
PRO-P: Kedaulatan
PRO-Pi Evaluasi
PRO-P:
07.10.02
l(P:
0l -
digital yang
berkualitas dan
Ol -
K/L/Prov yang
baru)
90
Tata
Komunikasi dar Digital
02 -
yang
SPLP
persen - (indikator
baru)
5 15 059 -
Komunikasi dan Digital
PRO-P:
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuseli@20z4 T8EEd-2O25Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.10.02.03
PRO-P Penguatan KeamananSiber Pemerintah
07.10.03
KP:Pengembangan
Kompetensi dan
BudayaDigital ASN
Ol -Terwujudnya
ASN yang
berkompetensi dan
berbudayadigital
dalam pelaksanaan
pemerintah digital
01 -Persentase ASN
dengan kompetensi
digital optimal
persen - (indikator
baru)
50 90 03 - Trardorma3i
TataKelola
0,+8 -Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi
Birokrasi
07.10.03.01
PRO-P:Pengembangan Budaya Digital ASN
07.10.03.02
PRO-PPeningkatan Kompetensi dan Kapasitas Digital ASN
07.10.03.03
PRO-P Peningkatan Kompetensi ASN Pengelola Layanan Digital
07.10.04
KP:Transformasi
Digital Layanan
Publik Prioritas
Ol -Terselenggaranya
layanan digital
pemerintah yang
berkualitas dan
terpadu
001 - Jumlah layanan
publikprioritas yang
terintegrasi dalam portal
pdaJransr publik
50 03 -Transformasi
Tata Kelola
048 - Kementerian
Pendayagunaan Aparatur
Negara danReformasi
Birokrasi
layanan - (indikator
baru)
07.10.04.01
PRO-P:Pengembangan Layanan Publik Prioritas Berbasis Digital
SK No 122427 C
berkas 3, hlm. 410 OCRProgram
Sasaran Indikator Satuan tuseli@20z4 T8EEd-2O25
Transformasi
Pengampu
PRO-P Penguatan Keamanan
KP:
Budaya
Ol -
ASN yang
berbudaya
dalam pelaksanaan
01 -
baru)
50 90 03 - Trardorma3i
Tata
0,+8 -
PRO-P:
07.10.03.02
PRO-P
07.10.04
KP:
Digital Layanan
Publik Prioritas
Ol -
terpadu
publik
terintegrasi dalam portal
pdaJransr publik
50 03 -
Tata Kelola
048 - Kementerian
Negara dan
baru)
07.10.04.01
PRO-P:
SK No 122427 C
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselil!€ 2024
Koordinator/
07.10.04.02
PRO-P
07.lo.04.03
PRO-P
07.10.04.04
PRO-P Transformasi Pelayanan
KP: Penguatan
Ol -
dapat
untuk
lintas
Data Indonesia
-
baru)
51-70
Tata Kelola
055 -
02 -
peta dasar skala besar
untuk wilayah
p€f,s€f,i -
baru)
9,4 83,6 083 - Badan Informasi
Geospasial
03 -
jaringan
persen -
baru)
6,64 9,79 O&l - Badan Informasi
Geospasial
04 -
baru)
6,6 too 083 - Badan
PRO-E Tata
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas s
Sasaran Indik tor Satuan tusetue2o24 Target 2025Target 2029
Age ta
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.10.05.02
PRO-P:Penguatan dan Pemanfaatan Data Kependudukan
07.10.05.03
PRO-P:Peningkatan Akses dan Pemanfaatan Informasi Geospasial Tematik
07.10.05.04
PRO-P:Penyediaan Peta Dasar Skala Besar
07.11
PP:Peningkatan
Produktivitas BUMN
Ol - Meningkatnya
produktivitas BUMN
Ol - Profitmargin ratio
(PMR) BUMN
persen 11,15 (2023) 10,50 10,98 041 - Kementerian Badan
Usaha Milik Negara
07.l 1.ol
KP:Peningkatan Daya
Saing BUMN
Ol -Meningkatnya
daya saing BUMN
Ol - Totalasset turnover
BUMN
0,242(2023) kali 0,305 0,3r r 041 - Kementerian Badan
Usaha MilikNegara
07.11.01.01
PRO-P: Kinerja BUMN
07.l l'ol.o2
PRO-P: Ekqr@iBerkelanjutan
07.11.01.03
PRO-P: KetahananEnergi dan Pangan
07.l l.o1.o4
PRO-P:Transformasi Digital
SK No122429 C
berkas 3, hlm. 412 OCRProyek
Sasaran Indik tor Satuan tusetue2o24 Target 2025
Age ta
07.10.05.02
PRO-P:
PRO-P:
07.10.05.04
PRO-P:
07.11
PP:
Ol - Meningkatnya
produktivitas BUMN
Ol - Profit
(PMR) BUMN
07.l 1.ol
KP:
Saing BUMN
Ol -
daya saing BUMN
Ol - Total
BUMN
0,242
Usaha Milik
PRO-P: Kinerja BUMN
07.l l'ol.o2
PRO-P: Ekqr@i
PRO-P: Ketahanan
07.l l.o1.o4
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program ki6itas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Bdseli,r."2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.11.01.05
PRO-P:Infrastruktur Konektivitas
07.r 1.0r.06
PRO-P: Pariwisata dar Budaya
07.11.01.07
PRO-PPembiayaan Sektor Strategis
07.11.02
KP: Peningkatan
Efisiensi Peran BUMN
dalam Penugasan
Pemerintah
Ol -Meningkatnya
efisiensi peran BUMN
dalam penugasan
pemerintah
01 - Peringkatrisiko
komposit BUMN minimal
3
persen - (indikator
baru)
60,9 74,3041 - Kementerian Badan
Usaha Milik Negara
07.11.02.01
PRO-P:Efisiensi Peran BUMN pada Program Perintis
07.11.02.02
PRO-P: Penguatan Peran BUMNdalam Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
07.12
PftOptimalisasi
PendapatanNegara
01 - Tercapainya
peflingkatan
penerimaan
perpajakan yang
optimal sesuaipotensi
perekonomian dengan
tetap menjaga iklim
investasi
01 - Rasio penerimaan
perpajakan terhadap PDB
persen PDB 10,07 to,24 11,52-15,00 015 - Kementerian
Keuangan
SK No122430 C
berkas 3, hlm. 413 OCRSasaran
Transformasi
Koordinator/
07.11.01.05
PRO-P:
07.r 1.0r.06
PRO-P: Pariwisata dar Budaya
07.11.01.07
PRO-P
KP: Peningkatan
Ol -
01 - Peringkat
3
baru)
60,9 74,3
Usaha Milik Negara
PRO-P:
PRO-P: Penguatan Peran BUMN
Pft
Pendapatan
01 - Tercapainya
peflingkatan
optimal sesuai
tetap menjaga iklim
investasi
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baselj,l@2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
(Koordinator/
Pengampu
02 -Terwujudnya
peningkatan PNBP
yang optimal dan
tidakbergantung
pada SDA
Ol - Rasio PNBP(persen
PDB)
persen PDB 2,61 2,tt 2,21-2,99 015 -Kementerian
Keuangan
07.12.01
KP:Ekstensifikasi dan
Intensifikasi
Penerimaan
Perpajakan
Ol - Tercapainya
peningkatan basis
pajak dan kepatuhan
wajib pajak
Ol - Persentase
penambahan WP hasil
ekstensifikasi
berdasarkan target
kinerjaorganisasi
persen 90 90 90 015 -Kementerian
Keuangan
02 -Persentase capaian
tingkat kepatuhan
penyampaian sPT
tahunanPPh WP badan
dan orang pribadi
berdasarkan target yang
ditetapkan
persen 100100 100 015 - Kementerian
Keuangan
03 -Indeks Kinerja
Kebijakan Penerimaan
Negara
persen 100 100 loo 015 - Kementerian
Keuangan
07.12.Ol.Ol
PRO-P: ImplementasiSistem Informasi Inti Perpajakan (core ta.d dan Interoperabilitas dengan Sistem Informasi Starcehold€rT€rkait, Menuju Data-
Driven
SK No 122431 C
berkas 3, hlm. 414 OCRProyek Prioritas
Transformasi
Pengampu
02 -
tidak
pada SDA
Ol - Rasio PNBP
PDB)
persen PDB 2,61 2,tt 2,21-2,99 015 -
KP:
Ol - Tercapainya
pajak dan kepatuhan
wajib pajak
Ol - Persentase
kinerja
persen 90 90 90 015 -
Keuangan
02 -
tingkat kepatuhan
tahunan
dan orang pribadi
ditetapkan
persen 100
Keuangan
03 -
Negara
07.12.Ol.Ol
PRO-P: Implementasi
Driven
SK No 122431 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselhc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.12.01.02
PRO-P: Simplifikasi ProsesBisnis dar Kelembagaan s.rta Penguatan Kebijakan
07.12.01.03
PRO-P: TataKelola Ekstensifikasi dan Intensifikasi Perpajakan (termasuk Sin Ta.d
07 .t2.ot.o4
PRO-P:Peningkatan Kepatuhan Perpajakan
07.12.02
I(P:Intensifikasi
Penerimaan Negara
Bukan Pajak
01 - Terciptanya
dukungan P'NBPyang
optimal
01 - Rasiocapaian PNBP
terhadap target yang
ditetapkan
persen 90-100 90-100 90-100 015 - Kementerian
Keuangan
07.12.02.01
PRO-P: Pembenahan TataKelola Penerimaan SDA Migas
07.12.02.02
PRO-PPembenahan Tata Kelola Penerimaan SDA Nonmigas yang Bernilai Tambah Tinggi
07.12.02.03
PRO-P;Pembenahan Tata Kelola Penerimaan Non-SDA
07.12.02.04
PRO-P:Pembenahan Tata Kelola Pengelolaan Aset
07.12.02.05
PRO-P Inovasi l,ayanan Berbasis IT untuk MeningkatkanKepatuhan
SK No 122432 C
berkas 3, hlm. 415 OCRProyek Prioritas
PRO-P: Simplifikasi Proses
07.12.01.03
PRO-P: Tata
07 .t2.ot.o4
PRO-P:
07.12.02
I(P:
01 - Terciptanya
dukungan P'NBP
optimal
01 - Rasio
terhadap target yang
ditetapkan
PRO-P: Pembenahan Tata
PRO-P
PRO-P;
PRO-P:
PRO-P Inovasi l,ayanan Berbasis IT untuk Meningkatkan
SK No 122432 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.13
PP: Optimalisasi
Belanja Negara
Ol -Terwujudnya
dukungan belanja
negarayang optimal
untukmendorong
produktivitas dan
mencapai tujuan
pembangunan
Ol -Indeks Efektivitas
Kebijakan Belanja Negara
86 86 88 015 -Kementerian
Keuangan
07.13.01
KP: Peningkatan
Efektivitas Belanja
PemerintahPusat
01 - Meningkatnya
alokasi belanja negara
yang produktif
01 - Indeks Kualitas
Belanja Pusat dan
Daerah
84 85 a7015 - Kementerian
Keuangan
07.13.Ot.Ol
PRO-PiPercepatan Reformasi Subsidi Tepat Sasaran
07.13.01.02
PRO-P: Tata Kelola Belanja Negara untuk PenyiapanLandasan Transformasi
07.13.01.03
PRO-P Kebijakan Tata KelolaPerencanaan dan Penganggaran Pembangunan
07.13.01.04
PRO-P Sistem InformasiPerencanaan, Penganggaran dan Pengendalian Pembangunan Terintegrasi
SK No 122433 C
berkas 3, hlm. 416 OCRSasaran Indikator Satuan
Pengampu
07.13
PP: Optimalisasi
Ol -
negara
untuk
produktivitas dan
pembangunan
Ol -
Kebijakan Belanja Negara
86 86 88 015 -
Keuangan
KP: Peningkatan
Efektivitas Belanja
Pemerintah
01 - Meningkatnya
alokasi belanja negara
yang produktif
01 - Indeks Kualitas
Belanja Pusat dan
Daerah
84 85 a7
07.13.Ot.Ol
PRO-Pi
07.13.01.02
PRO-P: Tata Kelola Belanja Negara untuk Penyiapan
PRO-P Kebijakan Tata Kelola
PRO-P Sistem Informasi
SK No 122433 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029 Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.13.02
KP:Optimalisasi
Kualitas Belanja TKD
Ol -Meningkatnya
kualitasbelanja TXD
untukmendukung
transformasiekonomi
ol - Tingkatsinkronisasi
perencanaan
penganggaran belanja
pemerintah pusatdan
TKD
persen 100 100 loo015 - Kementerian
Keuangan
02 -Alokasi TKD untuk
infrastruktur
triliun rupiah 70,4 55,6 55,6 015 - Kementerian
Keuangan
03 - Persentase kinerja
hibahdaerah
persen 75 75 75 015 - Kementerian
Keuangan
07.13.02.01
PRO-P:Peningkatan Kapasitas Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah
07.13.02.02
PRO-P:Kebijakan dan Mekanisme Sinkronisasi Belanja TKD dan Belanja K/L
07.14
PE FcrluasanSumber
daDPengembangan
Inovasi Pembiayaan
Ol -Terwujudnya
perluasan sumber
danpengembangan
inovasipembiayaan
untuk mendukung
kebijakan fiskal yang
ekspansif, terarah,
danterukur dalam
rangka percepatan
transformasi ekonomi
01 - Rasio defisit APBN
terhadap PDB dalam
batas aman
persen PDB 2,29 2,532,45-2,50 015 - Kementerian
Keuangan
02 - Rasio utang
Pemerintah terhadap
PDByang menjamin
keberlanjutan fiskal
persen PDB 39,5 39,15 39,01-39,rO O15 - Kementerian
Keuangan
SK No 122434C
berkas 3, hlm. 417 OCRProgram Prioritas/
Pengampu
07.13.02
KP:
Ol -
kualitas
untuk
transformasi
ol - Tingkat
pemerintah pusat
TKD
persen 100 100 loo
02 -
03 - Persentase kinerja
hibah
Keuangan
PRO-P:
PRO-P:
07.14
PE Fcrluasan
daD
Ol -
dan
inovasi
ekspansif, terarah,
dan
batas aman
persen PDB 2,29 2,53
Keuangan
02 - Rasio utang
PDB
Keuangan
SK No 122434C
Program Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan tuselhe2o24 Target 2025
Agenda
Pengampu
07.14.01
KP
Yang
Kesi.nambungan
Fiskal
Ol -
dan
inovasi
yang
Of - Imbal hasil
SBN
02 -
p€f,E€n r00 100 100 015 -
Keuangan
PRO-P:
PRO-P: Peraturan Mengenai
KP:
Intensifikasi
Sumber
Non Utang yang
Inovatif
01 -
Ol -
XPtsU yang
peraturan
02 -
yang
infomasi
055 -
055 -
PRO-Pi
PRO-P: Shtcr! Informasi Terintegrasi Pendanaan KPtsU dan
SK No 122435C
1 I I
1 I I
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
(Koordinator/
Pengampu
07.15
PP:Pengendalian
Inflasi
Ol -Terkendalinya
tingkat inflasi
nasionalsesuai
denganfundamental
ekonomi
01 - Tingkat inflasi persen r,57 2,511,0 2,5rr,O 035 - Kementerian
Koordinator Bidang
Perekonomian
07.15.01
KP:Pengendalian
KomponenInflasi
HargaBergejolak
Ol -Terjaganya
komPoneninflasi
harga bergejolak
Ol -Inflasi harga
bergejolak
persen o,12 3,OO-5,OO 3,00-5,00 125 - Badan Pangan
Nasional
07.15.01.01
PRO-P:Stabilisasi dan Pengawasan Harga Pangan
07.15.01.02
PRO-P.Pengembangan Jaringan Irigasi
07.15.01.03
PRO-PPeningkatan Ketersediaan Pangan Dalam Negeri
07.15.01.04
PRO-P: Sarana dan PrasaranaPenyimpanan Produk
07.15.01.05
PRO-P: PeningkatanTeknologi Pertanian
SK No122436 C
berkas 3, hlm. 419 OCRSasaran Indikator Satuan
Pengampu
07.15
PP:
Ol -
tingkat inflasi
nasional
dengan
Koordinator Bidang
KP:
Komponen
Harga
Ol -
komPonen
Ol -
Nasional
07.15.01.01
PRO-P:
07.15.01.02
PRO-P.
PRO-P
PRO-P: Sarana dan Prasarana
PRO-P: Peningkatan
SK No
Prioritas Nasional/
ProgramPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
07.15.01.06
PRO-P:Pemenuhan Pembiayaan dan Perlindungan Usaha Pertanian
07.15.01.07
PRO-P:Peningkatan Sarana d{r Prasarana Bidang Perikanan
07.15.01.08
PRO-P:Sarana Logistik dan Distribusi Pangan
07.15.01.09
PRO-P: Infr asfu.ldlrr dan LayananTransportasi
07.15.01.10
PRO-P:Ketersediaan Data In lari dan Harga Pangan
07.15.01.11
PRO-BRekomendasi Kebijakan Pengendalian Inflasi
07.15.01.12
PRO-P: Sinergi PerumusanKebijakan Pengendalian Inflasi
07.16
PP:Pelindungan
Warga Negara
Indonesia di Luar
Negeri, termasuk
PekerjaMigran
lndonesia
01 -Terwujudnya
pelindungan WM,
termasuk pekerja
migranIndonesia
01 -Persentase
penyelesaian kasus WNI
di luar negeri
persen 85 87 89 011 - Kementerian Luar
Negeri
SK No 122437 C
berkas 3, hlm. 420 OCRProgram
Transformasi
Koordinator/
PRO-P:
07.15.01.07
PRO-P:
07.15.01.08
PRO-P:
07.15.01.09
PRO-P: Infr asfu.ldlrr dan Layanan
07.15.01.10
PRO-P:
PRO-B
07.15.01.12
PRO-P: Sinergi Perumusan
07.16
PP:
Indonesia di Luar
Negeri, termasuk
Pekerja
lndonesia
01 -
pelindungan WM,
migran
01 -
di luar negeri
Negeri
SK No 122437 C
Sasaran Indikator Satuan E}a.selif,@2024
Koordinator/
XP:
Pelindungan dan
Penempatan
Migran
01 - Meningkatnya
proporsi
migran
yang
01 - Proporsi pekerja
kerja berbadan hukum
Hukum, Stabilitas
dan
Indonesia
Migran Indonesia/Badan
Pelindungan
Migran
60
PRO-P: Persiapan
PRO-P:
07.16.02
XP:
termasuk PMI di
Ol -
dan
perlindungan Warga
(WM) ,
Fek rja Migran
Indonesia (PMI) di
luar
Ol - Indeks
dan
Pelayanan dan
Pelindungan Terpadu
bagi WNI di Luar
04 -
dan
Indonesia
011 -
Negeri
96 96,4
02 -
Pelayanan dan
Pelindungan WNI di Luar
97,5 98 94,4
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
ProyekPrioritas
Sasaran Indikator Satuan BasehE2O24 Targe,-20zs Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 -Indeks Diplomasi
Pelindungan WM di Luar
Negeri
98,5 94,7 99,1011 - Kementerian Luar
Negeri
07.16.02.01
PRO-P: TataKelola dan Diplomasi Pelayanan dan Pelindungan
07.16.02.02
PRO-P: Penanganan Kasus WM di Luar Negeri
Keterangan:
PemerintahDaerah, Badan Usaha, dan Masyarakat.
SK No122440 C
berkas 3, hlm. 422 OCRProyek
Koordinator/
03 -
Pelindungan WM di Luar
98,5 94,7 99,1
Negeri
PRO-P: Tata
PRO-P: Penanganan Kasus WM di Luar Negeri
Pemerintah
SK No
PRIORITAS NASIONAL 8: MEMPERKUAT PENYELARASAN KEHIDUPAN YANG HARMONIS DENGAN LINGKUNGAN ALAM DAN BUDAYA,
SERTA PENINGKATAN TOLERANSI ANTARUMAT BERAGAMA UNTUK MENCAPAI MASYARAKAT YANG ADIL DAN MAKMUR
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
K€aiatan Priorita8/
koyd<Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Etasel @2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08
PN:Memperkuat
Penyelarasan
Kehidupan yang
Harmonis dengan
Lingkungan A.lam dan
Budaya, serta
Peningkatan Toleransi
Antarumat Beragama
untukMencapai
Masyarakat yatlS Adil
danMakmur
01 - Terwujudnya
kehidupan beragama
yang maslahat dan
berk€budayaan maju
Ol -Indeks
Pembangunan
Masyarakat (IPMas)
62,45(2021) 65,49 68,13 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
danKebudayaan
02 -Terwujudnya
resiliensi terhadap
bencana dsE
Perubahan iklim
Ol - Proporsikerugian
ekonomi langsung akibat
bencana relatif terhadap
PDB
persen 0,140 2022 o,137 0,135 036 - Kementerian
Koordinator Bidang
Pembangunan Manusia
dan Kebudayaan
08.01
PPiPenguatan
Kerukunan Umat
Beragama dan
Layanan Keagamaan
Transformatif untuk
Mewujudkan
Kehidupan Beragama
Maslahat
Ol -Terwujudnya
masyarakat yang
memiliki cara
pandang dan praktik
beragama jalan
tengah dalam
kehidupanberagama,
serta layanan
keagamaan yang
transfomatif
0f -Indeks Kerukunan
UmatBeragama (IKtrB)
7647 76,77 78,25 025 -Kementerian Agama
025 -Kementerian Agama 02 - Indeks Layanan
Keagamaan
86,5187,11 44,62
SK No122443 C
berkas 3, hlm. 423 OCRSERTA PENINGKATAN TOLERANSI ANTARUMAT BERAGAMA UNTUK MENCAPAI MASYARAKAT YANG ADIL DAN MAKMUR
Program Prioritas/
K€aiatan Priorita8/
koyd<
Agenda
Koordinator/
08
PN:
Kehidupan yang
Lingkungan A.lam dan
Budaya, serta
untuk
Masyarakat yatlS Adil
dan
kehidupan beragama
yang maslahat dan
berk€budayaan maju
Ol -
Masyarakat (IPMas)
62,45
dan
02 -
Ol - Proporsi
bencana relatif terhadap
PDB
dan Kebudayaan
PPi
Transformatif untuk
Mewujudkan
Maslahat
Ol -
masyarakat yang
tengah dalam
kehidupan
keagamaan yang
transfomatif
0f -
Umat
7647 76,77 78,25 025 -
025 -
86,51
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Ts[get2O2S Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.01.01
KE Penguatan
ModerasiBeragama
dan Kualitas Layanan
Bimbingan
Keagamaan
01 - Meningkatnya
moderasi beragama
dan kualitas layanan
bimbingan
keagamaan
01 - Nilai Layanan
Penyuluhan Agama
84,52 84,63 85,07 O25 -Kementerian Agama
025 -Kementerian A8@a
025 -Kementerian Agama
025 -Kementerian Agama
02 - NilaiAspek
Penerimaan terhadap
Perbedaan Sosial (Agama
danEtnis)
61,78 2021 4,39 74,81
03 -Persentase calon
pengantin yang
mendapatkan bimbingan
perkawinan
persen 27 35 85
04 -Persentase rumah
tangga ydry
mendapatkan bimbingan
keagamaan keluarga
persen o,s 2022 o,7 1,1
08.01.01.01
PRO-PPeningkatan Literasi Keagamaan
08.01.01.02
PRO-PPeningkatan Bimbingan Keagamaan Keluarga
08.01.01.03
PRO-PiPeningkatan Layanan Bimbingan Perkawinan (Calon Pengantin)
SK No122444 C
berkas 3, hlm. 424 OCRProgram Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Pengampu
KE Penguatan
Moderasi
01 - Meningkatnya
dan kualitas layanan
bimbingan
84,52 84,63 85,07 O25 -
025 -
025 -
025 -
02 - Nilai
dan
03 -
perkawinan
04 -
PRO-P
PRO-P
PRO-Pi
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Bdsdhe2@4 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.01.02
KP: Jaminan Hak
Beragama serta
Kehidupan Bcf,ataEa
yang Harmonis dan
Rukun
01 - Meningkatnya
jaminan kebebasan
beragama dan
kehidupanberagama
yangharmonis serta
rukun
Ol -Persentase
rekomendasi early
warning system
(keagamaan) yang
ditindakl,anjuti
persen to 25 85 025 - Kementerian Agama
025 - Kementerian Agama 02 - Persentase provinsi
yang memperoleh nilai
kerukunan umat
beragama dengan
kategorisangat tinggi
persen 24 30 50
08.ol.02.ol
PRO-PPencegahan, Advokasi, dan Mitigasi Konflik
08.01.02.02
PRO-P RPembinaan Kerukunan Umat Beragama
08.01.02.03
PRO-PrPenyelenggaraan Event Keagamaan
08.01.03
I(P:Peningkatan
Peran Tokoh Aaa&a,
Lembaga Agama, dan
Lembaga Sosial
KcaSaE rn
01 - Menguatnya
peran dan kerjasama
tokohagama dan
lembaga aSaEa/$sial
keagamaan dalam
mewujudkan layanan
keagamaan yang
inklusif
01 - Persentaselembaga
agama dan lembaga
sosial keagamaan yang
memenuhi standar
pengelolaan
Ircfs€n 40 43 55 025 -Kementerian Agama
SK No122445 C
berkas 3, hlm. 425 OCRSasaran
Koordinator/
KP: Jaminan Hak
Rukun
kehidupan
yang
rukun
Ol -
ditindakl,anjuti
kategori
08.ol.02.ol
PRO-P
PRO-P R
PRO-Pr
I(P:
Peran Tokoh Aaa&a,
KcaSaE rn
01 - Menguatnya
tokoh
keagamaan dalam
mewujudkan layanan
inklusif
01 - Persentase
Ircfs€n 40 43 55 025 -
SK No
Prioritas Nasional/
hoEr6mPrioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
SasaranIndikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.01.03.01
PRO-P:Peningkatan P€f,atl Lembaga Agama dan Keagamaan dalam Pembangunan
08.01.03.02
PRO-P: Fc rykatan Partisipasi Tokoh Agamadalam Pembangunan
08.01.04
KP:Peningkatan
Sarana danPrasarana
Peribadatan
Ol -Tersedianya
sarprasperibadatan
yangmemenuhi
standar
01 -Persentase sarana
prasarana peribadatan
yang memenuhi standar
P€f,S€n 66,69 67,3570,00 025 - Kementerian Agama
08.01.04.01
PRO-P PeningkatanKualitas Layanan Rumah lbadah & SarPras Peribadatan lainnya
08.01.04.02
PRo-P:Penyediaan Kitab Suci yang Sahih dan Merata
08.01.05
KPTransformasi
LayananKeagamaan
yang Berkualitas,
Merata, dan Inklusif
diKantor Urusan
Agama (KUA)
Ol -Meningkatnya
kualitaslayanan KUA
secara merata,
inklusif, dan
trandormatif
Ol -Indeks Kepuasan
Layanan XIrA
85,53 85,6486,07 025 - Kementerian Agama
08.01.05.01
PRO-R Peningkatan Kualitas Saranadan Prasarana KUA
SK No122446 C
berkas 3, hlm. 426 OCRhoEr6m
Sasaran
Agenda
Koordinator/
PRO-P:
08.01.03.02
PRO-P: Fc rykatan Partisipasi Tokoh Agama
KP:
Sarana dan
Ol -
sarpras
yang
01 -
prasarana peribadatan
P€f,S€n 66,69 67,35
PRO-P Peningkatan
PRo-P:
08.01.05
KP
Layanan
di
Agama (KUA)
Ol -
kualitas
trandormatif
Ol -
85,53 85,64
08.01.05.01
PRO-R Peningkatan Kualitas Sarana
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan n Prioritas/
Proyek Prioritas
SaSaran Indikator Satuan Bo.seli@2024 Tstrgct2025Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.01.05.02
PRO-P:Pengembangan Inovasi Layanan KUA (Sosial, Ekqr@i, dan Keagamaan)
08.ol.06
KPTransformasi
Penyelenggaraan Haji
danUmrah yang
Transparan,
Akuntabel, Aman, dan
Nyaman
Ol -Meningkatnya
kualitas layanan haji
dd! umrah yang
transparan,
akuntabel, aman, dan
nyaman
0l -Indeks Kepuasan
Jemaah Haji Indonesia
(IzuHI):
(alLayanan haji dalam
negeri;
(b) Layanan haji luar
negeri
(4 90,as
(2022!-:
(b) 88,20
(a)91,00;
(b)88,25
(a)92,00;
o)90,25
025 - Kementerian Agama
BadanPengelola
Keuangan Haji (BPKH)
025 -Kementerian Agama
02 - Persentase nilai
pertumbuhan perolehan
nilaimanfaat dana haji
persen 10,4 12,2 13,2
03 -Persentase lembaga
penyelenggaraan haji
khusus dan umrah yang
terakreditasi (A):
(a)Lembaga
penyelenggara haji
khusus;
(b)Lembaga
penyelenggara umrah
pcf,s€n (4 82;
tb)96
(482,05;
(b) 96,01
@)82,25.,
(b) 96,03
08.ol.06.ol
PRO-P: Revitalisasi Sarpras Layanan IbadahHaji dan Umrah
SK No 122447 C
berkas 3, hlm. 427 OCRSaSaran Indikator Satuan Bo.seli@2024 Tstrgct2025
Agenda
Koordinator/
PRO-P:
08.ol.06
KP
dan
Akuntabel, Aman, dan
Ol -
dd! umrah yang
nyaman
0l -
(IzuHI):
(al
negeri;
(b) Layanan haji luar
(4 90,as
(2022!-:
(b) 88,20
(a)
(b)
(a)
o)
Badan
025 -
02 - Persentase nilai
nilai
03 -
(a)
khusus;
(b)
pcf,s€n (4 82;
tb)
(4
(b) 96,01
@)
(b) 96,03
08.ol.06.ol
PRO-P: Revitalisasi Sarpras Layanan Ibadah
SK No 122447 C
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan hsehrc2o24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.01.06.02
PRO-P:Peningkatan Kualitas Layanan lbadah Haji
08.01.06.03
PRO-P: Pengawasan danPengendalian Lembaga Haji Khusus dan Umrah
08.01.07
KP:Transformasi
Penyelenggaraan
Jaminan Produk
Halal
Ol -Meningkatnya
kualitas
penyelenggaraan
jaminan produkhalal
yang profesional
Ol -Indeks Kepuasan
Layanan Sertifikasi Halal
88,56 90,98 93,27 142 -Badan
Penyelenggara Jaminan
Produk Halal
02 - Tingkatliterasi
produk dan jasa halal
persen 34,08 42,09 54,11 142 - Badan
Penyelenggara Jaminan
Produk Halal
08.01.07.01
PRO-P:Penguatan Literasi Produk Halal
08.01.07.02
PRO-P:Peningkatan Kualitas Layanan Penjaminan Produk Halal
08.01.07.03
PRO-P: PenguatanKolaborasi Penjaminan Produk Halal
SK No122448 C
berkas 3, hlm. 428 OCRPengampu
PRO-P:
PRO-P: Pengawasan dan
KP:
Jaminan Produk
Halal
Ol -
kualitas
jaminan produk
Ol -
88,56 90,98 93,27 142 -
Produk Halal
02 - Tingkat
produk dan jasa halal
Penyelenggara Jaminan
Produk Halal
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P: Penguatan
SK No
Program
Kegiatan Prioritas/
hoyd< Prioritas
Sasaran Indikator Satuan
Pengampu
KP:
01 - Meningkatnya
kesejahteraan
masyarakat
Ol -
sosial
025 - Kementerian
dana sosial
yang
profesional
PRO-P:
PRO-P Peningkatan
08.02
PP:
Penguatan
Bangsa
01 -
berkebudayaan
Ol - Indeks
Kebudayaan (IPK)
SK No
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran
Agenda
Koordinator/
08.02.ol
XP:
01 -
nilai Pancasila
Ol -
dan kegiatan sosial
kemasyarakatan l,ainnya
persen 36,00
oa.02.ol.ol
PRO-P
PRO-P:
08.02.01.03
PRO-P:
PRO-P: Penguatan Etika
PRO-R
PRO-P:
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Ba.seli,l€2024 Target 2025 TarEd-2O2g
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.02.02
KP:Pelindungan dan
Pelestarian Warisan
Budaya
01 -Terwujudnya
pengelolaan terpadu
warisan budaya yang
efektif dan
berkelanjutan
Ol -Persentase cagar
budaya dan t,arkafl
budaya takbcndayang
ditetapkan
persen 58 60 71 140 - Kementerian
Kebudayaan
08.02.02.01
PRO-P: Peningkatan Tata KelolaPembangunan Kebudayaan
08.02.02.02
PRO-P: Pele3tadatr Cagar Budaya, Nilai Budaya,Tradisi, dan Kearifan Lokal
08.02.02.03
PRO-P:Revitalisasi Manuskrip
08.02.02.04
PRO-PPengembangan Budaya Bahari
08.02.02.05
PRO-P: Revitalisasi JalurRempah
08.02.03
KP: Pemanfaatan
(Khazanah Budaya
dan Pengembangan
(Kawasan Pemajuan
Kebudayaan
01 -Terwujudnya
kawasan pemajuan
kebudayaanyang
mendorong
pertumbuhan
ekonomi,
pengentasan
kcdrbldnafl, dan
peningkatan kualitas
SDM kebudayaan
Ol -Persentase
penduduk yang bekerja
dibidang seni budaya
persen o,43 (20231 o,49 0,56 140 - Kementerian
Kebudayaan
02 -Jumlah kawasan
pemajuan kebudayaan
yangdikembangkan
(kumulatif)
kawasan 3 I 15 140 - Kementerian
Kebudayaan
SK No l2245lG
berkas 3, hlm. 431 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Koordinator/
08.02.02
KP:
01 -
warisan budaya yang
berkelanjutan
Ol -
budaya dan t,arkafl
budaya takbcnda
ditetapkan
Kebudayaan
PRO-P: Peningkatan Tata Kelola
PRO-P: Pele3tadatr Cagar Budaya, Nilai Budaya,
PRO-P:
PRO-P
08.02.02.05
PRO-P: Revitalisasi Jalur
08.02.03
KP: Pemanfaatan
dan Pengembangan
01 -
kebudayaan
pertumbuhan
kcdrbldnafl, dan
SDM kebudayaan
Ol -
di
Kebudayaan
02 -
yang
(kumulatif)
SK No l2245lG
Program Prioritas/
Transformasi
PRO-P
08.02.03.02
PRO-P:
08.02.04
XP:
Budaya, dan
Adat
Ol -
hak
dan
berekspresi,
pemberdayaan
adat
Ol -
terlibat
pertunjukkan
p€rllcn 1,58 1,67
02 - Jumlah wilayah adat
yang
dalam
wilayah adat 6 3 3 140 -
08.02.04.01
PRO-Pi
08.02.04.02
PRO-P:
PRO-P:
SK No
Agenda
08.02.05
KP
Bahasa dan Sastra
01 -
literasi kebahasaan
dan
Indonesia
Ol -
45,42 (2022!. 51,31
PRO-P: Penguatan
08.02.05.03
PRO-P
08.02.06
KP:
Memori Kolektif
Ol -
transformatif untuk
bangsa
01 -
Tertib Arsip
70,24 72,40 78,24
02 -
Republik
08.02.06.01
PRO-P:
PRO-P
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan E qseWE2O24 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.02.06.03
PRO-P:Pengembangan Pusat Khazanah Kearsipan Nusantara
08.02.07
KPPengembangan
Diplomasi
Kebudayaan
01 -Meningkatnya
rekognisi global atas
kebudayaan
Indonesia
01 - Jumlah q,arisan
budayaIndonesia yang
diusulkansebagai
warisan budaya dunia
unit 2 3 10140 - Kementerian
Kebudayaan
02 -Jumlah rumah
budayaIndonesia yang
dikembangkan dan
dimanfaatkan (kumulatif)
rumah budaya 10 (20171 11 18 140 - Kementerian
Kebudayaan
08.02.07.01
PRO-P:Pengelolaan Warisan Budaya Dunia Indonesia
08.02.07.02
PRO-P:Promosi dan Mukara,l Budaya
08.02.07.03
PRO-P:Penguatan Kerja Sama Kebudayaan
08.03
PE Frrrbanguflan
Berketahanan Iklim
Ol - Mcduru rya
potensi k kerugian
ekonomi akibat
perubahan iklim pada
empat sektor prioritas
(kelautan dan pesisir,
air,pertanian dan
kesehatan)
01 -Persentase
penurunan potensi
kerugian ekonomi akibat
perubahan iklim
terhadap PDB (%l pada
empat sektor prioritas
(kelautan dan pesisir, air,
pertanian dan kesehatan)
persen o,95 (2023) 0,135 o,646 144 - Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
SK No122454 C
berkas 3, hlm. 434 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.02.06.03
PRO-P:
KP
Diplomasi
01 -
rekognisi global atas
kebudayaan
Indonesia
01 - Jumlah q,arisan
budaya
diusulkan
unit 2 3 10
Kebudayaan
02 -
budaya
Kebudayaan
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
08.03
PE Frrrbanguflan
Ol - Mcduru rya
air,
01 -
perubahan iklim
terhadap PDB (%l pada
(kelautan dan pesisir, air,
Hidup
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran
Ol -Peningkatan nilai
ketahanan wilayah
pesisir dan pulau-
pulau kecil
IndikatorSatuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
(indikator
baru)
Koordinator/
Pengampu
032 -Kementerian
Kelautan dan Perikanan
08.03.01
KP: Peningkatan
KetahananIklim
Pesisir dan Laut
01 - Nilai ketahanan
wilayah pesisir dan
pulau-pulau kecil
76 55
08.03.01.01
PRO-P:Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh
08.03.01.02
PRO-P:Peningkatan Ketahanan Perikanan terhadap Perubahan Iklim
08.03.01.03
PRO-P:Pembangunan Prasarana Pengaman Pantai
08.03.01.04
PRO-P:Penyediaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP)/R.Ebu Suar
08.03.02
KP:Pengelolaan
SumberDaya Air
Adaptif ndim
Ol -Meningkatnya
keakurasian
modifikasi cuaca
01 -Persentase akurasi
keberhasilan modifil(asi
cuaca
Persen t9 90 075 - Badan Meteorologi,
Klimatologi dan Geofi sika (indikator
baru)
08.03.02.01
PRO-P:Pembangunan Tampungan Air
08.03.02.02
PRO-P: RevitalisasiTampungan Air
SK No122456 C
berkas 3, hlm. 435 OCRProgram Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Ol -
ketahanan wilayah
pesisir dan pulau-
pulau kecil
Indikator
Agenda
(indikator
baru)
Koordinator/
Pengampu
032 -
KP: Peningkatan
Ketahanan
01 - Nilai ketahanan
wilayah pesisir dan
pulau-pulau kecil
76 55
PRO-P:
PRO-P:
08.03.01.03
PRO-P:
08.03.01.04
PRO-P:
08.03.02
KP:
Sumber
Ol -
keakurasian
01 -
keberhasilan modifil(asi
cuaca
baru)
PRO-P:
PRO-P: Revitalisasi
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek kiodtag
Sasaran Indikator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.03.02.03
PRO-P: PembangunanPengendalian Banjir
04.03.02.04
PRO-P:Pengendalian Lahar/ Sedimen
08.03.02.05
PRO-P:Peningkatan Konservasi Sumber Daya Air
08.03.03
KP: Pengembangan
dan Implementasi
Madan Ramah
Iklim
01 -Menurunnya
potensikerugian
ekonomi akibat
perubahaniklim pada
sektor pertanian
Ol -Persentase
penurunan potensi
kerugian ekonomi akibat
perubahaniklim
terhadap PDB (%, pada
sektor pertanian
persen 0,244 (2023) 0,091 0,439 018 - Kementerian
Pertanian
08.03.03.01
PRO-P:Pembangunan Embung atau Tampungan Air Skala Kecil Lainnya
08.03.03.02
PRO-P Irigasi Pertanian
08.03.03.03
PRO-P OptimasiLahan Pertanian
08.03.03.04
PRO-P: Area Penanganan Dampak PerubahanIklim
SK No122455 C
berkas 3, hlm. 436 OCRProgram Prioritas/
Sasaran Indikator Satuan
08.03.02.03
PRO-P: Pembangunan
04.03.02.04
PRO-P:
PRO-P:
08.03.03
KP: Pengembangan
Madan Ramah
01 -
potensi
perubahan
Ol -
perubahan
terhadap PDB (%, pada
08.03.03.01
PRO-P:
PRO-P Irigasi Pertanian
PRO-P Optimasi
08.03.03.04
PRO-P: Area Penanganan Dampak Perubahan
SK No
Proyek
Sasaran Indikator Satuan
Pengampu
08.03.03.05
PRO-P:
08.03.03.06
PRO-P:
PRO-P:
KP: Pencegahan dan
Ol - Menurunnya
0l - Persentase
baru)
PRO-P:
PRO-P: Pencegahan dar
PRO-P:
PRO-P: Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
08.03.()4.05
PRO-P
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseli,l€2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.03.04.06
PRO-P: PeningkatanKesehatan Lingkungan
08.03.05
I(P:Penguatan Tata
Keloladan Kapasitas
untukPembangunan
Berketahanan Iklim
Of - Meningkatnya
tata kelola den
kegiatanpendukung
pencapaian target
pembangunan
berketahanan iklim
Ol -Persentase aksi
pendukung ketahanan
iklim yang dilaksanakan
dilokasi prioritas
persen 10 30 144 -Kementerian
Lingkungan
Hidup/Badan
Pengendalian Lingkungan
Hidup
(indikator
baru)
08.03.05.01
PRO-P:Penyediaan Informasi Pendukung Peningkatan Ketahanan Iklim
08.03.05.02
PRO-P:Peningkatan Kapasitas SDM untuk Ketahanan Iklim
08.03.05.03
PRO-P:Perlindungan Sosial untuk Ketahanan Iklim
08.03.05.04
PRO-P:Peningkatan Tata Kelola Pemerintah
08.04
PP:Pengelolaan
Risiko Bencana yang
Efisien dan Tepat
Guna
Ol -Menurunnya
tingkat risikobencana
nasional
01 -Persentase
penurunan nilai Indeks
Risiko Bencana Nasional
persen r,* (2023t- 1,2 t,2 103 - Badan Nasional
Penanggulangan Bencana
SK No122459 C
berkas 3, hlm. 438 OCRPengampu
PRO-P: Peningkatan
I(P:
Kelola
untuk
Of - Meningkatnya
kegiatan
pencapaian target
Ol -
di
persen 10 30 144 -
Hidup/Badan
Hidup
(indikator
baru)
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
PRO-P:
08.04
PP:
Ol -
tingkat risiko
nasional
01 -
SK No
Program
Proyek
Pengampu
KP:
dan Mitigasi
Ol -
upaya pencegahan
dan
01 -
yang
minimal pada
sedang
90 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
103 - Badan Nasional
08.04.ol.ol
PRO-P:
PRO-P:
08.04.01.03
PRO-P: Koordinasi dan
PRO-P: Penyediaan
08.04.02
KP:
Layanan
Dini dan
Kedaruratan
Ol -
penyelenggaraan
layanan peringatan
dini dan keandalan
respons saat tcdadi
0l - Percctrtalc
layanan peringatan dini
di daerah berisiko
6,32 05 -
Ekologi
Penanggulangan
perll€o 6,00 6,10
02 -
ke publik
3 075 - Badar Meteorologi,
SK No
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran Indikator Satuan Baseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
03 -Persentase daerah
yangmenetapkan status
keadaan darurat bencana
dan menerima intervensi
sesuai standar
persen 75 loo 100 100 - Badan Nasional
Penanggulangan Bencana
08.04.02.01
PRO-P:Pendampingan Penanganan Kedaruratan Bencana
08.04.02.02
PRO-P:Pelayanan Peringatan Dini Multiancaman Bencana
08.04.03
KP: Pcra.trrull.n
Kebutuhan
Rehabilitasi dan
Rekonstruksi
Pascabencana
01 -Meningkatnya
kualitas rehabilitasi
danrekonstruksi
pasca bencana
Ol -Persentase daerah
pasca bencana masif
yang ditangani
100 05 - Ketahanan
Sosia.l Budaya dan
Ekologi
103 - Badan Nasional
Penanggulangan Bencana
persen loo loo
oa.04.03.ol
PRO-P:Pemulihan Kehidupan Masyarakat Pascabencana
08.04.03.02
PRO-P:Pemulihan Ekonomi Terintegrasi Pascabencana
berkas 3, hlm. 440 OCRPengampu
03 -
yang
PRO-P:
PRO-P:
08.04.03
KP: Pcra.trrull.n
Kebutuhan
01 -
dan
Ol -
pasca bencana masif
yang ditangani
Sosia.l Budaya dan
Ekologi
oa.04.03.ol
PRO-P:
08.04.03.02
PRO-P:
Prioritas Nasional/
Program Prioritas/
Kegiatan Prioritas/
Proyek Prioritas
Sasaran IndiLator SatuanBaseline 2024 Target 2025 Target 2029
Agenda
Transformasi
Koordinator/
Pengampu
08.04.04
KPPeningkatan
Resiliensi Masyarakat
Terhadap Bencana
Ol -Meningkatnya
resiliensi masyarakat
terhadap bencana
01 -Persentase desa
berketahanan bencana
multipihak
11,74 05 - Ketahanan
Sosial Budaya dan
Ekologi
103 - BadanNasional
Penanggulangan Bencana
persen 10,31 10,49
08.04.04.01
PRO-P:Peningkatan Kemampuan Adaptif Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana
08.04.04.02
PRO-P:Pemberdayaan Komunitas Masyarakat untuk Pengurangan Risiko Bencana
08.04.05
fP: Peningkatan
Infrastruktur
Berketahanan
Bencana
Ol -Meningkatnya
infrastruktur
berketahanan
bencana di lokasi
prioritasbencana
01 - Rasio
kabupaten/kota yang
menerapkan
infrastruktur
berketahanan bencana di
lokasi prioritas bencana
100 05 - Ketahanan
SosialBudaya dan
Ekologi
145 -Kementerian
Pekerjaan Umum
persen 19
(indikator
baru)
08.04.05.01
PRO-P:Peningkatan Keandalan Bangunan Berketahanan Bencana
08.04.05.02
PRO-P:Peningkatan Infrastruktur Pengendali Daya Rusak Air
SK No122462 C
berkas 3, hlm. 441 OCRProgram Prioritas/
Sasaran IndiLator Satuan
08.04.04
KP
Ol -
01 -
multipihak
Sosial Budaya dan
Ekologi
103 - Badan
08.04.04.01
PRO-P:
08.04.04.02
PRO-P:
08.04.05
fP: Peningkatan
Infrastruktur
Bencana
Ol -
prioritas
01 - Rasio
kabupaten/kota yang
lokasi prioritas bencana
Sosial
Ekologi
145 -
(indikator
PRO-P:
PRO-P:
SK No
PriGltr!/
Frrn-r-t iilrx 'E!r,!l S.tn.n 8adirc2i0/24
TlllrdGmsd
PRO-E tairyhdt Innedultu Uidlid Bcnc.tr.
l(ctaranlm:
Ur.h.. dan f&!F d.e.
IlcDFtittrbanglu: (al
ttd.
ssltrl]tr;I.rr;nfllac'Ifa{
Dj.-qn